Mungkin Tidak Tahu, ini 7 Balasan Buruk Jika Masih Nekat Makan Babi Untuk Orang Islam

Komentar

Sumber gambar facebook/happy.dandasaputra
Wanita ini tidak tau atau memang sengaja ingin menyebarkan fitnah jika banyak TKI yang bekerja diluar sana juga sering makan babi?

Namun mudah-mudahan diberikan hidayah.... Karena jelas haram dan ini balasan pedih bagi orang yang makan babi....

Sebuah video singkat yang dibagikan oleh akun Facebook Arsy Hallawi ke group Facebok Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICWP) Tanpa Sensor mendadak jadi viral. Dalam video berdurasi satu menit lebih tersebut, Arsy Hallawi menuliskan sebuah caption,”Berjilbab tapi makan daging babi. Terus salahnya di mana?

Dalam video terlihat seorang wanita mengenakan hijab tengah mempersiapkan makanannya sambil berbicara ke hadapan kamera. “Hallo, Assalamu’alaikum, saya lagi makan nih, laper. Tadi saya numis daging babi, agak gosong, saya tinggal kerja. Ini pahanya babi yang masih muda. Jadi dagingnya itu enak, empuk, nggak keras,” ujar wanita yang mengenakan hijab berwarna pink tersebut.

“Sebenarnya, TKW di Hongkong, Taiwan, Singapura itu kalau mereka bilang nggak pernah makan daging babi, itu bohong. Mereka cuma nggak mau ngaku aja. Kalau saya sih orangnya terbuka, jujur, apa adanya, emang pernah makan kok,” ujar wanita dalam video.



Bagaimana jika seorang muslim nekat makan makanan haram?

Berikut adalah Akibat dari Makan Makanan Haram

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa Allah mengharamkan makanan yang membawa dampak buruk bagi kesehatan manusia. Diantara akibat makan makanan haram tersebut antara lain :

1. Doa-doanya tidak dikabulkan

Seseorang yang memakan makanan haram doa-doanya tidak didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah SAW berikut ini.

Rasulullah bersabda, “Seorang lelaki melakukan perjalanan jauh rambutnya kusut, mukanya berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit dan mengatakan, “Wahai Rabbku! Wahai Rabbku! Padahal makanannya haram dan mulutnya disuapkan dengan yang haram maka bagaimanakah akan diterimanya doa itu?” (HR Muslim)

2. Merusak hati dan akalnya

Makanan yang haram dapat mempengaruhi hati dan pikiran seseorang. Jika seseorang memakan makanan yang baik atau makanan halal maka hatinya juga dapat menjadi baik dan sebaliknya jika memakan makanan haram hati seseorang dapat tercemari dan hal ini juga mempengaruhi kekhusukan dalam beribadah termasuk dalam shalat. Makanan yang haram juga dapat mengeraskan hati seseorang sehingga tidak mampu melihat kesusahan orang lain dan enggan membantunya.

3. Amalan tidak diterima

Siapapun umat islam yang memakan makanan yang haram maka amal ibadahnya tidak diterima Allah SWT dalam waktu empat puluh hari seperti yang disebutkan dalam hadits berikut ini.

Ibnu Abbas berkata bahwa Sa’ad bin Abi Waqash berkata kepada Nabi Muhammad SAW, “ Ya Rasulullah, doakanlah aku agar menjadi orang yang dikabulkan doa-doanya oleh Allah”. Apa jawaban Rasulullah, “Wahai Sa’ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tangan-Nya sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amalnya selama 40 hari dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak untuknya” (HR. At-Thabrani)

4. Makanan haram membawa ke nereka

Makanan haram yang dimakan oleh seseorang akan berubah menjadi daging dan daging tersebut dapat membawa seseorang ke neraka sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW tentang mereka yang memakan makana haram berikut ini

“Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram kecuali neraka lebih utama untuknya” (HR. At Tirmidzi)

5. Mengurangi iman dalam hatinya

Mengkonsumsi makanan haram tidak hanya berdampak pada hati dan akalnya tetapi juga pada keimanannya. Makanan dan minuman haram dapat mengurangi iman seseorang dan mengganggu ibadahnya sebagaimana hadits tentang peminum khamr berikut ini.

“Tidaklah peminum khamr, ketika ia meminum khamr termasuk seorang mukmin” (HR Bukhari dan Muslim)

6. Rusaknya keturunan

Seseorang yang memberi anaknya makan dengan makanan haram tidak akan mendapatkan kebaikan, sebaliknya makanan haram tersebut dapat merusak akhlak dan kebaikan yang ada pada diri anak. Inilah kenapa orangtua yang memberikan makanan haram pada anaknya seringkali memiliki anak yang susah diatur dan cenderung membangkang.

7. Mendzalimi diri sendiri

Makanan yang diharamkan oleh Allah SWt mengandung mudharat atau keburukan bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia seperti mengkonsumsi daging babi yang dapat menyebabkan penyakit cacing pita maupun alkohol yang dapat merusak organ hati dan organ tubuh lainnya.

Akibat makan makanan haram sangatlah tidak baik dan oleh sebab itu sebagai umat muslim kita harus senantiasa memakan makanan yang halal dan memberikan anak-anak kita makanan dari rezeki yang halal. Semoga bermanfaat
Top