Viral, Tangki 60 Lt Diisi 78 Lt, Ini Cara Cerdas Agar tak Dicurangi Saat isi BBM di SPBU

Komentar
Foto via planetmerdeka.com

Jangan mau dibodohi, jaman sekarang harus cerdas

Mulai awal, begini cara menghindari kecurangan pengisian BBM di SPBU

Kejadian viral seorang pengendara mengisi bahan bakar pertalite di sebuah SPBU ini menjadi salah satu contoh kecurangan yang dilakukan petugas SPBU, sudah banyak kejadian yang sama, untuk itu kita dituntut untuk cerdas dan menindak yang salah, dengan cara ini anda bisa menghindari kecurangan-kecurangan saat isi BBM di SPBU.

SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan POM bensin merupakan tempat menyediakan dan menjual Bahan Bakar Minyak dengan jenis bermacam-macam untuk semua jenis kendaraan.

Bicara SPBU, belum lama ini viral sebuah video dan foto yang memperlihatkan pemilik mobil Nissan Serena sedang mengisi bahan bakar di salah satu SPBU.

Baca juga : Ternyata Seperti ini Maksud Dessy, Muslimah yang Merawat 115 Anjing

Hal tersebut seperti terlihat di postingan akun media sosial yakni Facebook bernama Prakoso Aji Satrio pada Sabtu, 24 Maret 2018.

Warganet yang melihat pun kaget. Pasalnya netizen banyak yang mengetahui bahwa tangki bahan bakar Nissan Serena itu, sanggup menampung maksimal 60 liter bahan bakar. Tetapi dalam video itu, terlihat angka petunjuk di dispenser sudah lebih dari 73 liter. Total pembelian bahan bakar jenis Pertalite ini Rp 500 ribu lebih.

Dalam video tersebut pria pemilik mobil berplat nomor B 2224 SBE mengatakan bahwa bahan bakar yang harus ia bayar sudah mencapai Rp 557 ribu.

Bahkan Pria ini juga mengatakan kepada petugas SPBU kalau tangki bahan bakar mobilnya hanya 60 liter.

Medengar perkataan si pemilik mobil Nissan Serena itu kemudian seorang pria petugas SPBU menganjurkan kepada pria pemilik mobil tersebut untuk menemui atasannya. Si petugas SBPU juga mengatakan kalau proses pengisiannya dari nol.

Pemilik mobil menganggap pengisian yang dilakukan di SPBU itu nggak benar. Karena selisihnya cukup jauh dari kapasitas tangkin bahan bakar mobilnya.

Berikut keterangan, video dan foto postingan akun Prakoso Aji Satrio

"#VIRALKAN!

Gw sih gatau isi tangki serena berapa
Tapi kalo.dr keterangan si.perekam video serena itu sekitar 60liter
(Hasil googling juga 60L)
Tapi ini udah lebih dr 78,1liter

Lokasi SPBU 34-13501 di jl raya condet
Kalo dr arah cililitan-arah rindam ada di sebelah kanan jalan

Viralkan
Biar cepet ditindak
Malu2in orang condet aje." Tulis akun tersebut


Baca juga : Hukum Ganti Kelãm1n dalam Islam Tanpa Alasan Kesehatan

10 Cara Menghindari Kecurangan di SPBU:

1. Untuk pertama kali, sebaiknya kita mengisi bahan bakar di SPBU yang berbeda. Dengan cara ini kita akan mengetahui mana SPBU yang memberi lebih atau normal dan mana SPBU yang memberi sedikit.



2. Setelah Anda mencoba banyak SPBU, sekarang Anda tahu mana SPBU yang benar. Anda bisa berlangganan disana. Namun ingat, Anda juga harus tetap waspada, sekarang mereka jujur lain waktu bisa saja ada praktek nakal di SPBU kesayangan Anda.

3. Jangan pernah meminta mengisi bensin dengan nominal bulat, misalnya Rp.100.000. Cobalah mengisi bensin dengan nominal unik, misalnya Rp. 100.201, para pegawai curang akan kesulitan menjalankan aksinya. Namun trik ini bisa dilakukan jika pembayaran menggunakan kartu kredit. Di Indonesia masih jarang sekali SPBU dengan kartu kredit, sehingga trik ini sulit diterapkan.

4. Pastikan kondisi mesin pengisian ada pada posisi nol (sistem reset)

5. Usahakan Anda turun dari kendaraan dan berbicara dengan pegawai untuk membuat kontak mata. Pegawai akan canggung jika ingin berbuat curang.

6. Jangan biarkan pegawai yang lain mendatangi untuk berbicara dengan Anda seperti menanyakan pembayaran atau hal yang tidak relevan lainnya. Modus seperti ini sudah sering terjadi, ketika salah satu pegawai mengisi bahan bakar, pegawai lainnya mendatangi Anda untuk mengalihkan perhatian.

7. Meminta agar pegawai meninggalkan nosel saat proses pengisian bahan bakar dimulai.

8. Sesaat setelah pengisian selesai, jangan biarkan pegawai langsung mengangkat nosel. Ingat disana masih ada sisa bensin yang Anda bayar meskipun beberapa tetes!



9. Lebih baik Anda membayar melalui kartu, karena Anda dapat membayar tepat sesuai nominal. Seringkali ketika kita mengisi bahan bakar penuh (full tank) nominal yang tertera tidak bulat seperti Rp.99.100 sehingga dalam pembayaran cash dibulatkan menjadi Rp.100.000. Sekali lagi, sayang sekali di Indonesia masih jarang SPBU yang support kartu.

10. Pastikan ada jarak yang cukup antara kendaraan dengan mesin pengisian sehingga selang dapat terbentang maksimal. Ini untuk memastikan agar tidak ada residu yang tertinggal pada selang.

Pastinya trik ini tidak bisa total dalam mencegah aksi kecurangan. Anda masih perlu waspada dengan trik nakal lainnya. Tapi jika Anda adalah pembeli yang smart, Anda akan dapat dengan mudah melihat kecurangan dalam bentuk baru. Demikian ulasan kami tentang mengatasi kecurangan petugas pom bensin.

Kesimpulan:
Usaha-usaha Pertamina untuk meyakinkan konsumen terkait dengan takaran yang pas patut diacungkan jempol. Namun pada prakteknya di lapangan ada banyak pemilik SPBU dan pegawai yang mencurangi konsumen.

Para konsumen yang kurang jeli melihat kecurangan itu terus-menerus akan mengalami kerugian di tengah harga BBM yang masih mahal di Indonesia. Konsumen sama sekali tidak bisa mendeteksi berapa nominal kecurangan setiap kali membeli BBM.

Sampai sekarang hampir semua kendaran di Indonesia baik roda dua maupun roda empat atau lebih masih belum ada alat akurat yang mampu menginformasikan kepada konsumen berapa liter lagi sisa BBM di dalam tangkinya.

Saya tidak tahu apakah alat yang dimaksud sudah diproduksi pada mobil-mboil mewah. Jika ada alat tersebut, maka para konsumen dengan mudah bisa menghitung sisa BBM di tangkinya ditambah BBM yangbaru dibeli.

Maka hal satu-satunya yang dilakukan konsumen adalah memperhatikan argo di SPBU, membeli pada pagi hari atau malam hari, meminta kepada petugas untuk melepas nozzle saat membeli dan mengunci nozzle pada speed 1 dan mencari SPBU milik pemerintah. Mudah-mudah sharing ini berguna bagi konsumen BBM di Indonesia.
Top