8 Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Benar dan Paling Tepat Lengkap dengan Gambar

Komentar

foto diolah wajibbaca.com via uthomi.com

Ini adalah panduan yang sangat penting bagi ibu muda...

5 dari 3 orangtua baru belum berani untuk memandikan bayinya sendiri dengan alasan mereka masih takut karena keadaan bayi baru lahir yang masih lemah. Jangan khawatir bun, 8 cara memandikan bayi ini bisa anda coba, jadi Bunda bisa memandikan baby nya sendiri...

Aktivitas memandikan bayi adalah satu momen mendekatkan ibu dan bayi.

Dimana pada saat itu bayi dapat merasakan hangatnya sentuhan tangan ibunya dan merasakan kasih sayang dari ibunya.

Tapi sebagian orangtua masih takut untuk memandikan bayi yang baru lahir. Sebab keadaan bayi masih sangat lemah dan rentan sakit.

Untuk itu para orangtua harus tahu betul bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir yang benar dan aman bagi si kecil.

Lantas bagaimana cara yang benar dan baik memandikan bayi yang baru lahir?

Berikut cara dan perlengkapan yang dibutuhkan saat memandikan bayi yang baru lahir

PERLENGKAPAN MEMANDIKAN BAYI

  • Meja atau alas tempat ganti baju bayi 
  • Bak mandi bayi 
  • Air hangat 
  • Kain Waslap 
  • Kain katun lembut atau kapas yang memiliki sedikit serat 
  • Shampo dan sabun mandi yang aman untuk bayi 
  • Handuk bayi 
  • Popok juga baju ganti bayi
Baca Juga : 11 Masalah yang Sering Terjadi Pada Bayi Baru Lahir dan Cara Mengatasinya

Nah setelah Anda mengetahui perlengkapan apa saja yang harus disiapkan maka kini Anda juga harus mengetahui cara memandikan bayi baru lahir yang masih ada tali pusarnya dan bayi yang sudah puput tali pusarnya.


CARA MEMANDIKAN BAYI BARU LAHIR YANG MASIH ADA TALI PUSARNYA

1. Pertama siapkan air hangat dan tuangkan ke dalam bak mandi bayi dengan suhu sekitar 32 derajat celcius.

2. Letakkan bayi ditempat alas ganti baju bayi.

3. Kemudian buka baju bayi secara perlahan.

Baca Juga : Ternyata Kita Tak Boleh Cium Bibir Bayi yang Belum Tumbuh Gigi, Bisa Timbulkan Kematian

foto via youtube.com

4. Ingat jangan masukkan bayi ke dalam bak mandi karena hal itu akan menyebabkan tali pusar bayi terkena air sehingga menghambat proses pengeringan tali pusar.

5. Bersihkan tubuh bayi mulai dari bagain wajah seperti mata menggunakan kain katun lembut atau kapas yang sudah dicelupkan ke dalam air hangat. Ingat gunakan kain katun atau kapas yang berbeda untuk membersihkan mata bagain kanan dan kiri.

6. Lalu bersihkan bagian hidung dan telinga bayi.

7. Lap tubuh bayi menggunakan kain waslap yang sudah dibubuhi dengan sabun mandi bayi kemudian usapkan pada seluruh bagian tubuh bayi dan bersihkan. Ingat jangan biarkan tali pusar bayi terkena air.

8. Setelah semuanya selesai maka keringkan tubuh bayi menggunakan handuk yang lembut.

CARA MEMANDIKAN BAYI BARU LAHIR YANG TALI PUSARNYA SUDAH PUPUT


foto via youtube.com

1. Siapkan air hangat dalam bak mandi dengan suhu 32 derajat celcius dan ketinggian sekitar 7 cm.

2. Letakkan bayi ditempat alas ganti baju bayi.

Baca Juga : Paling Tepat Buat Mama Muda, Begini Cara Cerdas Merawat Bayi Baru Lahir

3. Buka baju bayi secara perlahan.

4. Kemudian selipkan satu tangan juga bagian lengan Anda dibawah kepala dan leher bayi lalu angkat tubuh bayi dan masukkan ke dalam bak mandi bayi secara perlahan.

5. Setelah itu mulailah membersihkan tubuh bayi mulai dari bagian wajah seperti mata bayi menggunakan kain katun lembut atau kapas. Ingat gunakan kain katun atau kapas yang berbeda saat membersihkan bagian mata kanan dan kiri.

6. Lalu setelah itu lanjutkan untuk membersihkan bagian hidung dan telinga bayi.

7. Lap tubuh bayi menggunakan kain waslap yang sudah dibubuhi sabun mandi bayi dan usapkan keseluruh bagian tubuhnya kemudian bilas sampai bersih

Baca Juga : Anak Demam Tidak Boleh Dimandikan, Mitos Atau Fakta?

8.Setelah semuanya selesai maka angkat tubuh bayi dan keringkan menggunakan handuk yang lembut namun sebelum Anda memakaikan bayi baju Anda dapat melakukan pijitan lembut agar kedekatan antara ibu dan anak semakin kuat.

Saat memandikan bayi juga dapat Anda manfaatkan untuk memeriksa semua bagian tubuhnya, terutama bagian kepalanya karena di bagian kepala terdapat ubun-ubun yang menjadi parameter perkembangan otak bayi.

Selain itu juga penting bagi Anda untuk memeriksa bentuk kepalanya karena bentuk kepala bayi yang tidak rata / peyang memiliki resiko yang berbahaya jika tidak segera diatasi.
Top