Kebiasaan Salah Mencuci Botol Susu Seperti ini, Malah Sebenarnya Penyebab Kanker Pada Anak

Komentar

Foto via nakita.grid.id

Bun jangan biasakan lagi kebiasaan mencuci botol susu seperti ini

Hal ini menimbulkan zat plastik yang berada dalam botok akan terurai dan berkurang, hingga tercampur dalam susu, hal ini menyebabkan beberapa penyakit serius, kanker, prostat, dan diabetes, untuk itu lebih baik mengganti cara yang selama ini menjadi kebiasaan bunda.

Pemberian botol susu pada anak memang masih kerap menjadi perdebatan di kalangan para orangtua..

Ada beberapa orangtua yang sama sekali enggan mengenalkan anak pada botol susu, tetapi ada pula beberapa yang masih mau mengenalkan anak pada botol susu.

Baca juga : Jangan Merebus Botol Susu Bayi! Bukannya Steril, Justru Bisa Sebabkan Penyakit Berbahaya

Tentunya dengan berbagai pertimbangan.



Nah, terlepas dari hal itu, ada satu hal yang patut bunda ketahui.

Jika bunda merupakan tipe ibu yang masih mau mengenalkan anak pada botol susu, sebaiknya berhati-hati ketika mencucinya.

Sebab kesalahan dalam mencuci botol susu dapat membuat risiko berbahaya bagi kesehatan anak, salah satunya yakni risiko terkena penyakit kanker.

Hal ini disebabkan karena dalam wadah plastik tersembunyi sebuah zat berbahaya bernama Bisphenol-A (Bp-A).

Bp-A biasanya digunakan untuk membuat plastik polikarbonat, suatu bahan plastik bening dan kuat yang biasa digunakan untuk botol susu bayi.

Bahkan, hampir 95% botol bayi yang beredar dipasaran mengandung zat ini.

Tak terkecuali botol susu dengan merek terkenal sekalipun.

Plastik polikarbonat biasanya ditandai dengan angka 7 di dalam segitiga daur ulang yang ada di bawah botol atau PC di dekat segitiga daur ulang.

Nah, dikutip dari serial buku Nakita berjudul A to Z Perawatan & Pengasuhan Anak, Bp-A dapat menyebabkan sejumlah penyakit serius seperti kanker prostat, kanker payvdara, pubertas lebih awal, obesitas, diabetes, hingga perubahan dalam sistem imun.

Namun tenang saja bunda, bahaya tidaknya Bp-A tergantung dari seberapa besar konsentrasinya yang 'terkirim' pada tubuh anak.

Baca juga : 7 Kesalahan Mencuci Botol Susu Bayi ini Bisa Mengancam Kesahatan Si Kecil Lho Bun

Ada beberapa cara yang dapat bunda lakukan saat mencuci botol susu anak agar meminimalisir pelepasan Bp-A.



Pertama, hindari mengisi air panas langsung ke dalam botol atau wadah polikarbonat.

Kedua, saat mencuci botol sebaiknya bunda menggunakan cairan sabun khusus untuk itu.

Jangan gunakan sembarang sabun karena cairan sabun yang keras akan memicu lepasnya Bp-A.

Ketiga, cuci botol dengan air sabun hangat menggunakan spons.

Keempat, ketika menggunakan sikat dalam mencuci sebaiknya bunda menggunakan sikat yang halus agar gesekan yang terjadi dengan botol tidak menyebabkan lepasnya Bp-A.

Nah, selain beberapa cara tersebut ada pula beberapa hal yang perlu bunda ketahui.



Semakin sering botol susu disterilkan dengan air mendidih atau di microwave akan menyebabkan lepasnya Bp-A dari botol sebanyak 3-10 mikrogram/L.

Konsentrasi Bp-A yang lepas dari botol besarnya akan tergantung dari lama tidaknya bunda mensterilkan botol.

Jika bunda semakin lama mensterilkan botol maka semakin banyak Bp-A yang terlepas.

Mndidihkan air di dalam botol akan melepaskan Bp-A lebih dari 100 mikrogram/L.

Mencuci botol bayi menggunakan mesin pencuci piring atau dishwasher akan melepaskan Bp-A sebanyak kurang lebih 10 mikrogram/L.

Menyiapkan susu bayi dengan cara menuangkan air mendidih ke dalam botol menyumbangkan pelepasan Bp-A tak lebih dari 0,5 mikrogram/L.
Top