Senakal Apapun Anak Saat Dimasjid, Jangan Pernah Marahi, Ini Alasan Kuat dari Rasulullah

Komentar

foto diolah wajibbaca.com via tipsummualiyah.com

Jangan marahi anak yang nakal dimasjid....

Kalau bisa ikuti tips dari Rasul untuk mengatasi anak ribut di masjid...

Sering jengkel dan bikin emosi disaat beribadah di masjid tiba-tiba ada anak ribut, hingga membuat ibadah jadi tak konsen. Jangan langsung dimarahi, lakukan tips dari Rasulullah ini saja.

Memang seringkali kita yang dewasa merasa terganggu dengan kehadiran anak-anak di masjid.

Pasalnya, anak yang masih tengah menjalani fase bermain dalam kehidupannya biasanya akan asyik sendiri......

Jadi, jika membawa anak ke masjid anak biasanya pasti membuat kehebohan karena mereka ribut sendiri.

Kalau sudah begitu stop marahi anak, sebab ini bahayanya dan ikuti saja tips dari Rasulullah ini saja untuk mengatasinya sebagaimana dikutip islampos.com

Inilah hal yang salah! Mengapa? Sebab, Rasulullah tidak melakukan demikian.

Baca Juga : Anak Usil Jangan Dimarahi Ya Bun, Bisa Jadi Kecerdasan Anak Di Atas Rata-Rata

Bahkan Rasulullah tidak pernah memarahi anak-anak yang ribut di masjid. Bahkan, beliau melakukan hal yang membuat hati anak-anak tenang.

Seperti halnya, menggendong anak ketika shalat atau pun khutbah, mempercepat shalat ketika mendengar anak yang menangis, dan masih banyak lagi hal baik lainnya.

Abdullah Bin Buraidah meriwayatkan dari ayahandanya, Rasulullah sedang berkhutbah -di mimbar masjid- lalu -kedua cucunya- Hasan dan Husein datang -bermain-main ke masjid- dengan menggunakan kemeja kembar merah dan berjalan dengan sempoyongan jatuh bangun- karena memang masih bayi-, lalu Rasulullah turun dari mimbar masjid dan mengambil kedua cucunya itu dan membawanya naik ke mimbar kembali,

Lalu Rasulullah berkata, “Maha Benar Allah, bahwa harta dan anak-anak itu adalah fitnah, kalau sudah melihat kedua cucuku ini aku tidak bisa sabar.” Lalu Rasulullah kembali melanjutkan khutbahnya. (HR. Abu Daud)

Dalam hadis lain diceritakan, bahwa Rasulullah shalat, dan bila beliau sujud maka Hasan dan Husein bermain dengan menaiki belakang Rasulullah.

Lalu, jika ada sahabat-sahabat yang ingin melarang Hasan-Husein maka Rasulullah memberi isyarat untuk membiarkannya, dan apabila setelah selesai shalat Rasulullah memangku kedua cucunya itu. (HR. Ibnu Khuzaimah)


foto via algoruk.blogspot.com

Pada hadis lain diriwayatkan bahwa Nabi memendekkan bacaannya pada saat shalat Subuh (dimana biasanya selalu panjang), lalu sahabat bertanya, “Ya Rasulullah kenapa shalatnya singkat, tidak seperti biasanya?” Rasulullah menjawab, “Aku mendengar suara tangis bayi, kukira ibunya ikut shalat berjamaah bersama kita, aku kasihan dengan ibunya,” (HR. Ahmad).

Tak ada satu pun tindakan Rasulullah yang menunjukkan bahwa beliau memarahi anak-anak di masjid. Lantas, atas hak apa kita memarahi anak-anak di masjid?

Baca Juga : Tak Perlu Sampai Dimarahi Atau Sampai Lakukan ini, Gunakan Tips ini Saja Untuk Membuat Anak Jadi Disiplin

Kita sebagai seorang dewasa, dituntut untuk lebih cerdas dalam memahami dan menyelesaikan masalah anak-anak. Jangan biarkan karena kita merasa terganggu, membuat anak-anak takut karena dimarahi. Lakukanlah cara seperti apa yang diajarkan oleh Rasulullah.

Anak itu merupakan generasi penerus. Jika tidak dibiasakan sejak kecil ke masjid, maka siapa yang akan meneruskan perjalanan kaum muslimin yang memakmurkan masjid?

Jika kita marahi, boleh jadi anak mengalami trauma dan enggan kembali ke masjid. Wallahu ‘alam.

Selain itu, kalau si kecil sudah susah diaturnya ketika di majid dan selalu membuat keributan lakukan beberapa tips ini untuk mengatasinya sebagaimana dikutip syaamil.com


foto via youtube.com

1. Hindari pemaksaan kepada anak agar mau diajak ke masjid. 

2. Saat mengambil posisi barisan shalat atau shaf, ambilah posisi paling belakang 

3. Bagi orangtua yang memiliki anak di atas usia 3 tahun, manfaatkan kemampuan nalar dan bicaranya saat menuturkan sebuah pengertian

4. Jangan pernah memerintahkan kepada anak untuk pulang saat membuat kegaduhan di dalam masjid

5. Sejak dari rumah, jangan lupa untuk menyiapkan perbekalan makanan dan buku bacaan

6. Orangtua supaya terus menerus mengawasi aktifitas si buah hati. Jangan membiarkan anak kita bermain begitu saja

Itulah, 6 Tips Agar Anak Bisa Tenang di Masjid. Mudah-mudahan informasi kali ini bisa memberikan solusi bagi para orangtua yang rajin membawa sang buah hati ke masjid untuk shalat berjamaah.
Top