Ini Alasan Anak Kedua Susah Diatur, Anda akan Takjub Setelah Tahu

Komentar


1 Anak Kurang, Nambah Lagi yang Kedua Kok Bandel??

Anak pertama nurut, adiknya kok malah sulit diatur, jangan salahkan anak kedua, anda akan takjub jika melihat sikap pribadi anak kedua

Meski terlihat tak jauh berbeda, pengalaman mengurus anak pertama tak selalu bisa dipakai pada anak kedua.

Faktanya dia yang menjadi adik dari si sulung memang cenderung lebih sulit diatur.

Tak heran bila anda justru lebih kewalahan saat mengurus anak kedua.

Tak tanggung-tanggung, sikap dan perilaku mereka pun bisa sangat jauh berbeda.

Bahkan hasil dari sebuah penelitian juga telah mengamini hal itu.

Si kecil yang menjadi anak kedua memang lebih susah diatur, dibanding anak pertama.

Nah, berikut 5 hal mengenai anak kedua yang susah diatur. Sikapi dengan bijak ya bun

1. Sebenarnya wajar jika mereka berbeda karena setiap anak memang lahir dengan karakternya masing-masing



Momen bahagia dalam mengurus buah hati tentu jadi hari-hari yang selalu kita nanti. Meski rasa lelah menggelayut, semuanya tetap terasa membahagiakan.

Baca Juga : Mengapa Anak Suka Melawan dan Susah Diatur ? 37 Kebiasaan Orang Tua yang Menghasilkan Perilaku Buruk pada anak

Sebagaimana anda dengan saudara-saudara, si kecil yang jadi anak kedua tentu berbeda dengan kakaknya.

Mereka hadir untuk memenuhi kebahagian hidup kita, dengan sikap dan karakternya masing-masing

Jadi jangan heran jika anak pertama tak suka bermain di pantai, maka anak kedua justru sebaliknya.

Begitu pula dengan sikap dan tindakan-tindakan lain yang mereka punya. Mereka tak sama dan itu memang wajar.

2. Bahkan penelitihan pun membenarkan jika anak kedua memang cenderung lebih sulit diatur



Sebagai orangtua yang terus belajar kita memang akan selalu diuji dalam hal mengurus anak. Untuk itu pengalaman mengasuh si sulung, tak selalu bisa anda pakai untuk menangani si bungsu.

Bahkan mungkin anda berpikir bahwa karakter yang dimiliki anak kedua adalah sebuah kesalahan karena berbeda dengan kakaknya.

Padahal berdasarkan laporan dari penelitian yang dilakukan oleh Joseph Doyle seorang ekonom dari MIT pada ribuan pasang saudara di Amerika dan Eropa diketahui bahwa anak kedua terlebih laki-laki cenderung lebih berontak dari anak pertama.

Joseph juga mengatakan bahwa kondisi ini juga dipengaruhi pola asuh kita yang lebih memerhatikan anak pertama.

Dimana hal ini membuat si anak kedua, berusaha untuk merebut perhatian dari orangtua. Termasuk dengan bersikap beda atau cenderung sulit diatur.

3. Disamping itu urutan lahir yang mereka miliki jadi salah satu penyebabnya



Dalam penelitian yang dilakukan sejak 1920-an oleh seorang psikoterapis bernama Alfred Alder, yang juga pendiri The School of Individual Psychology, beliau mengungkapkan bahwa kepribadian seorang anak juga dipengaruhi oleh urutan lahir.

Baca Juga : Dibalik Sifatnya yang Susah Diatur, Ternyata Anak Kedua Memiliki Inovasi yang Membuat ia Sukses Kelak

Dengan kata lain, ada beberapa hal yang memang mengakibatkan dia menjadi sulit diatur dan berbeda. Belum lagi pada kebiasaan kita, yang sering memintanya untuk mengikuti jejak kakaknya.

Secara tak sadar sikap ini mengubahnya untuk bisa bersikap lebih dari si sulung. Jadi jangan heran jika tiba-tiba ia mampu lebih unggul atau berbeda dengan kakaknya.

Untuk itu sebagai orangtua seharusnya kita tak perlu mempermasalahkan sikapnya tersebut. Selama itu baik, rasanya sah-sah saja.

4. Tapi setelah kita mampu mencari akal untuk melakukan pendekatan tentu dia juga akan bersikap manis



Kata ‘berbeda’ tentu tak selalu memiliki makna yang buruk, begitu pula dengannya. Sikapnya yang berbeda dengan sang kakak membuat kita sebagai orangtua untuk lebih jeli memenuhi kebutuhannya.

Jika cara yang kita pakai untuk mengasuhnya salah tentu akan berpengaruh buruk pada kepribadiannya. Selama kita mampu mencari teknik membimbing yang tepat untuknya, tentu ia akan jadi anak yang baik nantinya.

Kata ‘sulit diatur’ yang ada dalam bayangan kita hanyalah deksripsi dari kebiasaanya yang berbeda. Bukan berarti ia memang anak yang tak mau mendengar kata orangtua.

Baca Juga : Cara Mudah Bagaimana Agar Anak Menuruti Kemauan Orang Tua

5. Karena terkadang ia memiliki beberapa kemampuan yang lebih unggul dari anak pertama



Menariknya jika kita mampu jadi orangtua yang memang baik untuknya, perubahan sikapnya akan jadi sebuah keberhasilan kita.

Dia yang tadinya dikenal sebagai anak yang sulit diatur berubah jauh lebih penurut berkat pola asuh anda.

Bahkan dari studi yang dilakukan di Stanford University, menunjukkan meski anak kedua dikenal sebagai pribadi yang suka iri dan keras kepala. Mereka adalah orang yang ambisius dan sangat gigih untuk sebuah keinginannya.

Maka jika salah dalam mengartikan sikap yang ia miliki, tak heran ia bisa berubah jadi anak yang susah di atur.

Tapi hal ini tak berlaku untuk semua anak kedua, semuanya tergantung pada pola asuh yang kita pakai untuk mendidik mereka. Hanya saja kita memang perlu tahu dan paham apa yang menjadi kebutuhannya.
Top