8 Tips Aman Menghindari Pelecehan Seksual

Komentar

foto via ciricara.com
Pesan ini penting buat semua wanita Indonesia...

Karena Indonesia memang darurat kekerasan dan pelecehan seksual...

Pelecehan kekerasan seksual merupakan tindakan seksual yang tidak diinginkan oleh korban yang menimbulkan kerusakan baik itu kerusakan fisik maupun mental pada korban.

Kerusakan mental yang ditimbulkan biasanya berupa rasa malu, rasa tak berdaya, rasa tidak aman, dan rasa tersakiti.

Kita tentu menyadari, kejahatan tidak hanya terjadi karena adanya niat dari pelaku, tapi karena adanya kesempatan untuk melakukan kejahatan.

Begitu pula dengan pelecehan seksual. Maka waspadalah!

Untuk mengurangi resiko menjadi korban pelecehan seksual, anda bisa coba tips-tips aman ini yang mungkin bisa membantu anda sebagaimana dikutip tribunnews.com

1. Sikap


foto via xpresi.co

Sikap ini sangat berkaitan dengan keyakinan, perbuatan, atau tindakan berdasarkan pendirian yang teguh, kuat atau kokoh.

Baca Juga : Perempuan dari Berbagai Negara Termasuk Indonesia Ungkap Dugaan Pelecehan Saat Beribadah Haji

Dengan demikian, setiap remaja harus memiliki sikap yang teguh terhadap setiap faktor yang berpotensi melecehkan mereka sehingga menggerogoti, menghancurkan, atau merusak kesucian diri dan masa depan.

2. Penampilan


foto via remajaslamet.com

Sering sekali pelaku pelecehan seksual berdalih bahwa mereka terdorong untuk melakukan pelecehan seksual karena penampilan.

Terutama penampilan remaja perempuan yang kadang-kadang seakan mengundang orang lain untuk melecehkan mereka. Oleh karena itu setiap remaja, terutama remaja perempuan sangat perlu sekali untuk menjaga penampilan.

Berpakaianlah sesuai dengan tata krama, agar tidak mengundang sebuah perlakuan pelecehan seksual. Misalkan dengan memakai rok mini di café akan mengundang hasrat dari lawan jenis untuk melakukan pelecehan seksual.

3. Keberanian


foto via wartabromo.com

Para remaja harus berani untuk melawan setiap bentuk pelecehan seksual yang terjadi dalam dirinya. Kelemahan para remaja, terutama para remaja puteri adalah mereka ketakutan untuk melawan atau mengungkapkan pelecehan seksual yang terjadi pada dirinya.

Hal ini dikarenakan oleh beberapa hal, misalkan ancaman atau karena malu. Namun yang patut diperhatikan bahwa hal tersebut akan membuat mereka yang melakukan kekerasan seksual akan merasa aman karena sikap tertutup tadi.

Baca Juga : Maraknya Pelecehan Seksual,Begini Cara Memberikan Pendidikan Seksual Pada Anak Sesuai Tahap Usia dan Perkembangannya

4. Ketegasan


foto via tribunnews.com

Setiap remaja berhak dan harus berani menyatakan ‘tidak’ atau menolak dengan tegas setiap faktor yang berpotensi untuk menimbulkan pelecehan seksual terhadap mereka.

Patut diketahui, bahwa hanya dengan keberanian dan ketegasan, mereka akan terhindar dari kemungkinan menjadi korban pelecehan seksual.

5. Kemampuan Membela Diri



Tidak ada salahnya para remaja untuk memperlengkapi diri mereka dengan kemampuan membela diri, baik secara fisiologis maupun secara fisiologis. Dengan demikian mereka mampu membela diri dari bujuk rayu maupun kekerasan fisik dari orang lain yang ingin melecehkan mereka.

Kemampuan membela diri juga akan meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk menghadapi berbagai serangan dan godaan, baik dari dalam maupun dari luar diri mereka.

Baca Juga : Beredar Video Perempuan Jadi Korban Pelecehan, Waspadai Pelecehan Di Jalan Raya

6. Hindari Berduaan dengan Lawan Jenis


foto via republika.co.id

Salah satu kesempatan untuk melakukan pelecehan seksual adalah pada saat berdua-duaan. Dorongan seks para remaja yang kuat menyebabkan remaja acap kali tidak mampu mengendalikan diri sehingga terjadi pelecehan seksual.

7. Menghindari Daerah/Jalan Yang Gelap/ Sepi 


foto via tribunnews.com

Pelecehan seksual atau kejahatan pada umumnya terjadi karena terbuka kesempatan untuk melakukannya.

Baca Juga : HEBOH !! Tangan Tidak DiBorgol Dan Asik Selfie, Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual

Misalkan daerah yang gelap, sepi, atau jauh dari pusat perhatian orang lain sehingga pelaku merasa aman dan nyaman ketika melakukannya. Oleh karena itu, para remaja sebaiknya menghindari wilayah yang gelap atau jauh dari perhatian orang tersebut terutama ketika sendirian.

8. Menghindari Tontonan Yang Berpotensi Menimbulkan Hasrat Seksual 


foto via Technologue.id

Salah satu faktor yang mendorong terjadinya pelecehan seksual di kalangan remaja adalah tontonan atau bacaan yang membangkitkan gairah, nafsu maupun hasrat seksual mereka. Oleh karena itu hindari tontonan atu bacaan yang tidak mendidik dan tidak bermoral tersebut.
Top