Rahasia ini Terbongkar, "Kanker Bukan Penyakit, Tetapi Bisnis Miliaran"

Komentar

Foto diolah via wajibbaca.com dari berbagai sumber

Bernahkah seperti itu?

Ada satu pengetahuan yang menunjukkan bahwa kanker adalah bisnis miliaran dollar dan bukan penyakit, yang selama ini tidak diketahui banyak orang, benarkah kabar ini?

Anda mungkin tidak percaya ini, tapi kanker bukanlah penyakit; itu adalah bisnis. (Istilah) kanker telah menyebar luas; dan telah mempengaruhi tua, muda, bayi dan semua orang.


Foto via beranisehat.com

Membagikan artikel bagus ini akan mengekspos banyak pihak yang selama ini secara tersembunyi memanipulasi fakta mengenai kanker dan tentu saja artikel ini bakal mengganggu kenyamanan mereka.

Baca juga : Ancaman Penyakit Tikus Kencing, yang Ternyata Penyebarannya Tak Hanya dari Tikus

Apakah Anda tahu bahwa buku Dunia Tanpa Kanker (World Without Cancer) hingga sekarang dicegah (oleh tangan-tangan tersembunyi) dari upaya penerjemahan ke banyak bahasa dunia?

Ketahulah: Tidak ada penyakit yang disebut kanker. Kanker timbul hanya karena terjadinya kekurangan vitamin B17. Tidak ada penyebab lainnya.

Hindarilah kemoterapi, operasi, atau mengonsumsi obat-obatan yang kenyataannya memiliki efek samping yang besar.

Anda tentu ingat bahwa di masa lalu, banyak pelaut kehilangan nyawa mereka karena penyakit (scurvy); yakni penyakit yang juga telah merenggut banyak orang juga.

Dan sejumlah pihak mendapat keuntungan besar dari situasi itu. Belakangan ditemukan dan diketahui bahwa penyakit scurvy itu hanyalah akibat dari kekurangan vitamin C. Artinya, scurvy bukanlah penyakit.

Kanker juga seperti itu! Para penjajah dan musuh kemanusiaan itu mendirikan industri kanker dan membuatnya menjadi ladang bisnis. Dari usaha itu, mereka mendapatkan penghasilan dalam jumlah sangat besar.

Industri kanker berkembang setelah Perang Dunia II. Untuk melawan kanker, semua penderita langsung diarahkan untuk berobat ke pemilik industri kanker itu.

Senyatanya, pencegahan dan penyembuhan kanker bisa diperoleh hanya dengan cara berikut ini:

Mereka yang menderita kanker pertama-tama harus memahami apa itu kanker. Jangan panik! Anda harus menyelidiki dan mendalami kondisi yang Anda alami.

Berkaca pada kasus jaman dulu, maka saat ini tidak ada orang yang mati gara-gara penyakit yang disebut scurvy. Tidak kan, iya. Sebab (penyakit) itu akan sembuh.

Ketahulah, bahwa kanker hanyalah kekurangan vitamin B17. Maka, dengan makan 15 sampai 20 biji buah aprikot setiap hari sudah cukup untuk Anda.

Makanlah kecambah gandum. Kecambah gandum adalah obat anti-kanker yang ajaib. Kecambah gandum merupakan sumber makanan yang kaya oksigen cair dan mengandung materi anti-kanker yang sangat kuat bernama laetrile. Laetrile juga ada di dalam biji buah apel dan merupakan bentuk ekstraksi dari vitamin B17 (amygdalin).

Industri obat Amerika telah membuat aturan hukum yang melarang produksi laetrile. Obat ini pun kemudian diproduksi di Meksiko untuk tujuan diselundupkan ke Amerika Serikat.

Dr Harold W. Manner, dalam buku “Death of Cancer” telah menyatakan bahwa keberhasilan pengobatan kanker dengan laetrile mencapai tingkat kesuksesan di atas 90%.




Sumber Amygdalin (Vitamin B17) Makanan yang mengandung vitamin B17 antara lain adalah:
  1. Inti atau biji buah-buahan. Biji buah-buahan merupakan sumber dari vitamin B17 tertinggi di alam. Termasuk di dalamnya adalah biji buah apel, aprikot, peach, pir, dan prune (plum kering).
  2. Kacang-kacangan dan jagung (biji-bijian), yang di dalamnya meliputi kacang, lentil kecambah (lentil bud), kacang lima dan kacang tanah.
  3. Kernels: Bitter Almond (sumber terkaya vitamin B-17 di alam) dan almond India.
  4. Mulberries: Hampir semua mulberry seperti murbei hitam, blueberry, raspberry dan strawberry.
  5. Biji-bijian seperti wijen dan biji rami (benih linen / biji rami).
  6. Menir gandum, barley, beras merah, menir blok gandum, biji rami, millet dan gandum hitam.
  7. Vitamin B17 juga ditemukan dalam biji-bijian dan biji buah aprikot, ragi, beras kasar (beras sawah) dan manisan labu.

Berikut ini daftar buah-buahan anti-kanker:

  1. Aprikot (kernel / biji)
  2. Biji dari buah-buahan lainnya seperti apel, ceri, persik, plum, plum, pir
  3. Kacang lima
  4. Kacang fava
  5. Wheatgrass
  6. Kacang almond
  7. Raspberi
  8. Elderberry
  9. Stroberi
  10. Blackberry
  11. Bluberi
  12. Soba
  13. Sorghum
  14. Jelai
  15. Jewawut
  16. Kacang mete
  17. Kacang macadamia
  18. Tauge

Semuanya adalah sumber tertinggi dari vitamin B17 yang bisa diserap.

Menelan secara tidak sengaja cairan pencuci piring (yang digunakan di dapur) dan pencuci tangan cair (digunakan di kamar kecil) bisa menjadi faktor penyebab kanker utama. Dengan demikian, batasi penggunaannya.

Anda pasti akan mengatakan bahwa kita tidak mungkin makan cairan pencuci. Namun fajtanya banyak dari Anda yang sehari-hari mencuci tangan dengan sabun tangan cair dan mencuci piring dengan cairan pencuci piring.

Cairan yang terserap tidak akan pernah hilang meski kita sudah mencuci piring. Ketika memasak atau makan makanan, sabun yang ada di piring atau hidangan akan melekat saat makanan dipanaskan dan akhirnya tercampurlah cairan pencuci piring dengan makanan kita. Bahkan jika Anda bilas ratusan kali piring itu, usaha tersebut tidak ada gunanya.

Solusinya bagaimana? Tuangkan setengah bagian dari cairan pencuci piring dan pencuci tangan dengan setengah bagian cuka. Itu adalah solusi sederhana.

Yang jelas, dengan mencegah salah satu penyebab timbulnya kanker, maka Anda telah menyelamatkan keluarga dari bahaya kanker ini.

Demikian juga, berhentilah mencuci sayuran dengan cairan pencuci piring meski hanya setetes. Sebab, seberapa banyak pun Anda membilasnya, bahan kimia yang sudah memasuki jaringan sayuran tidak akan bisa dibilas.

Sebaliknya, rendam buah-buahan dan sayuran dengan garam dan kemudian bilas dengan air bersih. Agar tetap segar, tambahkan cuka.

Silakan berbagi posting ini dengan orang lain sehingga mereka juga bisa mendapatkan manfaat dari informasi ini.

MENGUNGKAP HOAX DARI PENJELASAN DIATAS : 

Tingkat kepercayaan media NewsRescue

Penulis News Rescue yang dicantumkan hanya 5 orang dan kelimanya TIDAK ADA yang berlatar belakang biologi ataupun kedokteran, apakah artikel ini sudah disaring terlebih dahulu melalui prosedur yang tepat?

Argumentasinya akan muncul ketika orang mengatakan, “Jelas tidak butuh orang kedokteran, karena orang-orang tersebutlah yang mengeruk keuntungan terbesar dari para pengidap kanker.”

Boleh berpikir seperti itu (walau semoga cepat diberikan kesadaran karena dokter ada untuk menolong Anda), tetapi mari kita lanjutkan analisisnya.

Sumber Artikel

Sumber yang diterima pada dunia persilatan ilmu pengetahuan (apalagi kedokteran) adalah sumber-sumber yang memenuhi kaidah terpercaya dan dapat diulang/direplikasi.

Sumber bacaan berbasis internet yang dapat dipercaya adalah sumber-sumber dari BEBERAPA website dengan domain komersial atau akhiran .org, dan hampir semua .gov dan .edu SETELAH ditelaah melalui sumber-sumber kedua dan ketiga SERTA memiliki sistem editor yang jelas.

Sumber yang digunakan keseluruhannya berasal dari sumber .in, .com, dan rekaman Youtube dengan Lawrence Burton.

Lawrence Burton adalah seorang PhD di bidang zoologi dan seringkali dipertanyakan karena ketidakmampuannya memberikan data, metode, maupun pemeriksaan oleh independen. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/1933535)

Pesan cantik pada akhir artikel

“The views expressed in this article belong to the author and do not necessarily reflect the editorial policy of NewsRescue. Note: this article is to be taken as information only and should not substitute your medical professional’s advice.”

“Pandangan yang ditulis pada akhir artikel ini adalah milik penulis dan tidak merefleksikan peraturan editorial dari NewsRescue. Catatan: artikel ini hanya untuk informasi semata DAN TIDAK UNTUK MENGGANTIKAN SARAN DARI PETUGAS PROFESIONAL KESEHATAN ANDA”

Cukup jelas bukan bahwa disini ada 2 hal besar. (1) sebuah website berita sedang mencoba mencuci tangan untuk apa yang mereka tuliskan pada platform mereka; dan (2) BERITA INI TIDAK UNTUK MENGGANTIKAN SARAN DARI PETUGAS PROFESIONAL KESEHATAN ANDA. Kalau memang ini adalah bukti kebohongan dari kanker, siapa yang harus Anda percaya ketika buktinya sendiri mencantumkan bahwa TIDAK UNTUK MENGGANTIKAN SARAN DARI PETUGAS PROFESIONAL KESEHATAN ANDA. Cukup masuk akal?

Baca juga : Muncul Bau Busuk dalam Tubuhnya Pasca Caesar, Wanita ini Temukan Benda Bergumpal Dibalut Darah

Kredensial Penulis yang dijadikan referensi dalam tulisan

Edward Griffin adalah seorang penulis konspirasi yang selain masalah kanker dan vitamin B17 juga membahas mengenai HIV/AIDS hanyalah konspirasi serta awan putih yang muncul dari pesawat jet adalah metode untuk manipulasi tanah dan cuaca (What in The World are They Spraying).

Apakah perlu dibahas lagi bahwa HIV/AIDS hanyalah sebuah konspirasi dan penyakit itu muncul hanyalah karena efek samping obat?

Apakah tidak ada bukti nyata bahwa orang-orang mengidap HIV/AIDS dan malah terkontrol atau bahkan dapat menjalani kehidupan sehari hari dibantu oleh obat dan bukan sebaliknya? Apakah selama ini batuk dan pilek hanyalah konspirasi?

Mengenai pesawat jet juga sering dibantah, karena seperti yang kita tahu (atau akan Anda tahu) bahwa jejak awan dibelakang pesawat jet adalah hasil kondensasi uap udara.

Silahkan Anda mencarinya di mesin pencari kesayangan Anda dengan kata kunci ‘contrail’ dan mulai mengaplikasikan tips dan trik mengetahui mana sumber yang dapat dibaca.

Oh iya buku World Without Cancer dipublikasikan pada tahun 1974 dan sudah berumur lebih dari 42 tahun, secara umum referensi yang dapat digunakan disarankan maksimal berusia 5 tahun (atau 10 tahun di beberapa peraturan) kecuali untuk hal yang menjadi sejarah, insidentil, atau basis keilmuan.

Harold W Manner adalah seorang professor di bidang embriologi yang memelajari bagaimana salamander menumbuhkan kakinya.

Ia mulai menulis mengenai kanker pada tahun 1977 tetapi banyak dipertanyakan karena tidak menyediakan bukti yang cukup kuat dalam publikasinya.

Substansi B17 yang akan dibahas lagi di subjudul berikutnya juga hanya dibuktikan pada tikus dan dilangsungkan dibawah 30 hari.

Penelitian pada manusia tidak menunjukkan adanya keuntungan dari substansi B17 bahkan dengan vitamin A, C, E, atau B kompleks.

Vitamin B17

Vitamin B17 atau amygdaline atau laetril adalah zat yang berasal dari tumbuhan dan buah-buahan. Zat ini diklaim oleh banyak orang dapat menyembuhkan kanker tetapi pada kenyataannya tidak ada sumber yang dapat mendukung bahwa zat ini benar-benar dapat membantu penyembuhan kanker.

Penggunaan zat ini dalam kanker sendiri dimulai pada TAHUN 1845 di RUSIA, jauh sebelum perang dunia kedua (pada artikel dikatakan pengobatan kanker baru dimulai sejak perang dunia kedua, bahkan zat ini sudah dijadikan industri tanpa bukti yang cukup sebelumnya) dan masuk ke AMERIKA pada TAHUN 1920an.

Sayangnya, tidak ditemukan bukti keuntungan penggunaan zat ini. Di sisi lain, konsumsi zat amygdaline melalui mulut dalam jumlah besar dapat menyebabkan keracunan karena amygdaline dipecah oleh kuman pada usus menjadi sianida. Konsumsi dalam jumlah normal tumbuhan dan buah-buahan yang mengandung zat ini cukup aman.

Baca juga : Trypophobia, Gangguan yang Membuat Merinding, Ternyata Ada Karena Kutu Jigger yang Ganas

Cuci Piring dengan Cuka dan Sabun

Sabun cuci piring sangatlah penting untuk mengangkat lemak dan membunuh kuman yang tersisa pada piring. Pada artikel dikatakan bahwa sabun yang digunakan untuk mencuci piring berbahaya karena dapat menyebabkan menempelnya sabun saat makanan dipanaskan.

Setelah dibilas ratusan kali sekalipun, usaha tersebut tidak ada gunanya. Ada beberapa hal yang harus dipertanyakan terlebih dahulu: (1) Bagaimana dengan cerita pencuci tangan yang diceritakan namun hilang tanpa dilanjutkan?

Bila memang cucian piring berbahaya karena kontak maka cucian tangan jauh lebih berbahaya dan tidak dapat hilang dari tubuh kita setelah mandi hanya dengan air ratusan kali sekalipun?;

(2) Sabun adalah struktur misel (kantung-kantung) yang dapat menghubungkan antara air dengan lemak (karena air dan lemak tak akan pernah bersatu).

Sabun larut dalam air, bayangkan kalau memang sabun tersebut tidak akan pernah hilang, seberapa tebal kerak sabun di tempat cucian Anda pada saat ini?

Bila Anda masih tidak percaya, ingatlah ia hanya mengatakan bahwa menempel ketika makanan dipanaskan, tenang saja bila makanan Anda tidak dipanaskan bersamaan dengan piringnya, angkat makanannya dan letakkan kembali ke piringnya.

Hal ini hanya berlaku bila Anda menelan informasi tersebut mentah-mentah, kata per kata.

Dilanjutkan pada artikel itu bahwa sabun sebaiknya dicampurkan dengan cuka dengan jumlah yang setara. Dengan logika yang sama diatas, apabila memang sabun tersebut akan terus bertahan pada piring, bukannya solusinya adalah selalu menggunakan piring sekali pakai daripada menggunakan sabun itu sendiri?

Jangan mencuci sayuran dengan cairan pencuci piring

Akhirnya, ada informasi yang tepat. Sayur dan buah-buahan cukup dicuci dengan AIR BERSIH MENGALIR dan keringkan dengan handuk atau tisu bersih bila ingin dikeringkan. Pembersihan sayur dan buah-buahan menggunakan air atau penambahan dengan zat-zat lainnya tidak memberikan perbedaan signifikan.

Intinya:

  1. Tidak benar kalau kanker hanyalah konspirasi, sumber artikel tidaklah terpercaya dan bahkan ditambahkan catatan dibawah artikel tersebut.
  2. Membaca artikel harus memeriksa tingkat kepercayaan dari media publikasi, sumber/referensi yang digunakan, serta siapa penulis dan kapan referensinya dibuat.
  3. Vitamin B17 boleh dikonsumsi dalam keseharian tetapi TIDAK UNTUK MENGGANTIKAN TERAPI KANKER. Jangan dikonsumsi dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan keracunan sianida.
  4. Cucilah piring dengan sabun cuci piring dan bilas hingga bersih.
  5. Cucilah sayur dan buah-buahan dengan air mengalir hingga bersih.
  6. Jadi, yuk pintar membaca kembali apakah suatu berita itu hoaks atau tidak. Salam sehat!

Top