Mengidap Penyakit Kulit Langka, Perjuangan Bayi 1 Tahun ini Bikin Terharu

Komentar

foto via kumparan.com

Awalnya cuma gatal-gatal, siapa yang menyangka itu penyakit ganas....

Masih kecil, Waqi sudah mengidap penyakit langka dan perjuangannya melawan penyakitnya bikin orangtua mananapun akan titihkan air mata.

Bagaimana tidak, setiap hari harus merasakan kesakitan pada kulitnya.

Bayi ini hanya bisa menangis dan menggaruk-garuk kulitnya yang terasa perih dan sakit.

Kulitnya yang melepuh berisi air menimbulkan rasa gatal yang seringkali tak bisa ia tahan. Sebab, sejak berusia 7 bulan, bayi malang ini terkena penyakit kulit langka, Pemfigoid bulosa.

"Dia sering enggak tahan, gatal kemudian tangan dan kakinya digaruk, kadang kepala juga. Kadang Waqi menggaruk sampai berdarah. Kalau lihat, saya rasanya sudah enggak kuat. Ingin nangis gulling-guling gitu," ujar Eti, ibunda Waqi, Jumat (9/2).

Satu kali dalam seminggu, Eti harus mengantar Waqi ke RSCM untuk mengontrol kondisinya.
Karena rumahnya cukup jauh, di Kelurahan Harjasari, Bogor Selatan, Eti harus bangun pagi-pagi sekali untuk memandikan Waqi sebelum berangkat sebagaimana dikutip kumparan.com

"Saya sangat kasihan melihat Waqi waktu memandikannya. Dia sering berteriak kesakitan, perih, luka bekas garukannya terkena air atau sabun," kata Eti.

Baca Juga : Diberi Susu Kental Manis, Bayi ini Malah Alami Gizi Buruk Hingga Kulitnya Terkelupas

Perjalannya dari rumah menuju Jakarta menjadi sebuah perkara tersendiri bagi Eti dan Waqi. Sebab, jarak yang cukup jauh membuatnya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 500 ribu untuk menyewa transportasi online meski terkadang, jika sedang tidak ada uang, merekka memilih menumpang.

Sedangkan, untuk biaya pengobatan Waqi, hingga saat ini masih belum bisa diprediksi karena penyakit langka yang diderita masih terus dipantau perkembangannya.

"Dokter juga bilang, kesembuhannya tidak bisa dipastikan. Harus dipantau terus, masalahnya tergantung obat yang diberikan. Seperti hari ini, kami harusnya ke dokter mata, karena obat yang diberikan mengandung steroid,"  keluhnya.


foto via youtube.com

Tiba-tiba, tangis Waqi pecah, tubuhnya bergetar menahan rasa gatal.

Eti dengan sigap menenangkan buah hatinya tersebut, sambil sesekali meminta bantuan anaknya yang sudah remaja untuk mengajak Waqi berkeliling RSCM, sekadar melupakan rasa gatalnya.

Baca Juga : Masih Bayi, Adam Fabumi Meninggal Karena Mengidap 13 Penyakit Berbahaya

Sebenarnya, menurut Eti, Waqi sudah ingin belajar berjalan. Namun, rasa perih yang melanda sekujur tubuhnya, membuat Waqi kesulitan dan selalu merasa sakit setiap berdiri.

"Kasihan dia. Tadi sebelum ke sini, dia garuk badannya sampai berdarah, harus ganti baju lagi. Di dalam mulutnya juga melepuh, kadang waktu makan, mulutnya keluar darah juga," ungkap Eti iba.

SIMAK VIDEO BERIKUT :

Top