Baru, Pria ini Tebas Kepala Ibu Sendiri, Padahal Begini Ngerinya Azab Anak yang Sakiti Orang Tua

Komentar

Sumber gambar facebook/yuni.rusmini

Naudzublillah mindzalik..

Hanya karena orang tua tidak bisa memberikan uang 500 ribu, tega lakukan hal keji.

Semoga pemuda ini segera bertaubat dan memohon banyak ampunan pada Allah, karena jelas sepedih ini azab bagi anak yang menyakiti orangtuanya...

Viral kasus pembunuhan seorang wanita di persawahan daerah kebumen ternyata dilakukan oleh seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya sendiri.

Dikutip dari wow.tribunnews.com tersebar video saat pelaku di wawancara, dalam video tersebut pelaku mengaku jika sama sekali tidak menyesal dan malah puas bisa membunuh ibunya sendiri.

Tak hanya itu, Sumudi (pelaku) juga tertawa yang membuat pewawancara terkejut hingga beristigfar.

Simak videonya:



Naudzubilah mindzalik, miris setelah melihat pengakuan pria ini.

Apa tidak ada sedikitpun dihatinya rasa takut bahkan tidak tega, seorang wanita yang sudah mengandungnya, melahirkannya, menyusui, merawat hingga besar dan mandiri.

Sebuah riwayat menceritkan sebuah kisah durhaka seorang pemuda kepada ibunya hingga azab pedih dari allah datang.

Kepala Terpisah Dari Tubuh Karena Dosa Mendurhakai Ibu

Dhuuaaarrrrr!” Suasana di sekitar jalan raya itu seketika menjadi gaduh.

Sebuah mobil tampak rusak setelah menabrak truk besar. Polisi tiba tak lama kemudian, warga setempat pun berusaha menyelamatkan pengendara mobil tersebut.

Di balik kaca, terlihat sesosok pemuda penuh luka. Ketika mereka berusaha mengeluarkannya dari mobil, tiba-tiba kepalanya terpisah dari tubuhnya. Mereka terkejut.

Polisi kemudian mencari identitasnya dan menghubungi keluarganya. Dari balik telepon, terdengar suara seorang wanita yang cukup tua.

Apakah ini rumah Fulan?” tanya polisi kepada wanita itu. Syaikh Mahmud Al Mishri yang menceritakan kisah ini dalam bukunya Sa’atan Sa’atan memang sengaja menyebut namanya dengan Fulan.

Iya, benar,” jawab wanita itu.

Di manakah dia sekarang?” polisi itu mengatur kata-katanya agar tidak mengejutkan pihak keluarga.

Dia tidak berada di rumah,” jawabnya.

Ibu ini hubungannya apa dengan Fulan?

Saya ibunya

Bu, sebenarnya kami dari kepolisian. Kami memberitahukan bahwa putra anda mengalami kecelakaan. Kami meminta Ibu datang ke kantor kami untuk mengurusnya” ungkap polisi tersebut.

Biarkan saja. Aku telah mendoakannya mati” Betapa terkejutnya polisi mendengar kalimat ini. Ibunya sendiri mendoakan buruk untuk anaknya. Polisi itu pun kemudian bertanya mengapa ia mendoakan anaknya sendiri seperti itu.

Ia pergi meninggalkanku dengan mencaci maki. Ia bahkan memukulku. Sebelumnya, sudah seringkali ia mengancamku. Seakan-akan aku ini bukan ibunya. Seolah-olah aku tidak pernah tidak tidur malam karena mengurusnya. Seolah-olah aku tidak pernah mengasuhnya. Seolah-olah aku tidak pernah membesarkannya. Maka akupun mendoakannya agar ia mati saja” ungkapnya dengan kesal.

Dari kisah diatas ibunya yang mendoakan, bagaimana jika ibunya meninggal karena kelakuan anaknya sendiri, Jika itu terjadi, azab pedih dari Allah siap menanti.

Karena itulah, jangan pernah mendurhakai orang tua. Terutama ibu yang telah mengandung dan melahirkan kita. Jangan pernah melukai hatinya. Jangan pernah membuatnya menangis dan menderita. karena ridho Allah ada pada ridho orang tua.
Top