Cara Agar Shalat Kita Khusyu dan Terhindar dari Segala Macam Godaan Pikiran

Komentar

Sumber gambar wajibbaca.com

Godaan saat menjalankan shalat pasti banyak macamnya....

Memang definisi khusyu dalam shalat itu begitu dalam, tapi setidaknya kita bisa dengan khidmat mengerjakan ibadah shalat dengan cara berikut ini..

Tahukah Anda apa yang di katakan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bagi orang yang mendirikan shalat 5 waktu dengan baik? Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan perumpamaan bagi orang yang mendirikan shalat 5 waktu dengan baik, bagaikan seorang yang di depan pintu rumahnya ada sungai, lalu dia mandi di dalamnya sehari semalam sebanyak 5 kali sepanjang hidupnya.

Dengan demikian apakah akan ada daki di badannya yang tersisa? Perumpamaan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagaimana diriwayatkan Bukhari ini, menunjukan bahwa sholat yang baik dan khusyu ini dapat menghapus dosa-dosa manusia.

Kekhusyukan sholat seperti apa yang dimaksud? Apakah kekhsuyukan itu jika dapat terganggu oleh gangguan orang lain atau dari diri sendiri dapat membatalkan sholat?

Bagaimana cara kita untuk menggapai sholat yang khusyu itu?Langkah-langkah yang bisa diupayakan untuk menghadirkan khusyu secara garis besar terbagi kepada dua, yaitu: Perbuatan hati dan perbuatan lahir.
Perbuatan hati adalah sebagai berikut:

1. Sadar Bahwa Kita Sedang Dihadapan Allah


Menyadari bahwa di saat shalat kita sedang berhadapan dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Hasan bin Ali terlihat pucat pasi saat berwudhu. Ketika ditanya penyebabnya, dia menjawab, “Tahukah engkau dengan siapa aku akan berhadapan sesaat lagi?”

2. Ibaratkan ini Shalat yang Terakhir Dalam Hidupmu


Memandang bahwa shalat yang dilakukannya merupakan shalat yang terakhir yang sebentar lagi kita akan bertemu dengan Allah dan Dia akan meminta pertanggungjawaban dari kita atas semua ibadah yang kita amalkan.

3. Memahami Arti Bacaan Dalam Shalat


Memahami arti yang dibaca. Hal ini sangat membantu untuk menghindarkan lintasan-lintasan pikiran yang mengintervensi shalat kita.

4. Berkonsentrasi Penuh


Berusaha mengembalikan perhatian kepada bacaan ketika hati terganggu dengan pikiran-pikiran di luar shalat.

Untuk mencapai semua itu, maka memusatkan perhatian harus dikerjakan dari mulai sebelum shalat, yaitu memutuskan hubungan dengan seluruh urusan yang sedang dihadapi, memperbaharui ingatan akan hari Akhirat dan membayangkan bahwa kita sedang berdiri di hadapan Allah Yang Maha Agung.

Adapun perbuatan lahir yang harus dikerjakan adalah sebagai berikut:

1. Tidak menggerak-gerakan anggota badan di luar shalat kecuali dalam keadaan sangat mendesak, misalnya membunuh binatang yang berbahaya atau mematikan api yang dikhawatirkan menyebabkan kebakaran. Dari Abu Dzar Radhiyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kamu berdiri shalat, maka janganlah menghapus pasir dari wajahnya karena ia sedang menghadapi rahmat.” (Hadits riwayat Imam yang lima)

2. Menjauhkan benda-benda yang bisa mengganggu konsentrasi, seperti gambar dan lain sebagainya. Rasulullah bersabda, “Jauhkanlah tirai ini karena gambarnya menggangguku ketika aku shalat.” (Hadits riwayat Bukhari)

3. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud tidak menoleh ke kiri, ke kanan atau ke atas.

4. Menjauhkan suara-suara yang dapat mengganggu, bahkan jika bacaan Qur’an bisa mengganggu kekhusyuan shalat saudaranya, maka berhentilah. Lalu membacanya lagi jika saudaranya selesai shalat.

5. Berusaha agar suasana fisik merasa nyaman. Jika kenyamanan itu bisa diperoleh dengan mandi terlebih dahulu misalnya, maka tidak ada salahnya untuk dilakukan.

6. Menghilangkan rasa kantuk saat menjelang shalat. Jika kantuk terlalu berat dan sulit untuk dihilangkan kecuali dengan tidur, maka tidur terlebih dahulu adalah dianjurkan dengan syarat ada jaminan tidak ketinggalan waktu shalat.

7. Menghindarkan diri dari “rayuan” makanan, oleh karena itu orang yang merasa lapar dianjurkan makan terlebih dahulu. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, sesungguhnya Rasulullah bersabda, “Apabila dihidangkan makanan maka mulailah (Makan dahulu) sebelum shalat maghrib.” (Hadits riwayat Muslim) Di luar semua itu yang tidak boleh dilupakan adalah berdoa kepada Allah agar kita diberi kekuatan untuk bisa khusyu.

Menjauhkan benda-benda yang bisa mengganggu konsentrasi, seperti gambar dan lain sebagainya. Rasulullah bersabda, “Jauhkanlah tirai ini karena gambarnya menggangguku ketika aku shalat.” (Hadits riwayat Bukhari) mengingatkan saya tentang sejadah dirumah saya yang kadang-kadang karena uniknya (motifnya), saya jadi suka memperhatikan dan membatin sendiri ini gambar apa ya? kok mirip seperti ini?

Ini beberapa contoh gambar yang diambil dari beberapa sajadah dimana ada bagian2 sejadah itu yang gambar atau motifnya kadang 'mengganggu' pandangan:

gambar wajah? lagi senyum?

gambar ular meliuk-liuk?

gambar anjing pakai poni menjulurkan lidahnya?

gambar kepala srigala?

gambar orang perut gendut lagi baris?

wajah iblis? bertanduk, hidung dan gigi besar-besar..

gambar kepala robot transformer?

gambar kepala sapi?
Top