Bacaan Doa Nisfu Sya ban dan Keistimewaan Malam Nisfu Sya ban

Komentar
gambar ilustrasi iluvislam.my

Kali ini wajibbaca.com akan membahas seputar malam nisfu sya'ban yang sebentar lagi akan kita songsong.

Ketahui keistimewaannya agar kita dapat mendulang pahala yang maksimal dibulan Sya'ban nanti.

Doa Nisfu Sya ban

Bulan sya'ban merupakan momen yang senantiasa harus di jadikam momentum untuk tidak di lupakan setiap tahunnya, sebab menjadi salah satu bulan yang di dalamnya meyimpan peristiwa penting dan tidak boleh di lupakan oleh segenap umat islam.

Karena sejarah ini berhubungan dengan perjuangan baginda Rosul SAW dalam memperjuangakan agama Allah SWT yaitu terjadinya peristiwa pemindahan kiblat dari baitul maqdis yang berada di Palestina ke Ka'bah, dan pemindahan tersebut tepat terjadi pada tanggal 15 Bulan Sya'ban atau sering di sebut Nisfu Sya'ban.

Nisfu Sya'ban adalah salah satu pertengahan bulan istimewa, bulan yang dihormati dalam agama Islam, selain Muharram, Dzulhijjah dan Rajab.

Nisfu sya'ban merupakan sebuah peristiwa yang terjadi pada pertengahan bulan sya'ban atau tanggal 15, pada hari tersebut menjadi satu saat di mana telah di yakini bahwa semua catatan amal setiap manusia akan di ganti dengan yang baru.

Maka dengan adanya hal tersebut para ulama menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak amal kebaikan pada malam harinya baik itu dengan bacaan - bacaan seperti berdo'a hingga ibadah - ibadah sunnah lainyya misalnya puasa.

Berikut ini adalah bacaan doa Nisfu Sya'ban:
Doa Malam Nisfu Sya ban

اَللّٰهُمَّ يَاذَا الْمَنِّ وَلاَ يَمُنُّ عَلَيْكَ يَاذَا اْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ يَاذَا الطَّوْلِ وَاْلاِنْعَامِ لاَاِلٰهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهَرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَاَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ

اَللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاِقْتَارَ رِزْقِي وَاَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُوْ اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ
اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَمَا لاَ اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ


Keistimewaan Malam Nisfu Syaban

Malam nisfu Sya'ban (malam 15 Sya'ban) adalah malam mulia menurut sebagian kalangan. Sehingga mereka pun mengkhususkan amalan-amalan tertentu pada bulan tersebut.

Bulan Sya'ban juga termasuk salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam. Pada malam Nisfu Sya'ban, Allah SWT turun ke langit dunia dan memberi syafaat (bantuan) bagi siapa saja yang meminta pada malam itu hingga terbit Fajar.

Dari Sayyidina Ali: Baginda Rasulullah SAW:

Apabila datang malam nisfu sya’ban maka beribadahlah di malamnya dan puasalah di siang harinya sesungguhnya Allah menurunkan rahmatNya dan para Malaikatnya pada malam itu dan berkata siapa yang minta rezeki ku beri, siapa meminta keselamatan aku pelihara, siapa yang hendak sesuatu maka akan ku kabulkan sampai terbit fajar.

Dan bagi yang masih hutang puasa ramadhan , maka di bulan sya'ban ini merupakan kesempatan terakhir karena bulan ini merupakan bulan terakhir sebelum Ramadhan.

Bulan yang terdapat sebelum bulan Ramadhan ini merupakan salah satu bulan yang di istimewakan oleh Islam. Banyak tuntutan atau pun dalil yang menjelaskan tentang keistimewaan bulan Sya'ban serta beberapa tuntunan tentang amalan yang baik di lakukan saat bulan Sya'ban.

Inilah 7 Keistimewaan Puasa Bulan Sya'ban:

1. Menurut Imam Nawawi, pada hari nisfu Sya'ban (hari ke lima belas) tahun kedua Hijriyah

Telah berlaku pertukaran kiblat umat Islam yaitu dari Masjid Al-Aqsa ke Kab'bah di Masjid Al-Haram.

2. Telah terjadi peperangan Bani Mustalik pada tahun kelima Hijrah.

Kemenangan berpihak kepada Islam dan terjadinya perang Badar yang terakhir pada tahun keempat Hijrah.

3. Bulan Sya'ban merupakan bulan dimana amal-amal kita diangkat untuk dihadapkan kepada Tuhan.

Hal ini berdasarkan hadits riwayat An Nasai dan Abu Dawud dan ditashih oleh Ibnu Huzaimah dari Usamah bin Zaid, katanya:

"Aku berkata, Wahai Rasulullah, aku tidak melihat tuan berpuasa dari satu bulan dari beberapa bulan seperti puasa tuan di Bulan Sya'ban."

Beliau menjawab,

"Itu adalah bulan yang dilupakan oleh manusia antara bulan Rajab dan Ramadan. Bulan Sya'ban itu bulan amal-amal diangkat ke hadapan Tuhan semesta alam. Oleh karena itu, aku senang apabila amalku diangkat, sedangkan aku berpuasa."

4. Bulan Membaca Al-Qur'an.

Diriwayatkan dari Anas ra, berkata:

"Adalah orang-orang muslim apabila masuk bulan Sya'ban, mereka membuka mushaf-mushaf Al Qur'an dan membacanya, mengeluarkan zakat dari harta mereka untuk memberi kekuatan kepada orang-orang yang lemah dan orang-orang miskin untuk melakukan puasa Ramadan."

5. Bulannya Rasulullah SAW.

Hal ini berdasarkan sabda baliau yang berbunyi:

"Bulan Rajab itu adalah bulan Allah, bulan Sya'ban adalah bulanku dan bulan Ramadan adalah bulannya umatku."

6. Pada setiap malam nisfu Sya'ban, Rasulullah SAW selalu mendoakan umatnya, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

Dalam hal ini, Sayyidina Ali ra menceritakan sebagai berikut:

"Susungguhnya Rasulullah SAW keluar pada malam ini (malam nisfu sya'ban) ke Baqi' (kuburan dekat masjid Nabawi) dan aku mendapatkan beliau dalam keadaan memintaan ampun bagi orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan dan para syuhada."

7. Bulan turunnya Allah SWT ke muka bumi.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Jika terjadi malam nisfu Sya'ban, maka shalatlah kamu sekalian pada malam harinya, dan puasalah kamu sekalian pada siang harinya. Karena sesungguhnya Allah Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi turun pada malam tersebut ke langit dunia mulai dari terbenam matahari"

Subhanallah...

Dengan demikian, pada malam ke-15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karena pada malam ke 15 bulan Sya'ban inilah catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dianikkan ke hadapan Allah SWT.

Niat Puasa Nisfu Sya'ban

Adapun untuk lafadz bacaan niatnya adalah sebagai berikut :

نويت صوم شهر شعبان سنة لله تعالى

NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAHBAN SUNNATAN LILLAHI TA'ALA

Artinya :
"Saya niat puasa bulan sya’ban sunnah karena Allah ta’ala"
Top