Moral Generasi Muda Makin Bejat, Ada Apa dengan Bangsa Kita ini?

Komentar

Foto diolah via wajibbaca.com dari berbagai sumber

Sedih bacanya..., miris lihatnya....., jengkel rasanya......

Maraknya kenakalan dikalangan remaja, yang sering terjadi dan baru-baru ini viral dimedia sosial, satu anak perempuan dilecêhkan ramai-ramai, bahkan lebih parahnya ada orang yang lebih tua juga ikut-ikutan, sebenarnya apa yang terjadi dengan bangsa kita ini? apakah ini tandanya semakin dekat dengan hari akhir?

Generasi muda adalah penerus sekaligus pemimpin masa depan bangsa kita. Namun apa yang terjadi pada generasi muda Indonesia saat ini sangat memprihatinkan.

Kerusakan moral terjadi dimana-mana, bahkan menjalar ke seluruh lapisan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.

Baca juga : Emak ini Sindir Arisan Sosialita yang Glamour, Caranya Halus Tapi Mak Jleb Banget

Maraknya kenakalan di kalangan remaja, tawuran, konsumsi narkoba, pergaulan bebas, dan penyimpangan sêksûal menjadi bukti bahwa perilaku remaja saat ini tidak sesuai lagi dengan kepribadian bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan bangsa kita?


Akhir-akhir ini kerusakan moral remaja makin meluas. Namun sejatinya kerusakan moral remaja sudah terjadi sejak dulu.

Banyak sekali uraian para pakar agama dan pendidikan yang mengupas dan membahas tentang kerusakan moral remaja di indonesia khususnya.

Kenakalan remaja seperti jalan yang tak akan pernah ada putusnya. Berhenti yang satu , lalu muncul lagi jenis kenakalan remaja terbaru.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, disaat semua teknologi semakin canggih dan banyak sekali kemudahan yang di dapat seolah membuka celah bagi remaja untuk berbuat negative.

Belum lagi gaya hidup yang serba modern dengan pengaruh budaya barat yang tidak sesuai dengan budaya indonesia membuat remaja di indonesia semakin banyak yang berbuat negative yang tentunya meresahkan berbagai lapisan masyarakat.

Runtuhnya nilai agama, etika serta moral pada bangsa tentunya membuat kita miris. Bagaimana tidak, masa depan yang seharusnya bergantung di pundak-punak remaja generasi bangsa justru sekarang ini tidak tahu harus digantungkan kepada siapa lagi.

Ya , semua itu tidak lain karena moral bangsa yang sudah tidak sesuai dengan moral bangsa indonesia dan ajaran agama.

Di semua agama tentunya mengajarkan hal-hal yang baik, namun karena kurangnya pengetahuan mereka tentang ilmu agama membuat mereka bertindak seenaknya sendiri tanpa adanya panutan dan tuntunan.

Etika adalah perbuatan baik dan buruk manusian berdasarkan akal pikiran manusia itu sendiri. Moral adalah ilmu tentang kebiasaan baik buruknya manusia yang berdasarkan tradisi masyarakat.

Akhlak adalah perilaku manusia yang di dasari oleh kesadaran berbuat baik yang didorong keinginan hati dan selaras dengan pertimbangan akal.

Persamaan etika moral dan akhlak adalah sama-sama membahas tingkah laku manusia baik dan buruk.

Baca juga : Mengungkap Rahasia Slip Pembayaran Token Listrik yang Semunya Belum Tau Hal ini

Kondisi remaja di indonesia saat ini dapat digambarkan sebagai berikut :

1.  Pernikahan usia remaja
2.  S3x pra nikah dan kehamilan tidak dinginkan
3.  Aborsi 2,4 jt : 700-800 ribu adalah remaja
4.  Mmr 343/100.000 (17.000/th, 1417/bln, 47/hr perempuan meninggal) karena komplikasi kehamilan             dan persalinan
5.  Hiv/aids: 1283 kasus, diperkirakan 52.000 terinfeksi (fenomena gunung es), 70% remaja
6.  Miras dan narkoba.

Tentunya sangat miris ketika melihat semua kondisi remaja saat ini. Remaja yang seharusnya menjadi tonggak kelanjutan bangsa indonesia justru menjadi perusak moral bangsa indonesia itu sendiri.

Moral dan etika sebagai tolak ukur cirri khas sebuah bangsa , mulai luntur karena pengaruh budaya dari barat. 

Di dalam agama islam sudah jelas beberapa hadist serta firman allah swt yang mengatakan tentang baik dan buruknya akhlak seorang manusia. 

Berdasarkan penetuan atau standar ukuran baik dan buruk yang di gunakannya.

“aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.”(hadits riwayat ahmad)

Secara umum dapat dikatakan bahwa akhlak yang baik pada dasarnya adalah akumulasi dari aqidah dan syari’at yang bersatu secara utuh dalam diri seseorang.

Apabila aqidah telah mendorong pelaksanaan syari’at akan lahir akhlak yang baik, atau dengan kata lain akhlak merupakan perilaku yang tampak apabila syari’at islam telah dilaksanakan berdasarkan aqidah.

Allah swt berfirman
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung (q.s al-qalam:4).

Allah berfirman
77. Dan carilah pada apa yang telah di anugerahkan allah kepada mu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan jangan lah kamu melupkan bahagiaanmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (q.s al-qashash:77).

Sudah jelas tertera di al-quran bahwa , kita harus mempunyai budi pekerti yang agung agar kita terhindar dari perlaku yang buruk.

Tak hanya kejadian yang baru-baru ini viral di medsos. Berikut beberapa potret “Miris” yang memperlihatkan fenomena kerusakan remaja Indonesia.

Bocah SMP unggah foto bercivman dengan pacarnya



Seorang bocah SMP terlihat sudah berani berciuman dengan pacarnya. Tak tanggung-tanggung, seakan tak punya rasa malu ataupun risih, ia mengunggah foto ciuman tersebut dalam akun Facebooknya bernama Rahmat Alaakacut.

Pelajar SMA dugem "joget panas" di dalam kelas



Beberapa hari yang lalu, beredar sebuah video "pelajar SMA dugem di kelas" yang diunggah oleh akun Sheny Dewabrata. Dalam video yang diunggahnya pada Kamis (7/4/2016), mempertontonkan sekumpulan pelajar SMA yang masih berseragam Pramuka berjoget 'panas' cowok dan cewek.

Video yang diunggah Sheny itu pun membuat banyak pengguna media sosial miris melihatnya.

"Apa ini yang disebut cikal bakal penerus generasi bangsa? Ada ada saja kelakuan anak SMA jaman sekarang, kelas kosong bukan di manfaatin buat belajar yang bener, malah belajar goyang hot duet begitu," ujar Sheny sembari mengunggah video tersebut.

Baca juga : Diminta Gambar Sabun, Bocah SD ini Malah Berikan Pesan Mengerikan Sekaligus Menggelitik.

Berikut beberapa foto lain kelakuan ABG di Indonesia



Potret remaja zaman sekarang.



Bocah SD ngerokok dan melakukan aksi mesum (itu ngapain si cewek jongkok di bawah kaki cowoknya? Hmm..)

Siswa SMA di Lombok pesta miras



Itulah yang banyak terjadi di jaman ini, miris sekali melihatnya anak muda jaman sekarang.

Bisa kita bayangkan jika semua remaja di indonesia memegang teguh ajaran agama , pasti mereka tidak akan bertindak negative sekalipun mereka sedang tertimpa masalah ataupun yang lain.

Agama sebagai pedoman hidup manusia di dunia mempunyai peranan penting bagi remaja khususnya agar semua tindak-tanduk dan perilaku nya berdasarkan dengan syariat serta moral bangsa.

Baca juga : Ratu YouTube Berulah, Hina dan Sepelekan Gaji PNS, Netizen Geram Bongkar Kedok Aslinya

Lalu bagaimana caranya melakukan pencegahakan terhadap kenakalan remaja :
  1. Meningkatkan penanaman ilmu agama sebagai pegangan hidup.
  2. Meningkatkan pengawasan orang tua terhadap anak, dan memberikan perhatian kepada anak agar anak tidak lagi melampiaskan terhada hal-hal yang negative ketika mereka tertimpa masalah.
  3. Orang tua sebagai pengajar mereka sehari-hari harus memberikan contoh suri tauladan yang baik terhadap anaknya.
  4. Melakukan pembinaan moral yang bisa dilakukan di lingkungan keluarga , sekolah dan masyarakat
  5. Menghindarkan diri dengan budaya materialistis , hedonistis dan sekularistis
  6. Peran pemerintah harus kuar dalam melakukan pembinaan terhadap remaja , dengan cara memberikan pembinaan-pembinaan terhadap remaja agar mereka punya kesibukkan yang membuat mereka terhindra dari perilaku nakal.
  7. Melakukan refreshing ketika sedang stress bisa membuat remaja tidak melampiaskan diri terhadap hal-hal yang negative
  8. Untuk meghindari salah pergaulan, kita harus pandai memilah dan memilih teman dekat. Karena pergaulan akan sangat berpengaruh terhadap etika, moral, dan perilaku seseorang.
  9. Memperluas wawasan dan pengetahuan akan sangat berguna untuk menyaring pengaruh buruk dari lingkungan, misalnya kebiasaan merokok. Orang-orang menganggap bahwa merokok meningkatkan kepercayaan diri dalam pergaulan. Padahal jika dilihat dari sisi kesehatan, merokok dapat menyebabkan banyak penyakit, baik pada perokok aktif maupun pasif. Sehingga kebiasaan ini tidak hanya akan mempengaruhi dirinya sendiri, melainkan juga orang-orang di sekelilingnya.
Oleh karena itu dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari masing-masing remaja untuk dapat mengubah dan memperbaiki prilaku dan moralnya. 

Karena dengan kesadaran dari diri kita sendiri, maka prilaku kita dapat diperbaiki tanpa ada paksaan dari pihak manapun. 

Sehingga hasilnya pasti akan lebih memuaskan dan insyaallah nasib bangsa indonesia ke depan pasti akan lebih makmur dan sejahtera karena dipimpin oleh orang-orang yang memiliki kepribadian dan moral yang baik.
Top