Waspada! Marak Begal "Payừdara" di Jakarta, Kenali Seperti ini Modusnya

Komentar

foto via islampos.com

Marak pelecehan di jalan....korbannya kaum hawa..

Setelah terjadi pelecehan menyasar di Depok Jawa Barat beberapa waktu lalu, kali ini terulang dan terjadi di Jakarta. 

Dihimbau agar waspada dan kenali modusnya.

Memang saat ini banyak terjadi pelecehan. Dan terjadi di tempat umum. Apakah mereka yang melakukan itu sudah tak waras atau memang sudah menjadi hobi.!

Hingga orang-orang menyebutnya "BEGAL PELECEHAN".

Setelah beberapa waktu terjadi aksi pelecehan di Depok Jawa Barat 'meremas payừdara' kali ini terjadi lagi dan di Jakarta.

Mengutip islampos.com, kejadian tersebut baru terungkap setelah korban melapor ke polisi, Senin (12/2/2018).

“Korban melapor hari ini sekira jam 11.45 WIB. Datang ke Polsek Jatinegara bersama suaminya, ingin konsultasi dan diterima piket Reskrim. Kemudian diarahkan dan dibuatkan laporan polisi guna proses hukum lebih lanjut,” ucap Kapolsek Jatinegara, Komisaris Polisi Supadi, Senin (12/2/2018).

Peristiwa begal payừdara itu sebenarnya terjadi pada Selasa (6/2/2018) lalu. DK menjadi korban begal payừdaraa sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga : Terkuak Wanita Cantik Yang Mengalami Pelecehan di Rumah Sakit, Sempat Unggah Ini di Medsos

Namun kejadian kali ini agak berbeda dengan yang terjadi di Depok lalu, dalam kasus ini korban mengalami kekerasan fisik yakni dijatuhkan usai payừdaranya diremas.

“Korban disekap matanya dan diremas payừdaranya dari belakang. Karena korban berontak maka kepala korban ditekan ke aspal,” kata dia.

Kejadian tersebut terjadi ketika korban sedang menuju warung yang dekat dengan rumahnya. Tiba-tiba dari belakang, muncul seorang tak dikenal yang kemudian membekapnya.


foto via viva.co.id

Korban sempat berteriak minta tolong yang akhirnya memicu kehadiran para warga. Bahkan, warga berusaha mengejar pelaku, namun gagal. Pelaku kabur.

Baca Juga : MEMILUKAN, Pengakuan Bocah SD Cabuli Siswi SMP Di Surabaya Bikin Nangis

“Ketika korban berjalan menuju warung dekat rumahnya, tiba-tiba korban disekap dari belakang oleh seseorang yang diduga pelaku,” ucap dia lagi. 

Jadi, dihimbau agar selalu berhati-hati meski di tempat umum atau dijalan. Jangan sampai anda jadi korban pelecehan.
Top