Benarkah Menikah Dilangkahi Adik Duluan Itu Pamali?

Komentar

foto via suratkabar.id

Mitos atau fakta??

Katanya tak boleh seorang adhik menikah lebih dulu dari kakaknya....

Kalau memang betul, realitanya masih banyak ditemui adik melangkahi kakaknya untuk menikah terlebih dahulu. Katanya pamali tapi kok masih tetap dilakukan...

Sejatinya menikah itu memang dilaksanakan secara berurutan, mulai dari kakak tertua sampai adiknya yang paling buncit...

Tapi di Indonesia masih banyak yang malah lebih menikah duluan itu adiknya daripada kakanya.

Terlebih jika adiknya itu perempuan. Sebab banyak di Jawa Timur, jika mempunyai adik perempuan dan umurnya sudah pas harus menikah dulu daripada kakaknya.

Lalu, apakah fenomena ini tidak membuatmu merasa tergelitik dan penasaran?

Ada mitos apa sih dibaliknya?

Adakah trik-trik khusus jika suatu saat kamu yang mengalami sendiri alias menikah yang dilangkahi? berikut melansir dari hipwee.com akan memberikan ulasannya,

Beginilah mitos tentang menikah yang dilangkahi. Sebelum emosi, kamu harus tahu tentang hal ini…


foto via kompasiana.com

Ada yang bilang bahwa katanya, menikah duluan dari kakak itu pamali. Katanya lagi, sang kakak nanti bakalan susah ketemu jodohnya. Katanya juga, baik yang melangkahi maupun yang dilangkahi akan sama-sama ketiban sial.

Baca Juga : Sebelum Menikah, Wajibkah Calon Istri Bisa Memasak? Bagaimana Islam Menyikapi?

Apalagi jika yang dilangkahi adalah kakak perempuan. Komentar masyarakat biasanya akan tidak begitu enak didengar.

Well, sebenarnya yang diharuskan adalah seorang adik menghormati kakaknya. Mereka yang lebih muda menghormati yang lebih tua. Namun dalam hal ini, menikah lebih dulu sepertinya bukan berarti tidak menunjukkan hormat kepada kakak, namun ini merupakan rejeki jodoh yang sudah diatur sedemikian rupa oleh Tuhan. Plus, kesiapan mental dan materil juga mungkin sudah dirasakan si adik terlebih dahulu.

Bahkan, ada tradisi yang mengharuskan memberi pelangkah terlebih dahulu untuk si kakak sebelum pernikahan itu terjadi


foto via hipwee.com

Dalam tradisi Sunda terdapat istilah Ngarunghal. Menurut Saifuddin ASM dalam bukunya; Membangun Keluarga Sakinah menyatakan, istilah Ngarunghal berarti seorang adik mendahului kakaknya. Biasanya, jika yang akan di-runghal itu seorang pria, akan diadakan acara khusus terlebih dahulu berisi minta izin, minta maaf, bahkan harus membayar pelangkah, baik berbentuk barang atau uang.

Sang kakak biasanya mengajukan permintaan yang harus dipenuhi oleh sang adik.

Baca Juga : Jika Dilamar Laki-Laki Seperti ini, Menikahlah Segera dan Jangan Pernah Menolaknya

Terlepas dari semua mitos dan tradisi yang ada, jika saat ini kamu dihadapkan pada posisi ini; dilangkahi menikah, kamu harus menyadari akan beberapa hal, diantaranya:

1. Bahwa niat baik harus disegerakan

Menikah adalah niat baik yang harus disegerakan. Karena kalau dipaksakan untuk ditunda, akan banyak keburukan di dalamnya. Dan jika ternyata adikmu sudah bertemu dengan jodohnya dan sudah merasa lebih siap dalam melangkah menuju gerbang pernikahan, sebagai kakak, sebaiknya kamu mengikhlaskan bahwa dia harus lebih dulu menikah. Justru kamu harus memberi support kepadanya.

Meski bisa dibilang nggak mudah, kalau diniatkan untuk hal yang baik, pastinya kedepannya akan berbuah baik juga. Percaya deh!

2. Takdir masing-masing orang itu berbeda. Termasuk soal jodoh, rezeki dan maut

Tak bisa dipungkiri bahwa rejeki sudah ada yang mengatur, begitu juga soal jodoh. Walaupun teman kita banyak, sering ikut kegiatan ini dan itu yang membuat kita bertemu orang-orang baru, kalau Tuhan belum memberi, kita bisa apa? Pun jika ternyata adik kita dulu yang disegerakan bertemu dengan jodohnya.


Sabar saja, ya. Mungkin jodoh kita sedang disiapkan untuk dikeluarkan pada waktu dan moment yang tepat. Mungkin juga Tuhan sedang merencanakan rejeki dalam bentuk lain. Pekerjaan atau karir yang lebih baik, misalnya.

3. Yang menikah ini adikmu, lho. Teman bermainmu dari kecil. Sudah seharusnya kamu juga ikut bahagia

Walaupun pada kenyatannya kamu ‘disalip’ duluan, nggak ada alasan untuk tidak berbahagia dalam pernikahan adikmu. Dia yang berbahagia adalah adik kandungmu sendiri. Teman bermain dari kecil, yang kadang suka berebut makanan, tapi nyatanya kamu tetap sayang. Sudah sepatutnya kamu juga ikut berbahagia, karena do’a restumu juga sangat berarti untuknya.

4. Jodohmu mungkin belum keliahatan, tapi percaya nggak kalau kehadirannya sedang dipersiapkan secara matang oleh Tuhan?

Walaupun terlihat tegar, rasa iri pasti sedikit terselip di hatimu. Jangan bohong. Galau juga ‘kan kalau tahu-tahu adikmu menikah duluan? Tapi, nggak perlulah kalau sampai berlarut-larut. Yang harus kamu tahu, daun yang jatuh dari tangkainya saja Tuhan sudah atur, apalagi jodohmu. Dia pasti akan datang di waktu yang tepat.


5. Tapi, kamu pun harus bersiap ketika gunjingan dan cemoohan orang datang tanpa diundang

Banyaknya mitos yang tersebar di masyarakat mengenai hal ini membuat kamu yang dilangkahi sepertinya harus tahan banting dan tutup telinga rapat-rapat akan komentar orang yang mungkin akan terdengar kurang baik.
Nanti jodohnya lama, lho!’ 
‘Kamu kapan? Masa malah adiknya duluan!’
Di awal, mungkin masih susah bahkan sampai risih dengan omongan banyak orang. Tapi kamu harus yakin bahwa semua pasti berlalu. Cuek saja, toh yang menjalani hidup ini adalah kita, bukan mereka.

Jadi, jika memang adikmu ternyata lebih dulu melangkah ke pelaminan, ikutlah berbahagia! Dilangkahi bukanlah masalah besar, kamu hanya tinggal menunggu waktu. Jika sudah saatnya, jodohmu akan datang sendiri, tentunya melalui campur tangan Tuhan dan restu orang tua juga.
Top