"Bibir dan Kuku Sudah Mulai Membiru" Bocah yang Terasa Ajal Mulai Mendekat ini Punya Hajat yang Memilukan

Komentar

Sumber gambar dream.co.id

Sebagai permintaan terakhir, Mohd Fikri atau lebih akrab dengan panggilan Acan memutuskan untuk memenuhi hajat terakhirnya.

Salah satu permintaan terakhir bocah ini

Di antara baris kalimat dalam surat itu berbunyi, " …dengan ini warisnya memilih beliau (Fikri) untuk meninggal dunia di rumah."

Membahagiakan dan membalas jasa kedua orangtua merupakan satu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap anak.

Meski orang tua tidak pernah bertanya, namun seorang anak harus menghargai semua pengorbanan yang mereka telah lakukan selama ini.

Hal itulah yang ingin dilakukan seorang anak dari Malaysia yang memiliki penyakit jantung kronis.

Dia tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat mimpinya merayakan ulang tahun ibunya akhirnya tercapai.

Kisah Mohd. Fikri Hakim Jaudin yang sangat menyentuh itu diungkapkan oleh pengguna akun Facebook yang dikenal sebagai Natipah Abu.

Isi Surat yang Memilukan

Putra kedua dari tiga bersaudara itu sebenarnya sudah lama ingin berniat untuk membalas jasa ibunya yang banyak berkorban selama ini.

Namun, ini mungkin terakhir kalinya Mohd Fikri bisa merasakan suasana gembira bersama-sama dengan semua keluarganya.

Sebelumnya, keluarga terpaksa menyembunyikan surat dari rumah sakit yang berisi tentang kondisi Mohd Fikri.

Di antara baris kalimat dalam surat itu berbunyi, " …dengan ini warisnya memilih beliau (Fikri) untuk meninggal dunia di rumah." seperti yang dikutip dari dream.co.id

Namun, ternyata Mohd Fikri sudah lama mengetahui tentang isi surat itu. Hanya saja dia tidak mau membahas masalah itu karena tidak ingin merusak suasana.

BACA JUGA "Beri Minum Perasan Anggur" Sedih Baca Kisah Ibu Ini Pengalaman Anak Sakit Kuning Diobati Sembarangan

Merayakan Ulang Tahun Ibunda

Sebagai permintaan terakhir, Mohd Fikri atau lebih akrab dengan panggilan Acan memutuskan untuk memenuhi hajat terakhirnya.

Dia ingin merayakan hari ulang tahun ibunya, walaupun tanggal sebenarnya adalah pada awal Januari lalu.

Perayaan kecil-kecilan di kamar Mohd. Fikri dirawat itu turut dihadiri semua anggota keluarga dan kenalan dekat dengan senyuman terindah untuk anak itu.

Akan tetapi, hanya Tuhan saja yang mengetahui betapa mereka berusaha keras membendung kesedihan di dalam hati masing-masing.

Kondisi Makin Memburuk

Status yang diunggah Natipah itu juga memperlihatkan kondisi Mohd. Fikri yang semakin merosot.

Dia tidak mampu duduk lama-lama serta mudah sesak meskipun hanya berbicara.

Wajah Mohd. Fikri juga kelihatan membengkak sementara bibir dan kukunya juga sudah kebiru-biruan.

Semoga Mohd. Fikri diberikan kesembuhan dan kesehatan oleh Allah SWT sehingga bisa beraktivitas seperti biasanya.

Lihat videonya 

Top