Meski Jelek, Bibir Dower, Wajah tak Beraturan, Jika Mengamalkan ini akan Disetarakan dengan Rasulullah

Komentar

Foto via ayatdakwah.com

Rahasia jika ingin menjadi laki-laki yang disetarakan seperti Nabi

Siapa yang tidak ingin disetarakan dengan Nabi dalam Al-Qur'an khususnya bagi kaum lelaki, meski kaki yang besar, bibir tebal dan lebar, tidak ada wajah tampan dan juga aura yang menarik, tetapi ada rahasia yang membuat semua kejelekan ini akan merubah jadi tampak menarik dengan mengamalkan rahasia ini.

Laki-laki ini disetarakan seperti Nabi didalam Al Quran walaupun para ulama sepakat jika ia bukanlah Nabi.

Baca juga : Bukan di Pertama Hari Lahir ke Dunia, ini Waktu yang Pas Beri Nama Bayi Menurut Hadist

Ia cuma insan biasa yang berkulit hitam, kaki besar dan juga bibir yang tebal. Persis seperti yang dikatakan oleh Amr bin Qais.

Tidak ada satupun dari bagian tubuhnya yang bisa membuat orang terkesan, baik tinggi badan atau kulit yang putih.

Ia juga bukanlah dari seorang yang lahir dari keluarga terhormat, berpangkat ataupun berharta. Justru ia merupakan seorang penggembala di masanya dahulu. Tak ada rasa malu sedikit pun atas apa yang dijalaninya.

Namun ketahuilah, bahwa namanya abadi dalam Al Quran. Memiliki pemahaman, akal serta perkataan yang benar, membuatnya dijuluki sebagai pemilik hikmah.

Hampir penuh sesak majelis yang ia pimpin. Mereka semua hanya ingin mendengarkan nasehat dari seorang yang penuh dengan keberkahan.

Meski telah lama tutup usia, namun namanya serta ajaran hikmahnya selalu tersampaikan lewat rangkaian bait hikmahnya dalam Al Quran.

Siapakah ia? Apa rahasianya sehingga kesan yang ia tampilkan begitu memukau? Amalan apakah yang dilakukannya sehingga banyak yang beranggapan bahwa ia adalah seorang Nabi?

Baca juga : Buat Apa Rajin Ibadah, Sedekah Dan Pandai Ngaji, Kalau Hidup Miskin?

Dalam riwayat Amr bin Qais, laki-laki ini pun sedang berada dalam suatu majelis yang penuh sesak. Kemudian datanglah seseorang dan bertanya kepadanya, “Bukankah engkau yang pernah menggembala domba bersamaku di tempat ini dan itu?”

Dengan santai, laki-laki tersebut menjawab, “Benar.”

“Lalu apa rahasia yang engkau lakukan sehingga keadaanmu sedemikian rupa (dihormati dan didengarkan ucapannya)?”

Laki-laki itu pun membeberkan rahasianya, “Berkata benar atau diam terhadap suatu yang tidak memiliki manfaat.”

Dalam riwayat lain, Ibnu katsir mengungkapkan bahwa laki-laki pemilik hikmah ini adalah seorang yang pendiam.

Ia suka merenung namun berpikiran tajam. Ia juga sedikit bicara dan tidak pernah tidur di siang hari.

Lalu tak ada seorang pun yang melihat ia membuang ludah, buang air, mandi dan menyia-nyiakan waktu. Dan terakhir ia tidak pernah tertawa terbahak-bahak.

Baca juga : Kebanyakan Terjadi, Bolehkah Perempuan Menjadi Saksi Dalam Pernikahan?

Siapakah ia sehingga dengan amalan tersebut, Allah tempatkan ia dalam Al Quran? Ternyata ia tak lain adalah Luqman yang dijuluki Al hakim dan tercatat sebagai nama surat ke 31 dalam Al Quran.

Wallahu A’lam

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari tulisan ini dan dapat meniru kebaikan yang ada di dalamnya.
Top