Azab Bagi Muslimah Berhijab, Tapi Masih Upload Foto Tanpa Hijab di Medsos

Komentar

Foto via yesmuslim.com

"Yang penting hatinya bisa jaga sikap, dari pada ditutup tapi dibelakangnya lebih parah"

Ada pendapat seperti itu

Mungkin kaum wanita sekarang menyangka bahwa tidak memakai jilbab adalah dosa kecil, bahkan ada yang bilang mendingan nggak pakai jilbab daripada pakai tapi gak bisa jaga kelakuan. 

Tapi apa anda tahu jika memposting foto di dunia maya adalah salah satu dosa besar? dan jika meski itu foto lama, ini penjelasannya

Berhijab belumlah tentu baik iman, tapi baik iman sudah pasti berhijab

Menutup aurat bukan berarti nggak berdosa, tapi menutup aurat sudah pasti mengurangi dosa (minimal dosa buka aurat)


berhijab belum tentu dekat sama Allah, tapi sudah jelas ingin dekat sama Allah

"Mending nggak berhijab atau hijab buka tutup?" Mendingan berhijab nggak buka tutup dong
Hijabmu menentukan pasangan hidup di depan masa, karena wanita yang taat hanya dipilih oleh lelaki yang taat

Ada sebuah pertanyaan : Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Apa ada yang punya informasi seputar hadist/tulisan mengenai tidak bolehnya kita posting foto lama (atau sebelum berhijab/berkerudung)?

Terima kasih.

(Dari Hamba Alloh)

Jawaban : Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokaatuh

Foto lama atau foto baru, selama yang difoto adalah wanita baligh, maka HARAM menampakkan bagian manapun yang termasuk aurat.

Memposting foto di sosmed lebih besar lagi dosanya, karena yang terfitnah dengan foto tersebut tidak bisa dibatasi jumlahnya dan fitnahnya terjadi berulang kali setiap ada lelaki ajnabi yang membuka akun wanita yang bersangkutan.

Apalagi bisa dipastikan tidak ada alasan syar’i untuk itu, maka jelaslah ini merupakan perbuatan yang haram dari banyak sisi.

Baca juga : Orangtua Tak Akan Menolak Jaga Cucu, Namun Anda Harus Pikirkan ini Dulu

Di sisi lain, masa lalu yang buruk (seperti tidak berhijab) mestinya disembunyikan, bukan dibongkar. Saya khawatir orang seperti ini akan terkena sabda Nabi berikut:

كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى، إِلاَّ الْمُجَاهِرينَ وَإِنَّ مِنَ الْمَجَاهرةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلاً، ثُمَّ يُصْبِحُ، وَقَدْ سَتَرَهُ اللهُ، فَيَقُولُ: يَا فُلاَنُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ، وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللهِ عَنْهُ

Setiap umatku akan dimaafkan, kecuali yang terang-terangan. Salah satu bentuk terang-terangan tadi ialah ketika seseorang berbuat dosa di malam hari lalu Allah menutupinya semalaman, namun keesokan harinya ia malah bercerita kepada temannya, “Hai Fulan, tadi malam aku berbuat ini dan itu!”. Allah telah menutupinya semalaman, namun keesokannya ia justru membongkar tutupan Allah. (Muttafaq Alaih).



Laah, fenomena nya muslimah ini berhijab, namun memasang foto tanpa hijab di media sosial..Sayang sekali, ibarat peribahasa "Karena nila setitik, rusak susu sebelanga." 


Contohnya segelas air putih sangat segar diminum. Tapi kalau dalam air putih itu ada setetes air garam, maka akan merusak murninya kesegaran air putih itu, kan?

Begitu pula amal ibadah kita.. Jika sedikit tercampuri oleh kelalaian dalam menunaikan yang wajib, maka jadi tidak sempurna amalan itu, bukan?


Jadi, mulailah berhijab dengan sempurna, tanpa buka tutup dihadapan orang yang haram melihatnya ya, teman teman smile emoticon

Belum lagi dosa jariyah (terus menerus) ketika yang bukan mahram melihat aurat kita disosmed kita meskipun kita sudah meninggal, yuk hapus dari sekarang foto kita :)


Allohu A’lam
Top