Saat Jodoh Tak Kunjung Datang, Ingat Patokannya Cuma 2 Hal ini

Komentar

Sumber gambar pinterest

Bukan sebuah ujian biasa atau terdengar ringan untuk dihadapi, tapi nyatanya semua orang akan muak dan mulai bertanya "Mengapa jodohku belum datang juga?"

Kamu apa salah satunya yang masih nunggu?

Jauh sebelum bumi tercipta, masalah jodoh telah tertulis di lauhul mahfudz. Namun, kenyataannya ada saja yang masih bingung memikirkan perkara ini. Bagaimana menyikapi jodoh yang tak kunjung muncul kejelasannya?

"Kapan kamu menikah" mendengar kalimat ini seringkali terasa menyebalkan atau bahkan ingin marah...

Jodoh yang tidak kunjung datang memang menjadi sebuah ujian bagi semua orang yang hingga saat ini belum menemukan jodohnya.

Bukan sebuah ujian biasa atau terdengar ringan untuk dihadapi, tapi nyatanya semua orang akan muak dan mulai bertanya "Mengapa jodohku belum datang juga?"

Namun, ada anggapan bahwa jodoh adalah cerminan, bisa jadi anggapan itu benar. Di dalam surat An Nur ayat 26 Allah membocorkan Rahasia tentang jodoh.

Allah berfirman, "Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)"


Sumber gambar cintawanita.com

Orang yang rendah hati dalam segala hal akan selalu mendapat kebahagiaan di balik ketidaktahuan..

Perlu kita ingat dan fahami jika Allah itu Maha Pemberi Rizki, jika jodoh sudah tertulis di lauhul mahfudz hanya tinggal kita menanti kapan datangnya yang terpenting dan dapat dijadikan motivasi..

1. Jodoh Berada di “Tangan” Allah

Perkara jodoh, memang rahasia ilahi. Sebagaimana dalam hadits Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, di saat manusia masih berada dalam perut ibunya, “Kemudian diperintahkan malaikat untuk menuliskan rezekinya, ajalnya, amal perbuatannya, kebahagiaan atau kesengsaraannya…”

Jodoh, termasuk rezeki seseorang. Jadi memang sudah ditentukan oleh Allah semenjak manusia belum diciptakan, dan sudah ditulis di lauh mahfuzh. Dalam hal ini, manusia tidak diperintahkan untuk memikirkan tentang takdir tersebut, tapi hanya diperintahkan untuk berusaha. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Beramalah, masing-masing akan dimudahkan melakukan apa telah dituliskan baginya.” (Riwayat Muslim).

2. Ketetapan, Bukan berarti Tanpa Usaha

Meski jodoh telah ditetapkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, namun mendapatkannya juga bukanlah tanpa usaha. Allah belum memeberi jodoh, mungkin Allah melihat kita belum pantas untuk berumah tangga, mungkin karena ilmu yang masih minim, pemahaman serta bekal yang masih kurang. Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan belajar. Persiapkan banyak bekal untuk membangun rumah tangga. Bekal dan ilmu untuk menjadi seorang istri, menjadi seorang menantu serta menjadi seorang ibu bagi muslimah.

Selain usaha memantaskan diri, usaha lainnya adalah berupa ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, dalam perkara ini seseorang juga harus menyempurnakan ikhtiar dalam mencari jodoh secara lansung.

BACA JUGA Suami Kecanduan Game Online Hingga Lupa Istri dan Anak, Karena Istri Tidak Faham Penyebabnya


Jangan kita berkecil hati saat sepertinya belum ada jawaban doa.

Karena kadang Allah mencintai kita dengan cara-cara yang kita tidak duga dan kita tidak suka.

Allah memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

Lakukan bagianmu saja, dan biarkan Allah akan mengerjakan bagianNya…
  1. Tetaplah percaya.
  2. Tetaplah berdoa.
  3. Tetaplah setia.
  4. Tetap semangat meski dalam kesederhanaan.
Semoga bermanfaat...
Top