Sebut Ari-ari Cucunya Hanya Sampah Boleh Dibuang, Jawaban Ani Yudhoyono Untuk Netizen Nyinyir ini Menohok

Komentar

diolah dari kumparan.com.

Ari-ari sudah saya terima, dan tugas berikutnya menanam ari-ari. Pohon Rambutan dan Kelapa Gading saya tanam menandai kelahiran cucu ke-4, netizen nyinyir pun muncul komentari hal ini.

Menjadi momen yang membahagiakan bagi keluarga presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lahirnya cucu keempat dari pasangan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Aliya Rajasa menjadi hadiah spesial bagi keluarga Yudhoyono ini.

Ungkapan kebahagiaan ini kemudian ditujukan oleh mantan ibu negara Ani Yudhoyono di akun Instagramnya.

"Tahun Baru, Cucu Baru” Alhamdulillah hari ini 1 Januari 2018, telah lahir dengan selamat cucu kami yang ke-4, perempuan, anak ketiga dari Ibas dan Aliya dengan proses kelahiran secara normal," tulisnya di Instagram.



Cucu keempat Ani ini kemudian diberi nama Gayatri Idalia Yudhoyono. Ani menyebut cucunya ini akan dipanggil dengan nama Gaia ke depannya.

Selang beberapa jam dari unggahannya itu, Ani menyebutkan tugas yang harus ia lakukan setelah kelahiran sang cucu. Dia juga mengunggah foto kegiatannya sedang membawa ari-ari dan menguburnya. Di foto lainnya Ani terlihat menanam pohon.

"Ari-ari sudah saya terima, dan tugas berikutnya menanam ari-ari. Pohon Rambutan dan Kelapa Gading saya tanam menandai kelahiran cucu ke-4," tulis Ani di keterangan foto tersebut di Instagram.

Aksi Ani itu kemudian mendapat dukungan dari para pengguna Instagram. Mereka mengungkapkan kesetujuannya atas tindakan yang dilakukan Ani.

Seperti yang dikutip dari kumparan.com, "Setuju Bu Ani, saya pun sebagai orang Jawa melakukan ritual menanam ari-ari," sebut akun @shebianca
Namun, ada juga pengguna Instagram yang kurang setuju dengan langkah yang dilakukan oleh Ani. Dia menyebut bahwa ari-ari adalah sampah yang tidak diperlukan lagi.

"Prinsip ya Bu, kalau di Islam ari-ari dibuang enggak apa-apa karena termasuk sampah yang sudah enggak dipakai, tulis akun Instagram @indah_nurainy .




Sontak, hal itu membuat mantan Ibu Negara itu membalas komentar 'nyinyir' tersebut. Menurut Ani, menanam ari-ari adalah soal perbedaan prinsip. Baginya ari-ari memegang peran penting bagi sang cucu.


"@indah_nurainiy itu prinsipmu yang menganggap ari-ari itu sampah dan bisa dibuang semaumu. Bagi saya berbeda. Ari-ari adalah sumber makanan bagi jabang bayi ketika masih dalam kandungan ibunya.

Saya menanam ari-ari cucu-cucu saya dan berdoa sambil mengucap syukur kepada kebesaran Allah," tulis Ani di aku Instagramnya.



Tanggapan Ani ini kemudian mendapat dukungan dari para pengikut Instagramnya. Mereka setuju dengan cara Ani memperlakukan ari-ari.

"Betul Bu, ari-ari adalah sumber makanan bayi dalam kandungan, ada yang bilang ari-ari adalah kembaran jabang bayi dan harus dikubur," komentar akun @ariahfist.

Selain menanam ari-ari, Ani juga menanam pohon rambutan dan kelapa gading untuk menandai kelahiran sang cucu. Baginya, menanam pohon akan bermanfaat bagi sang cucu ke depannya.

"Ketika jadi Ibu Negara, saya berkampanye “One Child One Tree”. Maknanya: Kita menanam dan memelihara pohon itu agar kelak sang anak/cucu bisa memetik hasilnya untuk kehidupannya. Selain tentu bermanfaat untuk penghijauan, hasilnya bisa kita petik, dan berarti kita sudah menanamkan budaya menanam (bukan menebang) sejak dini," ujarnya.

Top