Makanan Peningkat IQ Bayi Yang Harus Dimakan Bunda Saat Hamil

Komentar

Sumber gambar al-sharq.com

KECERDASAN ANAK TERGANTUNG APA YANG DIKUNSUMSI BUNDA

Ada beberapa faktor yang bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan agar bisa lahir sehat dan juga cerdas. 

Salah satu faktor tersebut adalah faktor asupan makanan yang dikonsumsi sang ibu demi jabang bayi.

Melahirkan anak cerdas adalah kebanggan tersendiri bagi seorang ibu.

Mengetahui bahwa anak yang dikandungnya 9 bulan menjadi anak yang pintar dan bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya adalah suatu karunia yang luar biasa.

Mungkin, kita berpendapat bahwa kecerdasan ini adalah sekadar anugrah yang sudah diberikan Tuhan.

Makanan Ibu Hamil Agar Anak Cerdas

Ya! Setiap ibu pasti mendambakan hal ini. Tahukah Ibu, jika setiap Ibu mampu melahirkan anak cerdas? Ada beberapa faktor yang bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan agar bisa lahir sehat dan juga cerdas.

Salah satu faktor tersebut adalah faktor asupan makanan yang dikonsumsi sang ibu demi jabang bayi.

Beberapa makanan ibu hamil agar anak cerdas yang wajib dikonsumsi adalah sebagai berikut.

1. Makanan omega 3

Makanan apapun yang kaya akan lemak omega 3 dapat membantu produksi neuron. Neuron adalah saraf yang menghubungkan otak dengan bagian tubuh lainnya, serta memudahkan transfer pesan melalui impuls listrik.

Jika Anda sedang hamil, pastikan konsumsi setidaknya 300 miligram omega 3 DHA setiap hari, terutama pada trimester ketiga saat pertumbuhan otak bayi mencapai puncaknya, meningkatkan IQ-nya. Asam lemak omega berlimpah pada makanan seperti telur, tahu, biji rami, berbagai jenis kacang, bayam, sayuran berdaun, dan daging merah.

2. Buah dan sayuran

Buah dan sayuran mengandung berbagai vitamin penting, seperti A, B, C, K, dan banyak antioksidan yang berfungsi menghilangkan radikal bebas berbahaya dari tubuh. Radikal bebas yang tinggal di dalam tubuh seorang wanita hamil dapat menyebabkan kerusakan otak bayi yang serius.

Beberapa buah dan sayuran yang kaya antioksidan adalah sayuran berdaun, tomat, pepaya, blackberry, blueberry, jeruk, dan kangkung. Atau Anda juga bisa mengonsumsi kopi.

Selain itu, pertimbangkan untuk makan buah dan sayuran organik. Paling tidak Anda memastikan bahwa makanan ini bebas dari bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan otak, tidak meningkatkan IQ, dan masalah perkembangan janin lainnya.

BACA JUGA Terenyuh, Lihat Kondisi Dede Rahman Setiap 5 Menit Merintih Kesakitan Akibat Penyakit Ini...


3. Protein

Protein berfungsi untuk mempromosikan pengembangan sel baru dan menyeimbangkan berbagai hormon yang sangat penting bagi wanita hamil. Asam amino dalam protein adalah blok bangunan sel dalam tubuh, sehingga berfungsi untuk membangun tubuh bayi, termasuk otaknya.

Wanita hamil diharapkan untuk meningkatkan asupan protein mereka setidaknya 10 gram di atas jumlah normal, terutama selama trimester kedua dan ketiga. Asupan protein yang ideal untuk wanita hamil sangat bervariasi, mulai dari 40 sampai dengan 70 gram, tergantung berat badan masing-masing individunya.

Makanan yang kaya protein bisa Anda temukan pada keju, yogurt, putih telur, kacang-kacangan, daging sapi tanpa lemak, dan protein whey. Sudah cukupkah asupan protein Anda?

4. Makanan kaya zat besi

Zat besi juga sangat penting ketika Anda hamil, karena berfungsi untuk mentransfer oksigen ke seluruh tubuh dan mencapai bayi. Faktanya, sebagian besar wanita telah kekurangan zat besi dalam darah, menyulitkan oksigen untuk mencapai otak, menghambat pertumbuhan bayi yang sehat dan mempengaruhi IQ-nya.

Beberapa makanan yang kaya akan zat besi adalah daging sapi tanpa lemak, kacang polong, kacang-kacangan, sereal, tahu, hati, buah kering, biji-bijian, dan telur. Serat besi, pil, dan suplemen juga bisa disertakan bersama makanan untuk memenuhi kebutuhan Anda.

5. Vitamin D

Vitamin D adalah komponen penting untuk tulang yang lebih kuat dan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Selama masa hamil, seorang wanita diwajibkan memiliki ratusan unit vitamin D, baik untuk dirinya sendiri maupun si bayi.

Vitamin D akan memastikan kekuatan tulang dan perkembangan otak bayi, sementara energinya masih ditopang oleh ibu selama 9 bulan. Tentu saja, sinar matahari masih menjadi sumber vitamin D terbesar dan wanita hamil disarankan untuk berjalan atau berdiri di bawah sinar matahari pagi atau sore hari.

Selain sinar matahari, sumber vitamin D bisa Anda temukan pada jus jeruk, telur, salmon, ikan berlemak, susu, dan sereal. Semua makanan tersebut dapat menjaga pertumbuhan bayi selama berada di dalam rahim, baik secara fisik, maupun mental.
Top