Masih Banyak Orang yang Tidak Tahu dengan 13 Gejala Tipus Pada Anak ini

Komentar


SALAH Kalau Orang Bilang Karena Susah Makan, Lalu Sakit Perut

Akhirnya itu yang bikin anak terserang tipus

Yang sebenarnya adalah....

Demam tifoid atau tipus disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang bisa menjadi penyakit serius terlebih di negara berkembang.

Khususnya bagi anak-anak, penyakit ini bisa berakibat cukup fatal.

Demam tifoid menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi atau melalui kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi.

Tanda dan gejala biasanya termasuk demam tinggi, sakit kepala, sakit perut, dan sembelit atau diare.

Anak yang terinfeksi membutuhkan perhatian medis yang cepat.

Baca Juga : Belajar dari Kasus Istri Said Bajaj Bajuri, Waspada "Myelofibrosis" Penyakit Langka dan Ganas

Kebanyakan orang dengan demam tifoid merasa lebih baik dalam beberapa hari setelah memulai perawatan antibiotik sebagaimana dikutip nakita.grid.id

Namun, ada juga yang meninggal karena komplikasi.

Oleh karena itu, sebaiknya Moms memerhatikan tanda-tanda tipus yang sudah serius dan membutuhkan pertolongan secepatnya. Gejala yang muncul bisa tiba-tiba atau bertahap selama beberapa minggu.

Berikut adalah daftar gejala demam tifoid yang menonjol pada balita:


  1. Demam tinggi setinggi 104 derajat Fareinheit atau 40° C.
  2. Diare
  3. Sembelit
  4. Kelelahan
  5. Sakit tenggorokan
  6. Lidah yang dilapisi
  7. Sakit kepala
  8. Kehilangan selera makan
  9. Rasa tidak enak
  10. Nyeri di perut
  11. Kehilangan berat badan
  12. Perut bengkak
  13. Bintik berwarna merah atau ruam di dada bagian bawah atau bagian atas perut



foto via gudangherbalonline.com
Berikut adalah beberapa perawatan yang efektif untuk menyembuhkan tifoid.

1. Tingkatkan asupan cairannya

Balita Moms akan kehilangan banyak cairan karena demam, muntah, berkeringat, dan diare saat menderita tifus.

Pastikan asupan cairan Si Kecil terpenuhi, kiranya delapan sampai sepuluh gelas air setiap hari.

Berikan sup, susu, dan cairan sederhana namun bergizi lainnya.

Konsultasikan dengan dokter Moms untuk memberikan larutan rehidrasi oral (ORS) yang menggantikan cairan dan nutrisi.


2. Biarkan istirahat

Infeksi tifoid banyak mengkonsumsi energi balita Moms.

Biarkan dia beristirahat saat menderita demam dan setidaknya seminggu setelah demam mereda. Pastikan kamarnya bersih dan lapang.

Baca Juga : "Beri Minum Perasan Anggur" Sedih Baca Kisah Ibu Ini Pengalaman Anak Sakit Kuning Diobati Sembarangan


3. Selalu bersihkan badan Si Kecil

Bersihkan badan anak setiap hari, saat menderita demam tifoid.

Usap tubuhnya dengan spons bersih dan lembab untuk meringankan demam.

Bersihkan giginya setiap hari untuk menjaga kebersihannya.


4. Antibiotik

Untuk mengobati tifoid pada balita, dokter akan meresepkan antibiotik yang efektif untuk membunuh kuman.

Pastikan balita Moms melengkapi seluruh rangkaian antibiotik untuk mencegah kambuhan penyakit.

Tipus ini bisa dicegah dengan beberapa cara, Moms.


Berikut adalah beberapa tips pencegahan untuk mencegah infeksi tifoid.
- Pastikan balita Moms mencuci dan membersihkan tangan dan kakinya sebelum dia makan atau minum. 
- Sediakan air minum yang terjamin kebersihannya untuk balita dan keluarga. 
- Hindari makanan cepat saji karena berisiko tinggi terkontaminasi bakteri tipus. 
- Menjaga lingkungan bersih dan higienis.
Saat 13 gejala tersebut sudah terlihat, sebaiknya Moms segera membawa Si Kecil ke dokter.
Top