Anak Kim Kadarshian Terserang Pnemunia, Tak Kurang Bersih atau Perawatan, Ini Penyebabnya

Komentar
Gambar diolah via tabloitbintang.com

Jangan sepelekan batuk dan demam, bisa jadi itu gejala pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang mengancam jiwa anak-anak dan orang lanjut usia. Sedangkan anak-anak jauh lebih memiliki risiko terserang pneumonia dan gejalanya terkadang sulit dideteksi.

Penyakit ini juga telah menyerang anak laki-laki Kim Kadarshian baru-baru ini, putranya sempat dirawat di rumah sakit selama 3 hari karena terserang pneumonia.

Dilansir dailymail.com menjelaskan gejala pneumonia terhadap orang dewasa dan anak-anak.

Untuk orang dewasa gejala awalnya cenderung menderita batuk dan demam, sementara anak-anak, mungkin mengalami sakit kepala, kelelahan dan demam ringan.

Jika tidak segera ditangani, anak-anak akan mengalami gejala lebih lanjut seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, diare, kehilangan nafsu makan dan energi.

Pneumonia berat ditandai dengan tubuh yang berkeringat, menggigigil dan bibir berubah menjadi biru.

Risiko lebih tinggi terjadi pada anak-anak yang menderita asma atau yang belum mendapatkan vaksinasi.

Jenis dan penyebab pneumonia

Pneumonia disebabkan oleh infeksi dari mikroorganisme seperti bakteri, jamur dan virus.

Infeksi bakteri adalah yang paling sering dan paling serius.

Streptococcus pneumoniae adalah spesies bakteri yang sering menyebabkan infeksi ini pada orang dewasa.

Mycoplasma pneumoniae adalah mikroorganisme umum yang menyebabkan infeksi ini pada anak-anak dari usia 2-3 tahun.

Infeksi ini tidak menular tetapi bakteri dan virus yang menyebabkannya bisa menular.

Penularan infeksi dapat terjadi karena kontak langsung dengan penderita.

Pada kebanyakan kasus, orang mengalami gejala pilek sebelum benar-benar terjangkit pneumonia. Hal ini diikuti dengan demam tinggi, batuk dan menggigil. Tingkat gejala bervariasi sesuai dengan penyebab dan usia penderita. Nyeri dada adalah gejala yang sangat umum.

Bakteri pneumonia

Bakteri ini menyebabkan gejala pneumonia seperti demam tinggi, menggigil, nyeri dada, berkeringat, batuk berdahak berwarna kuning atau kehijauan, dan sesak nafas.

Radang paru-paru

Tipe ini ditandai dengan tanda-tanda yang mirip dengan gejala flu. Hal ini biasanya dimulai dengan batuk kering, demam, kelelahan, sakit kepala dan nyeri otot.

Ketika penyakit berkembang, menyebabkan sesak napas dan batuk dengan dahak bening atau putih.

Jamur pneumonia

Tipe ini tidak umum. Beberapa orang dapat mengembangkan pneumonia akut setelah menghirup jamur, sementara beberapa orang mungkin mengembangkan penyakit pneumonia kronis.

Mycoplasma

Mycoplasma adalah genus bakteri yang menyebabkan banyak antibiotik tidak efektif terhadap mereka karena kebanyakan antibiotik biasanya mengganggu sintesis dinding sel untuk membunuh organisme.

Gejala mycoplasma mirip dengan yang disebabkan oleh bakteri dan virus.

Gejala ini mungkin mirip flu ringan. Anda mungkin tidak memerlukan perawatan medis untuk jenis ini. Itulah mengapa dikenal sebagai pneumonia berjalan.

Pneumocystis carinii

Ini adalah organisme yang menyebabkan infeksi pada orang dengan AIDS.

Hal ini dapat menyebabkan pneumonia.

Tanda-tanda tersebut adalah batuk terus-menerus, demam dan sesak napas.

Diagnosis akan didasarkan pada pemeriksaan fisik, tes seperti X-ray, bronkoskopi, dan pemeriksaan laboratorium tertentu seperti pemeriksaan dahak dan tes darah seperti jumlah sel darah putih.

Pilihan pengobatan pneumonia tergantung pada penyebabnya dan dapat diobati dengan obat antibiotik, obat antivirus, dan antijamur, dsb.

Beberapa obat-obatan lain juga dianjurkan untuk mengobati nyeri, mengurangi demam, meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
Top