Karena Takut Dosa, Bocah Ini Buat Surat Permintaan Maaf Setelah Senggol Mobil dengan Sepeda

Komentar


Alhamdulillah... Ini sangat menginspirasi, tidak hanya kepada anak-anak tetapi juga untuk orang dewasa, yang tidak berani mengakui kesalahannya...

Sudah menjadi hal yang wajar diusia anak-anak banyak tingkah dan banyak berbuat salah meski tanpa disengaja.

Tapi pernahkah anda menemui anak yang mengakui kesalahanya dan meminta maaf langsung kepada orang yang dirugikan.

Hal ini seperti yang dialami bocah 6 tahun bernama Zhafran yang menuliskan pesan meminta maaf di selembar kertas kepada pemilik mobil sebab tak sengaja menggores kendarannya itu yang sedang parkir. Hal itu dibuktikan dari unggahan @undercover.id.

Dalam ungghan tersebut, tampak Zhafran menuliskan pesan maaf yang berbunyi "Maaf ya pak, mobil bapak tergores saat saya jatuh dari sepeda." Tak hanya itu, bocah asal Bogor, Jawa Barat itu juga mencantumkan nomor telepon ibunya dalam pesan.

\

"Dia tiba-tiba nangis minta maaf, ternyata dia jatuh dari sepeda dan menyenggol mobil yang diparkir. Saya tidak tahu itu seberapa parah goresan di mobilnya. Saya pikir malah penyok," kata Condri seperti yang dikutip dari kumparan.

Hingga akhirnya Condri mengingatkan Zhafran jika ingin meminta maaf, temuilah pemilik mobil itu. Kemudian Zhafran berusaha mencari siapa pemilik mobi itu, namun sayang pemilik mobil tersebut tak kunjung ditemukan.

Tak kehabisan akal, Zhafran akhirnnya disarankan ibunya untuk membuat pesan dengan tulis tangannya sendiri yang kemudian diletakkan di kaca mobil berwarna oranye itu.

"Saya hanya mengarahkan, dia nulis sendiri dengan penuh kesungguhan. Saya hanya mengambil foto saat dia meletakkan surat itu ke kaca mobil," ujar ibunda Zhafran.

Melihat sikap anaknya itu, Condri merasa senang dan bangga karena Zhafran memiliki rasa tangung jawab sejak dini.

"Alhamdulillah saya senang karena Zhafran kooperarif dan bertanggung jawab. Semoga Zhafran akan selalu mengingat bahwa ketika kita berbuat kesalahan, kita harus berani meminta maaf dan mempertanggungjawabkan kesalahan kita," tutupnya.
Top