Satu Bagian Tubuh ini Jika Tak Terjaga Akan TERUS Menabung Dosa untuk Anda

Komentar

Sumber gambar twitter/saidrosyadi

Satu bagian tubuh ini akan terus menerus menabung dosa hingga tak terhitung banyaknya...

Namun dijaman sekarang, sepertinya hal semacam ini malah membuat seseorang bangga jika melakukannya.

Tidak ada istilah berbuat dengan sengaja suatu dosa kecil, karena ia akan menjadi besar dan Allah sulit memaafkan hal ini.

Terang-terangan dalam melakukan perbuatan dosa akan menyebabkan dosa kecil bisa di hukumkan sebagai dosa besar.

Orang yang terang-terangan berbuat dosa, maka dia akan menyebabkan orang lain untuk ikut-ikutan dan mendorong mereka untuk meniru perbuatan dosa tersebut.

Selain itu, orang tersebut juga akan menghias-hiasi perbuatan dosa tersebut sehingga tampak baik, indah dan menyenangkan di mata manusia yang pada akhirnya mereka menganggap dosa tersebut sebagai perbuatan yang baik.

Oleh karena itu, orang yang melakukan dosa secara terang-terangan akan mendapatkan hukuman dan adzab yang pedih dari Allah, inilah yang membuat kadar dosa bisa bertambah.

BACA JUGA Iblis Diciptakan dari Api Bagaimana Saat Diazab di Neraka? Sebagai Orang Beriman Wajib Mengetahui


Allah berfirman,“Allah tidak menyukai ucapan buruk, yang di ucapkan dengan terus terang.” (Q.S. An-Nisa : 148).

Dalam ayat di atas, tidak adanya kecintaan dari Allah untuknya, tapi justru menunjukkan adanya murka Allah, kemurkaan Allah atas orang-orang yang melakukan perbuatan buruk secara terang-terangan merupakan tampaknya suatu perbuatan dosa yang di lakukan.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda,“Seluruh umatku akan di maafkan, kecuali yang berbuat dosa secara terang-terangan. Sesungguhnya, yang termasuk dalam berbuat dosa secara terang-terangan adalah seseorang yang melakukan suatu perbuatan dosa di malam hari, kemudian pada pagi harinya Allah tutupi dosa tersebut dan Allah tidak tampakkan pada pandangan manusia. 

Orang tersebut kemudian berkata,"Wahai fulan, semalam aku berbuat demikian dan demikian." 

Padahal sungguh di malam harinya, Rabb-nya telah menutupi dosa yang dia lakukan, namun di pagi harinya dia sendiri yang membuka tutup Allah tersebut.” (H.R. Bukhari).
Top