Anda Ingin Selingkuh? Renungi 10 Hal Berikut Ini, No.10 Sering Terlupakan!

Komentar

ilustrasi gambar perselingkuhan (guebanget)


Perselingkuhan telah menjadi suatu masalah yang banyak terjadi dalam masyarakat kita saat ini. Terdapat banyak penyebab mengapa seseorang berselingkuh.

Dilansir dari Psychology Today, ada 5 alasan mengapa seseorang berselingkuh, berdasarkan survei yang dilakukan Julia Omarzu, psikolog dari Loras College, bersama tim penelitinya.

1. Kurangnya kepuasan seksual dalam pernikahan, dan hasrat untuk hubungan seksual tambahan

Nafsu seksual seringnya berumur pendek, dan gairah bisa merosot turun cukup cepat saat gairah perlahan mati atau masalah emosional kembali muncul ke permukaan. Hal ini juga dapat memudar jika kedua pasangan dalam hubungan perselingkuhan tidak menemukan banyak kesamaan lain di luar seks.

2. Kurangnya kepuasan emosional dalam pernikahan

Mencari keintiman emosional bisa sama menariknya dengan mencari keintiman fisik sebagai alasan untuk memiliki perselingkuhan. Sebagian besar orang yang berselingkuh atas alasan ini melaporkan mereka merasa kurang terpenuhi kebutuhan emosionalnya dari pasangan menikah mereka. Jenis perselingkuhan ini biasanya tidak melibatkan seks dan cenderung memilih untuk tetap dalam hubungan platonis.

3. Hasrat untuk mendapatkan rasa penghargaan dari orang lain

Saling menghargai adalah faktor kunci dalam aspek emosional dalam suatu hubungan romantis. Kedua orang ini bisa saja bertumbuh semakin terpisah secara emosional dn gagal untuk mengakui kebutuhan yang mereka miliki dalam hubungan tersebut. Dalam penelitian Susan Berkowitz pada pria yang berhenti berhubungan seks dengan pasangannnya, 44% mengatakan mereka merasa marah, dikritik, dan tidak penting dalam pernikahan mereka. M.Gary Neuman menemukan bahwa 48% pria melaporkan ketidakpuasan emosional sebagai alasan utama untuk berselingkuh. Mereka merasa tidak dihargai dan berharap bahwa pasangan mereka bisa mengakui ketika mereka bekerja keras untuk mempertahankan pernikahan tersebut.

4. Tidak lagi cinta dengan pasangannya dan menemukan cinta yang baru.

Keintiman emosional dan fisik tampaknya menjadi faktor utama yang mengarah pada perselingkuhan.

5. Balas dendam

Dalam sebuah hubungan yang sudah terlanjur ‘sekarat’, keinginan untuk menyakiti pasangan yang (atau dicurigai) berselingkuh tampaknya mengalahkan hasrat pemenuhan keintiman fisik dan batin semata.

Perselingkuhan melambangkan hasrat, penderitaan, dan kebutuhan akan sebuah hubungan. Perselingkuhan jarang hadir tanpa adanya konflik atau bahkan tekanan. Selain itu, perselingkuhan mungkin adalah akibat, atau penyebab, dari pernikahan.

Bukankah Allah sudah mengingatkan kita bahwa perselingkuhan adalah jalan menuju perzinahan dan ini terlarang.
Allah ta’ala berfirman:

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا (الإسراء:٣٢

Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.

Kebosanan dalam suatu hubungan ialah hal yang wajar, jika dalam benak anda saat ini ada keinginan untuk berselingkuh anda wajib untuk merenungi 10 hal dibawah ini dahulu.

1. Ingat, Godaan Selingkuh itu Nafsu

Perasaan memang kadang membuat wanita dan siapa saja kelimpungan, bingung dan bisa jadi buta. Karena godaan selingkuh, ia menyatakan itu sebagai cinta. Padahal itu bukan cinta.

Tanyakan pada diri sendiri, yakin tidak itu cinta? Mencintai pria lain hanyalah nafsu yang sesaat. Jangan engkau turuti, karena kalau engkau menuruti nafsu, maka umpama engkau sedang meminum air garam di saat haus. Engkau minum sekali, namun bukan dahaga yang terobati. Malah sebaliknya, haus itu tetap ada dan semakin lebih haus. Begitulah keadaan jika engkau mengikuti hawa nafsu.

2. Jangan Sampai Menyesal di Kemudian Hari

Hasil yang baik diperoleh dari proses yang baik. Kalau prosesnya saja dijalani dengan cara yang kurang baik atau dengan jalan yang tercela, apa ia bisa mendapatkan hasil yang baik? Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.

Rumah tangga yang dijalani dengan proses selingkuh adalah proses yang buruk. Maka jangan berharap hasilnya akan baik. Rumah tangga yang dibangun, pasti akan penuh dengan was-was, ketakutan akan diselingkuhi atau menyelingkuhi lagi. Ingat, penyesalan selalu di belakang.

3. Ujian dan Cobaan

Hidup itu ada pilihan, dengan pilihan itu kita sebenarnya sedang diuji. Ujian pembuktian cinta.

Banyak cerita wanita selingkuh, hanya diakibatkan karena merasa sakit hati dengan suami. Dengan alasan kurang perhatian, cemburu dalam rumah tangga hingga merasa sakit hati sehingga ingin membalas kelakukan suami.

Ingatlah, bahwa itu semua ujian dan cobaan dari Allah. Lewati dengan baik ujian itu, maka engkau bisa membuktikan cintamu dengan sempurna.

4. Hargai Apa yang Kamu Miliki Sekarang

Bunda, hargailah apa yang anda miliki saat ini. Ingat kebahagiaan tak akan pernah datang kepada mereka yang tidak menghargai apa yang telah dimiliki. Termasuk, anuegrah mempunyai suami.

Jika engkau berselingkuh, sama halnya engkau tidak menghargai apa yang engkau miliki sekarang. Engkau tidak menghargai ‘hal’ yang engkau genggam sekarang. Bagai, melepas punai yang ada ditangan karena berharap pada burung yang masih ada di pohon. Padahal burung yang ada di pohon, bisa saja terbang kapan saja.

Kebahagiaan selamanya tidak akan engkau miliki jika engkau tidak menghargai suami mu. Hargai suami sebagai pemberian terbaik dari Allah, maka Allah akan memberikan kebahagiaan kepadamu.

5. Yang Datang Belum Tentu Serius

Jangan bangga dulu jika engkau jatuh cinta kepada pria lain dan ‘seakan’ ia membalas cintamu. Belum tentu ia adalah pria yang serius, karena ia belum membuktikan apa-apa. Masih sebatas janji di mulut. Ia belum hidup bersamamu dan menderita bersama mu. Pria yang belum bisa membuktikan apa-apa, maka boleh jadi ia hanya iseng. Sekarang pilihlah, mau diseriusin atau mau diisenging?

6. Ingatlah Anak Keturunanmu

Coba bayangkan, bagaimana nasib anak-anak mu kelak? Apa anda rela anak-anakmu diejek orang atau suatu saat anak-anakmu ditolak oleh calon mertuanya karena dianggap keturunan yang tidak berbobot, keturunan tukang selingkuh?

Tentu ini adalah sebuah kecelakaan yang besar. Engkau mengikuti keinginanmu dan mengorbankan masa depan anak-anakmu.

7. Jangan Terlalu Gampang Jatuh Cinta

Merasa laris manis? Marilah kita berkaca. Perempuan yang gampang jatuh cinta pada akhirnya merupakan wanita yang akan gampang berpindah hati.

Wanita yang terlalu gampang jatuh cinta, cenderung menjadi wanita yang gampang jatuh cinta. Jatuh cinta itu gampang, tapi yang susah adalah membangun dan merawat cinta. Gampang jatuh cinta berarti hanya bisa menikmati pada bagi awal saja, namun kelanggenan rumah tangga dan cinta tidak akan pernah engkau dapatkan.

8. Rumput Tetangga Memang akan Selalu Hijau

Orang yang berjalan kaki disaat melihat orang yang naik motor, pasti terbersit dalam hatinya juga ingin naik motor. Orang yang naik motor ingin naik mobil disaat melihat orang lain naik mobil, dan orang yang naik mobil ingin lebih dari itu. Begitulah seterusnya dan seterusnya.

Begitulah keadaan istri yang selingkuh. Hanya karena melihat kelebihan pria lain, maka engkau memutuskan untuk berpindah mencari yang baru. Padahal, rumput tetangga pasti akan selalu hijau. Apa yang tidak ada pada diri dan pasangan kita, jangan membuat kita melirik atau jatuh hati pada yang lain. Karena rumput yang hijau, tidak selamanya hijau.

9. Ingαtlαh Pengorbαnαn dαn Tαnggung Jαwαb Suαmi

Jαngαn jαdi wαnitα pengkhiαnαt. Suαmi mu telαh menαnggung seluruh kebαikαn dαn keburukαn istri pαdα tαngαnnyα. Dicαrikαnnyα engkαu rezeki dαri hαsil jerih pαyαhnyα. Perαs keringαt dαn bαnting tulαng, demi untuk memberi mαkαn engkαu dαn αnαk-αnαkmu, memenuhi segαlα keperluαnmu.

Tαnggung jαwαb suαmi sungguh luαr biαsα berαt. Jαngαn engkαu tαmbαh lαgi. Ringαnkαlαh bebαn suαmimu dengαn pelαyαnαn yαng terbαik pαdαnyα. Jαdikαn kesetiααn pαdαnyα merupαkαn αmαl bαktimu bαginyα.

10. Ingαtlαh Siksα Αllαh

Wαnitα yαng selingkuh menurut Islαm, mαkα bαginyα αdαlαh dosα besαr. Hukum Islαm terkαit wαnitα yαng berselingkuh αdαlαh hukumαn rαjαm. Kelihαtαn ngeri memαng. Nαmun, demikiαnlαh pαndαngαn Islαm terhαdαp wαnitα yαng selingkuh setelαh menikαh.

Selingkuh αdαlαh dosα besαr, mαkα bαlαsαn αkibαtnyα pun sαngαt hebαt. Sebenαrnyα jikα engkαu selαlu ingαt kepαdα Αllαh dαn hukum Islαm ditegαkkαn, mαkα kecendrungαn untuk berselingkuh αkαn sαngαt sulit terjαdi. Hukumαn di duniα sαngα berαt dαn αkhirαt hukumαn dαn siksα Αllαh jugα sαngαt berαt. Mαkα pikirkαnlαh hαl ini.

Pembaca yang berbahagia, perselingkuhan bukanlah jalan keluar jika terjadi masalah dalam hubungan rumah tangga, komunikasi yang terbuka dan intens antar pasangan insyaallah bisa mengurai benang kusut masalah suami istri. jika tidak ada kecocokan setelah beberapa proses penyelesaian masalah.


Kalau keduanya menghendaki perpisahan maka jalan perceraian bisa ditempuh, jadi perselingkuhan bukanlah solusi atas masalah apapun dalam rumah tangga . Semoga membawa manfaat.
Top