Berjualan Batagor Sejak 15 Tahun, Tukang Batagor ini Naik Haji Hingga 4 Kali

Komentar

Gambar diolah dari inspirasidata.com

Dari hasil berjualan batagor, rupiah demi rupiah ia tabung dan hasilnya sudah empat kali Haji Wukir bertamu ke Kakbah, menunaikan haji.

Haji Wukir, tampak ia sehari-hari berjualan batagor biasa saja. Di balik kesederhanaannya, ada hal yang patut kita teladani.

Ya, seperti biasa ia memakai topi fedora, baju koko dan celana katun sambil mendorong gerobaknya di sekitar Karawaci, Kota Tangerang, Banten.

Setiap Jum’at pria asal Klaten itu selalu mampir untuk shalat Jumat di Masjid Raya Asmaul Husna di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong No.29.

Dari hasil berjualan batagor, rupiah demi rupiah ia tabung dan hasilnya sudah empat kali Haji Wukir bertamu ke Kakbah, menunaikan haji.

“Memang saya rajin menabung untuk ibadah haji mas,” ujar tukang batagor sejak 15 tahun itu seperti yang dikutip dari inspirasidata.com.

BACA JUGA Bahasa Indonesia Sangat Penting, Khutbah di Masjidil Haram Gunakan Bahasa Indonesia


Memang ada bantuan dari sanak saudara tapi dia tidak mengandalkan sepenuhnya. Awal pertama ia berangkat haji pada 2005, lalu berangkat lagi dua tahun berikutnya.

Pada 2010, ia berangkat untuk ketiga kalinya dan terakhir pada 2015. Haji Wukir mengaku sedang menabung untuk berangkat menunaikan rukun Islam kelima itu untuk kelima kalinya.

“Pelan-pelan saya sedang menabung untuk berangkat lagi mas,” kata Wukir sambil memotong batagor. Selama masih sanggup secara fisik dan ekonomi, Haji Wukir akan terus mengunjungi Tanah Suci sebagai tamu Allah. 
Top