Dicibir Warganet, Anaknya Disumpahi Diperk0sa Ramai-Ramai, Begini Tanggapan Denada

Komentar

Foto via instagram @denadaindonesia dari theasianparents,com

Pantaskah tindakan netizen seperti ini?

Do'a itu kan akan kembali pada diri sendiri, maka jika anda mendoakan buruk pada orang, akan kembali kepada anda sendiri, maka kalau doakan orang itu yang baik-baik saja karena doa itu akan kembali pada kita. lalu bagaimana dengan doa netizen ini?bagaimana menurut anda? 

Ada warganet yang menuliskan komentar tidak pantas, bahkan anak disumpahi diperk0sa ramai-ramai, begini rekasi Denada.

Baca juga : Sempat Ditaruh di Lapas Khusus Dewasa, Kini Dua Bocah Pembuh Driver Go Car Jalani Sidang

Apa yang Bunda lakukan jika ada orang yang mendoakan kejadian buruk menimpa anak? Marah, atau luapan emosi lainnya? Mendapatkan komentar warganet yang menyumpahi anaknya diperk0sa,  Denada pun geram.

Naluri seorang ibu tentu saja ingin selalu melindungi anaknya. Di setiap helaan napasnya, selalu teriring doa agar tidak ada hal yang buruk menimpa dirinya.

Tidak mengherankan jika saat ada orang yang berusaha menyakiti anaknya, memberikan komentar buruk, orangtua khususnya ibu menjadi orang pertama yang akan terluka. Hal inilah yang tengah dirasakan oleh Denada Tambunan.

Kemarin (11/2/2018), perempuan yang kini juga berprofesi sebagai DJ baru saja murka lantaran membaca komentar salah satu warganet dalam akun Instagramnya yang menuliskan kalimat yang tidak pantas.

Lantaran melihat foto Denada yang dianggap vulgar karena mengenakan pakaian yang menonjolkan lekuk tubuhnya, sebuah akun dengan nama perempuan memberikan komentar. Parahnya, komentar tersebut tidak saja berlebihkan, namun juga berisi sumpah serapah untuk anaknya, Shakira Aurum.


Foto via intagram @denadaindonesia

“Betina a***** gak punya moral. Follower situ banyak anak2 yg masih labil. dasar janda lak*** semoga karma secepatnya datang buat anak perempuan kamu ya diperk0sa tu rame2 amin amin yra,” tulis @leza_zulkifly 

Baca juga :Peringatan Bagi Ibu yang Ketergantungan Pampers Untuk Anak, Nyawa Anak ini Diambang Batas

Membaca komentar di atas, sontak saja Denada memberikan reaksi yang ia tulis dalam akun Instagramnya:

Respon yang diberikan Denada ini pun akhirnya mengundang komentar warganet yang lain. Rata-rata mendukung agar perempuan 39 tahun ini untuk segera mengusut warganet yang memberikan komentar tersebut. Bahkan melaporkannya ke pihak yang berwajib.

A post shared by Denada Tambunan #KING (@denadaindonesia) on

Begini balasan denada pada warganet yang mencibir dirinya :

"@leza_zulkifly , kamu udah yakin dengan apa yg jadi statement kamu buat saya dan anak saya?
Kamu mau menguji saya? Ok. Saya akan selesaikan ini. Dengan cara saya.
You just pushed the wrong button. Kamu baru aja usik naluri saya sebagai seorang IBU.
Sekarang, mau kamu yg hubungi saya? Atau saya yang cari kamu. SAMPAI DAPET.

Saya ber-sosmed selalu realistis. Buat saya, saya sama sekali ga perduli akan komen2 ga penting yang ditujukan buat saya. I dont give a fvck. Not even the slightest.
Tapi komen kamu itu PENTING SEKALI. Saya kayak lagi berhadapan sama orang bersenjata tajam yang akan berbuat jahat terhadap saya dan anak saya. Pilihan saya cuma 1: SAYA LAWAN. Saya akan jaga anak saya, walaupun nyawa taruhannya buat saya."


Baca juga : Megap-Megap Dalam Kantung Plastik, Balita ini Dihukum Ibunya Untuk Alasan Kedisiplinan

Tindakan cyber bullying

Di era digital seperti sekarang, dengan banyaknya media sosial yang bisa dimanfaatkan memang memudahkan semua orang untuk berbagi.

Termasuk mengungkapkan pendapatnya. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak menggunakan sosial media dengan bijak. Termasuk adanya perilaku menindas dari internet trolls.

Seperti yang dikutip dalam Tirto, trolls melakukan tindakan seperti menghina, membuat lelucon, melakukan pelecehan. Beberapa merekam dirinya sendiri dan berkomentar sangat kasar. Tindakan ini jelas masuk dalam kategori cyber bullying yang perlu ditindaklanjuti.

Mantan istri Jerry Aurum ini pun akhirnya melaporkan dan meminta bantuan pengacara Minola Sebayang untuk menindaklanjuti kasus ini.

Jika Bunda mengalami hal serupa dengan Denada, anak dihina dan disumpahi dengan sesuatu yang buruk, bagaimana reaksi Bunda?
Top