Perjuangan Anak dan Ayah Melawan Penyakit Ganas yang Menyerang Otak, Bikin Nangis Baca Kisahnya

Komentar

sumber gambar style.tribunnews.com

Dalam beberapa hari mungkin aku harus mengubur gadis kecil yang cantik ini. 

Beberapa bulan, atau mungkin dalam hitungan beberapa minggu lagi, nanti, aku juga harus mengubur ayahku.

Foto ini merangkum satu kesedihan sebuah keluarga.

Seorang gadis berusia lima tahun diketahui sedang berjuang melawan agresifnya kanker otak.

Putri Ally Parker yang bernama Braylynn telah diberi waktu berminggu-minggu untuk hidup dengan sedikit harapan bertahan hidup setelah didiagnosis menderita Diffuse Intrinsic Pontine Glioma (DIPG) pada tanggal 6 Desember 2017.

Sementara itu, ayah Ally juga terkena sakit parah dengan Penyakit Motor Neurone.

Sang ibu mengunggah foto yang menyedihkan itu ke Facebook pada hari Minggu (7/1/2018)

Ya di foto itu terdapat potret seorang kakek dan cucunya yang sedang melawan penyakit terminal.

Ekspresi wajah keduanya di ranjang rumah sakit mengatakan itu semua.

Ally sekarang menghadapi kemungkinan akan kehilangan ayah dan anak perempuannya sekaligus.

Sampai saat ini, ia telah membuat halaman GoFundMe untuk mengumpulkan biaya pengobatan sebesar 300.000 US Dollar, seperti yang dikutip dari style.tribunnews.com, .

Bertekad untuk menghadapi situasi sulit sambil meningkatkan kesadaran, Ally telah memperbarui berita tentang penderitaan si gadis kecil dan kesehatannya yang memburuk dengan cepat.

Dengan tagar 'Batalyon Braylynn' Ally menulis:

"Kita semua berpikir bahwa mereka akan hidup lebih lama dari kita semua dan kita pasti tidak pernah mengira bahwa Braylynn kecilku yang berharga akan menjadi orang pertama yang pergi."

"Tahun lalu terasa berat bagi kami, saya bahkan tidak bisa mulai menjelaskan betapa sulitnya tahun ini."

"Dalam beberapa hari mungkin aku harus mengubur gadis kecil yang cantik ini. Beberapa bulan, atau mungkin dalam hitungan beberapa minggu lagi, nanti, aku juga harus mengubur ayahku."

Ally mengunggah pesan berikut di Facebook pada tanggal 7 Januari:

"Hari ini akhirnya datang juga. Hari ini akan menjadi hari terburuk dalam hidupku sejauh ini, dan dalam waktu kurang dari seminggu, aku akan memiliki hari yang lebih mengerikan lagi."

"Hari ini adalah hari dimana setiap orang harus mengucapkan selamat tinggal terakhir mereka, untuk seorang anak berusia lima tahun."

"Hal ini seharusnya tidak pernah terjadi pada siapapun."

"Tidak ada seorangpun di dunia ini yang cukup jahat untuk bisa merasakan apa yang saya rasakan saat ini."

"Gadis mungilku layak menjalani hidup yang penuh dan bahagia, begitu juga setiap anak lain yang harus menghadapi DIPG."

"Kita harus mengakhiri ini. Tidak ada lagi anak-anak yang terkena penyakit ini dan dibiarkan meninggal karenanya."

"Kita harus mencari obat untuk menyembuhkannya."

"Anak-anak ini pantas mendapatkan lebih dari itu, suatu hari nanti seseorang perlu mencari tahu penyembuhannya."


sumber gambar facebook/mrsallysonparker

Dalam sebuah update yang dibagikan pada hari Kamis, 11 Januari, Ally mengatakan masih ada harapan bagi Braylynn karena keluarganya akan bertemu dengan seorang dokter baru yang 'tidak mau menyerah padanya'.

Ally menulis:

"Kemungkinannya untuk bertahan hidup masih sangat kecil, tapi sekali lagi, kami telah menunjukkan secercah harapan."

"Selama pertemuan ini, kami akan membahas fasilitas mana yang terbaik untuknya di tahap ini, dan kami AKAN menemukan seseorang yang mau menerimanya."

"Saya tidak bisa lebih bangga dengan Braylynn, dia anak yang tangguh tapi saya sangat meremehkan kekuatannya."

"Saya tidak akan pernah membuat kesalahan itu lagi."


sumber gambar facebook/mrsallysonparker

Menurut St. Baldrick's Foundation, hanya 4 persen dana federal AS yang digunakan dan didedikasikan untuk penelitian kanker pada anak-anak.

Ally Parker berharap, lewat foto ini dan kisah putrinya, ia dapat membantu meningkatkan kesadaran dan menghasilkan lebih banyak inisiatif pendanaan yang didedikasikan untuk menemukan obat penyembuhan.


Top