Khusus Rumah Dengan Daya 1.300 VA, Agar Tagihan Listrik Tidak Naik, Begini Solusi Supaya Turun

Komentar


Begini Solusi Menurunkan Tarif Tagihan Listri Supaya Stabil Dengan Harga Rp.400 Ribuan Perbulan.

Banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengeluhkan tagihan listriknya naik terus. Biasanya bayar Rp 400 ribuan per bulan, sekarang lebih dari Rp 600 ribuan. 

Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, melalui blog pribadinya bennysilistrik.wordpress.com memberikan tips agar tagihan listrik bisa diturunkan lewat penggunaan alat-alat elektronik dengan efektif dan efisien.

Benny menjelaskan, bila tagihan listrik per bulan Rp 650.000, harga listrik per kWh (termasuk pajak penerangan jalan) Rp 1.500/kWh, maka pemakaian listriknya sekitar 430 kWh per bulan.

Penggunaan alat elektronik seperti itu di rumah dengan daya 1.300 VA wajar. Namun, apa yang membuat tarif listrik begitu mahal? dikutip dari kumparan.com.

1. Rice Cooker 77 W

Penggunaan rice cooker secara terus-menerus salah satu yang membuat tagihan listrik membengkak. Kalau rice cooker daya listrik 77 W dan dipakai memanaskan nasi selama 10 jam setiap harinya, maka pemakaian listrik 77 W x 10 jam/hari x 30 hari/bulan= 23,1 kWh/bulan. Padahal jika tidak menggunakan rice cooker bisa menghemat 23,1 kWh x Rp 1.500/kWh= Rp 34.650/bulan.

"Untuk menghemat listrik, saya sarankan memasak nasi ketika menjelang waktu makan, sehingga dapat habis setelah makan usai. Kalaupun perlu tetap menyimpan nasi, cukup pakai termos nasi," katanya.

2. Dispenser Air, 350 W

Pemakaian dispenser secara terus-menerus juga akan membuat tagihan listrik bengkak. Benny menyarankan dispenser dinyalakan hanya jika memerlukan air panas saja. Paling perlu waktu 3-5 menit saja untuk mencapai panas air sekitar 90 derajat.

3.Lampu Penerangan

Jika siang hari, sebaiknya lampu dimatikan. Sebab lampu menjadi salah satu yang membuat tagihan listrik menjadi besar.

4. Berhemat dari hal kecil

Biasakan tradisi hemat listrik setiap saat. Misalnya, ketika Anda pergi keluar rumah dalam waktu cukup lama, sebaiknya mematikan semua lampu di rumah jika memang tidak diperlukan.

Cabut steker dari colokan jika tidak digunakan. Mulai charger ponsel, laptop, dan sebagainya.

Membiarkan steker tercolok terus di terminal bisa menguras konsumsi listrik Anda. Selamat berhemat dan mengatur keuangan Anda. We compare, you save.
Top