Uang Panai Calon Pengantin Tumpukan Uang dan Perhiasan, Wanita ini Berikan Pesan Menyentuh

Komentar
Sumber gambar bogor.tribunnews.com
Terus Naik Uang "PANAI" Orang Bugis

Untuk meminang gadis pujaan yang harus dipersiapkan mempelai pria, Uang 150 Juta, Emas 35 Gram, 5 Cincin Emas, Mobil, Rumah.

Menikah pun tak cukup jika hanya bermodalkan cinta.

Pada masa Kerajaan Bone serta Gowadan Tallo, jika ada seorang laki-laki hendak meminang perempuan entah dari kalangan bangsawan maupun bukan, wajib menyerahkan uang panai’.

Jika tidak diserahkan, konsekuensinya adalah pinangan itu jelas ditolak.

Uang panai’ hanya diserahkan kepada perempuan dari suku Bugis, Makassar, dan Mandar.

Uang panai’ dimaksudkan sebagai penanda jika si laki-laki yang kelak akan menjadi suami akan mampu menafkahi istrinya.

Nah, sebaliknya, jika tidak mampu atau memiliki uang panai’, bagaimana mungkin kelak akan memberi nafkah.

Jika mampu memberi uang panai’ berarti siap secara lahir batin untuk membangun bahtera rumah tangga.

Menikah pun tak cukup jika hanya bermodalkan cinta.

Uang panai’ pada esensinya bukanlah uang untuk membeli calon istri.

Uang panai’ adalah uang belanja atau mahar atau uang untuk membiayai pesta yang akan digelar keluarga calon mempelai perempuan.

Namun, seiring dengan perubahan zaman, esensi uang panai’ mulai bergeser.

Awalnya adalah uang belanja, tapi kini bagi sebagian kalangan, uang panai’ menjadi simbol prestise dan gengsi.

Bahkan, ada oknum ambil untung.

Nominal uang panai’ mencitrakan, siapa yang memingang dan siapa yang dipinang.

Dikutip dari Tribun Timur, Baru-baru ini di akun Facebook, heboh seorang wanita mendapatkan uang panai Rp 150 juta, ditambah emas-emasan sebanyak 35 gram, mobil dan sebuah rumah.

Sumber gambar bogor.tribunnews.com

"Wow.. lagi dan Lagi Uang Panai ORANG BUGIS smakin tinggi.

150Juta Uang, Emas 35gram,cincin emas 5,MobiL, RuMaH

Kerja kras Ko burane

SUL-SEL

cepat" mako cika sebelum tambah naik," tulis akun Sukmawaty Syahrudin di Facebook.

Ia pun menyertakan foto seorang wanita sedang berpose dengan uang panainya tersebut.

Rupanya hal itu membuat beberapa wanita asal Bugis lainnya merasa miris.

Ia mengajak para wanita Bugis untuk tidak menilai dirinya hanya dengan nominal uang.

Hal itu diungkapkan oleh akun Facebook Andi Mariattang, seorang ibu rumah tangga asal Bugis yang kini tinggal di Bogor.

BACA JUGA Istri Tak Diperhatikan Sering Pulang Larut Malam, Istri Lakukan ini Pada 'Burung' Suami


Ia pun mengajak para wanita Bugis untuk melupakan uang panai dan membuktikan kalau wanita Bugis bisa jadi istri hebat dan Sholehah yang tidak bisa dinilai dengan uang.

Sumber gambar bogor.tribunnews.com

"Perempuan bugis adalah perempuan bermartabat. Jgn dinilai dgn sedikit banyakx uang panai

Saya perempuan bugis, 

Ayoo, perempuan bugis

Lupakan uang panai

Buktikan dirimu sbg perempuan 

yang bermartabat dan layak menjadi istri yang hebat dan sholehah," tulisnya.
Top