Tanpa Merasa Bersalah, Bapak di Surabaya ini Hajar Buah Hatinya Sampai Tewas. Astaghfirllah

Komentar

foto ia grid.id

Sungguh Kejam Sekali....

Semoga tak ada yang seperti ini lagi...

Seorang ayah merupakan pemimpin dalam keluarga harus bisa melindungi dan menjaga keutuhan dalam kelurga terutama anak.

Tapi lain cerita dengan bapak ini, bukannya mendidik, serta menjaga anaknya. Malah anaknya dianiaya sampai tewas mengenaskan.

Pria yang tinggal di Jl Ploso Timur VI A, Tambaksari, Surabaya, sungguh keterlaluan. Dan oleh karenanya, Panji diringkus polisi, Selasa (9/1/2018).

Mengutip grid.id, pria tersebut diduga menganiaya bayinya sendiri yang masih umur 16 bulan hingga meninggal dunia.

Informasi yang dikumpulkan Surya.co.id, kematian bayi Gio diketahui sekitar pukul 19.00 WIB. Dedi Rahmanto, ketua RT setempat menuturkan, saat ditemukan jasadnya, di wajah bayi itu terdapat luka. Korban mengalami luka di bagian wajah dan ditemukan sudah meninggal.

Diduga dihajar hingga meninggal oleh ayahnya," kata Dedi Rahmanto. 

Baca Juga : Sungguh Keterlaluan, Ibu ini Siksa Anak Kandungnya Hanya Gara-Gara Tabletnya Hilang

Saat penganiayaan terjadi, ibu bayi malang tersebut, Sri Mulyani, tidak ada di rumah karena masih bekerja. Warga mengetahui kejadian itu setelah terdengar ribut-ribut. Suara itu berasal dari saudara Sri Mulyani yang malam itu berniat berkunjung.

Saat masuk rumah dan ingin menjenguk korban, kata Dedi, ternyata saudara Sri Mulyani diusir dan dikejar ke luar rumah. Saudara Sri Mulyani minta tolong ke warga.

"Akhirnya warga masuk ke rumah dan mendapati korban sudah tergeletak di lantai dan langsung membawa ke Rumah Sakit Unair," tutur Dedi. 

Saat ditemukan, lanjut Dedi, korban Gio dalam posisi tengkurap dan diduga sudah meninggal dengan luka di bagian wajah dan berdarah. Setelah korban dilarikan ke rumah sakit, pelaku Panji diamankan oleh warga. Selanjutnya dilaporkan dan diserahkan ke Polsek Tambaksari Surabaya.

Dedi menuturkan, pelaku ini memang kerap bertindak kasar, baik ke istri maupun anaknya. Sepanjang yang dia ingat, pada Oktober 2017 silam Panji bahkan sempat diperiksa polisi karena menganiaya istri dan anaknya.

Baca Juga : Anaknya Rebutan Mainan, Bapak ini Tega Aniaya Anak Tetangga, Sampai Kepalanya Diinjak-injak

Ploso, Tambaksari, Surabaya di lokasi kejadian, Selasa (9/1/2018) malam. Saat itu, kata Edi, Panji dilaporkan ke Polsek Tambaksari dan diperiksa. Tapi tidak sampai dilakukan penahanan.

Panji sudah tinggal di rumah Jl Ploso Timur VIA, Tambaksari, Surabaya ini selama satu tahun terakhir ini.

"Mulai menempati rumah di sini (Jl Ploso Timur VIA) tak pernah laporan ke RT.

Sosialisasi dengan warga juga tak pernah, rumahnya juga sering tertutup," jelas Edi.
Top