Cara Islami Menghadapi Suami yang Temperament agar Luluh Hatinya, No 7 Ampuh

Komentar

foto via keluarga.com

Suami anda suka marah? Ringan tangan?

Dikit-dikit marah , istri begini salah dan salah dikit marah....

Tak perlu takut jika punya suami yang temperamen, begini cara meluluhkan hatinya...

Memiliki suami yang pemarah, tentu menjadi momok tersendiri bagi seorang istri bukan?

Apalagi kebanyakan perempuan halus perasaannya, tak terbayang betapa sakitnya hati jika mendapatkan amukan amarah dari suami.

Dalam berumah tangga, ketidak cocokan adalah sebuah keniscayaan.

Karena dua orang, seperti apapun bonding perasaanya, pasti ada hal yang tidak disukai.

Istri  harus pandai-pandai mencari tahu sebab kemarahan suami tercinta.

Dengan diketahuinya alasan utama suami marah, insyaa Allah bisa dicari solusi yang lebih tepat untuk meredakan amarahnya.

Jangan biarkan kemarahan berlarut sehingga mengancam keutuhan rumah tangga.


Berikut cara mengatasi suami yang suka marah menurut islam

1. Mencoba Memahami Perasaan Suami

Dengan empati yang tinggi terhadap suami, istri bisa menenangkan suami dengan tepat. Pahami kenapa suami marah. Bairkan sejenak agar suami tenang. Jangan malah ditambah dengan berbagai keluhan. Jika suami sudah cukup beristirahat dan tenang, coba bicarakan permasalahan tersebut dengan baik-baik.

Baca Juga : 99 dari 100 Istri Diam-diam Memiliki 5 Keinginan ini yang Disembunyikan dari Suaminya

2. Jalin Komunikasi Yang Baik Dengan Suami

Apa yang terjadi jika suami marah dan istri ikut marah? Akan timbul kemarahan yang lebih besar tentunya. Untuk menjaga keutuhan rumah tangga, harus ada salah satu yang mengalah.

Jika suami sedang marah, usahakan istri untuk mengalah dan diam, baru jika dimintai pendapat memberikan jawaban dengan tenang dan tidak menyinggung perasaan suami. Beberapa saat setelah suami reda, bisa dibicarakan soal penyebab dan solusi kemarahan suami dengan lebih tenang.

3. Jika Suami Marah Karena Salah Kita, Segera Minta Maaf

Setiap orang tentu tidak suka bukan jika ada yang berbuat salah tapi tidak mengakui kesalahannya? Suami juga akan seperti itu. Jika sebagai istri melakukan kesalahan, jangan ragu untuk meminta maaf terlebih dahulu dan berjanji tidak akan mengulanginya. Dengan seperti itu suami akan merasa lebih dihargai sebagai pemimpin rumah tangga.

Baca Juga : Berada Jauh dengan Istri, Bolehkan Suami "Sendirian" Sambil Membayangkan Istri?

4. Berbicara Dengan Nada Halus

Dengan kata-kata yang halus, akan muncul sebuah kesan kuat bahwa istri menghargai suami. Sehingga diharapkan kemarahan suami akan reda dengan cepat. Bisa dibayangkan bukan jika istri bernada tinggi juga saat menghadapi kemarahan suami? Prakteknya mungkin tidak sederhana, namun jika dilandasi niat yang kuat, insyaa Allah bisa.

5. Merayu, Tersenyum, Berwajah Ceria Serta Membawakan Kesukaannya

Jadikan suami rileks dengan kehadiran kita. Mulai dari senyuman, wajah ceria hingga kata-kata rayuan untuk suami. Sehingga suami menjadi senang, seakan-akan menjadi lelaki paling beruntung sedunia. Jangan lupakan kesukaan suami, sebagai istri tentu paling paham bukan kesukaan suami. Apakah itu kopi, buah segar, membelikan kaos kesayangan suami atau hal lainnya.

6. Ajak Duduk & Berwudhu

Ini adalah salah satu tips & trik dalan ajaran Islam untuk merekakan marah. Karena marah itu dari syetan dan syetan terbuat dari api. Maka cara yang cukup ampuh dengan berwudhu. Namun jika dengan duduk sudah bisa meredakan amarah, itu sudah cukup. Hadist mengenai hal tersebut sebagaimana dibawah ini:

Baca Juga : Tak Mahal, ini 4 Hal Sederhana yang Ampuh Buat Istri Semakin Cinta dan Lengket Sama Suami

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam juga pernah menasihatkan, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” (HR. Ahmad)

Dari Athiyyah as-Sa’di Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah bersabda:

عَنْ جَدِّي عَطِيَّةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ

“Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu“.

Baca Juga : 11 Cara Menjadi Istri Idaman Suami

7. Peluk & Cium Suami Anda

Cara ini bisa dilakukan saat amarah suami mulai reda. Ucapkan terimakasih karena telah memberikan maaf, peluklah dirinya dan berikan ciuman hangat sebagai tanda permintaan maaf tulus dari anda.

Semoga cara-cara untuk meredakan & mengatasi marah suami ini bisa bermafaat. Meskipun perceraian itu hal yang boleh dalam Islam. Namun usahakan untuk menghindari hal tersebut, karena perceraian adalah salah satu hal yang disukai syetan.

Perlu komitmen kuat dari suami istri untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Yang pasti, jika terjadi perceraian, yang menjadi korban adalah anak-anak kita. Jadikan kemarahan suami sebagai bumbu dalam berumah tangga, yang harapannya semakin membuat keluarga harmonis.

Ingat selalu bahwa kehidupan suami istri adalah kehidupan layaknya sahabat. Bisa jadi saat ini suami marah, namun adakalanya istri yang marah.

Setiap pasangan harus punya komitmen untuk mengatasi marah pasangannya. Setiap dari pasangan suami istri juga harus punya komitmen kuat membina rumah tangga, semata-mata untuk mendapatkan ridho Nya. Dengan begitu insyaa Allah keluarga akan bahagia, langgeng tidak hanya di dunia, namun bisa sampai di surga Nya. Aamiin.
Top