Anak 4 tahun Meninggal Dalam Mobil, Orang Tua Harus Tau Bahaya Menutup Rapat Mobil. ini Penjelasanya

Komentar

Gambar ilustrasi diolah via radar banjarmasin

Kecerobohan Orang Tua berbuah petaka

Bagi Orang Tua, jangan pernah meninggalkan anak-anak anda di dalam mobil apalagi dalam kondisi kaca tertutup rapat, jika tidak ingin hal mengerikan ini terjadi pada anak-anak anda.

Seorang bocah bernama Rafli, 4, diduga meregang nyawa karena kehabisan oksigen lantaran terkurung di dalam mobil.

Peristiwa nahas itu terjadi Jumat sore. Putra pasangan Intan, 35, dan Feri, 38, ini ditemukan tak bernyawa di mobil setelah kurang lebih tiga jam terkurung.

Seperti dilansir Radar Lampung, kronologis tewasnya Rafli berawal saat Intan dan Rafli pergi belanja ke sebuah pasar swalayan.

Keduanya mengendarai mobil pribadi Suzuki Escudo. Sekitar pukul 12.00 WIB, wanita yang berprofesi sebagai PNS di lingkup Pemprov Lampung itu selesai berbelanja dan pulang ke rumah.

Dalam perjalanan pulang, rupanya Rafli tertidur di bangku belakang. Sesampainya di rumah, mobil di parkir di depan. Intan kemudian sibuk menurunkan barang belanjaan.

Namun, dia diduga lupa kalau sang buah hati tercinta masih pulas di bangku mobil. Alih-alih membangunkan Rafli, Intan justru mengunci pintu mobil.

Selama kurang lebih tiga jam bocah malang itu terkurung.

Intan yang baru sadar kalau sang anak tertinggal di dalam mobil bergegas membuka pintu mobil. Tapi terlambat. Rafli telah tewas.

Menurut Oki, 23, salah satu warga sekitar, Intan lupa kalau anaknya tertinggal di mobil. ’’Iya sadarnya sudah tiga jam. Sekitar jam 15.30 WIB lah baru tahu kalau anaknya masih kekunci di dalam mobil," jelas Oki.

Iqbal, 21, tetangga lainnya, mengatakan, keluarga korban terkenal keluarga yang sibuk. Keluarga Feri dan Intan juga diketahui bakal menggelar hajatan sang adik.

"Mungkin kelupaan atau gimana ya. Saya juga nggak begitu paham, yang jelas ibunya itu sedang sibuk," papar Iqbal.

Jenazah Rafli langsung dimakamkan di pemakaman umum usai salat Asar.

Baca juga; Biadap, Seorang Supir Pribadi Culik dan Garap Anak Majikan 5 Kali, Orang Tua Harus Waspada

Semalam keluarga Intan dan Feri menggelar tahlilan. Sayangnya, saat hendak dikonfirmasi kediaman Feri dan Intan dalam kondisi tertutup.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat (TkB), Kompol Hapran menyatakan, mobil tersebut dalam posisi mati. “Dari pemeriksaan diduga meninggalnya pukul 13.00 WIB, namun baru disadari sekitar pukul 15.30," jelas Hapran.

Menurutnya, sementara ini tewasnya balita tersebut murni kecelakaan. Tak ada unsur kesengajaan. Namun, pihaknya masih menyelidiki lebih mendalam apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

’’Kesimpulan sementara ini murni ketidaksengajaan. Tapi kan ini masih informasi sementara, karena butuh penyelidikan lebih mendalam," katanya.

Peringatan bagi anda para orang tua.

Jangan pernah mengonci dan menutup jendela mobil ketika ada orang di dalam mobi, berikut alasannya.

Ternyata pembunuh atau penyebab utama kematian dalam mobil adalah keracunan gas karbon monoksida (unsur kimia-nya, CO).

Gas CO / Gas karbon monoksida ini adalah suatu gas yang cukup banyak mengakibatkan kematian dari udara. Pada kasus di atas, sumber gas karbon monoksidanya adalah dari asap knalpot kendaraan bermotor.

Anggapan orang awam: Karena orang tersebut di dalam mobil, menyalakan mesin mobil, dan menghidupkan AC yang membuat orang tersebut meninggal.

Sebenarnya perlu diluruskan: Bukan karena mobil itu berhenti, kemudian AC nyala, Ventilasi tertutup. Tetapi itu dikarenakan adanya proses pembakaran yang tidak sempurna yaitu dari asap knalpot ⇒lalu ada kebocoran ⇒ masuk ke dalam mobilnya.

Dan karena gas karbon monoksida ini tidak berbau, tidak terlihat, dan tidak berwarna,  sehingga orang tersebut tidak sadar atau merasa telah terpapar dan menghirup gas karbon monoksida yang beracun ini dalam waktu yang lama. Saat dia tertidur, tiba-tiba bangun, sudah keracunan, lemas, tidak mendapat pertolongan bisa meninggal.

Intinya adalah ruangan tertutup, tidak ada ventilasi sama sekali.

Dalam mobil yang tertutup, jika ada kebocoran dari asap knalpot yang mengandung gas karbon monoksida MASUK ke dalam mobil dan Orang tersebut tidak sadar telah menghirup gas karbon monoksida dalam waktu lama orang tersebut akan mati lemas.

Jadi Jika mobil yang mengalami kebocoran asap knalpot itu berhenti.

Penumpang di dalam juga menyalakan mesin, AC nyala , dan menutup jendela/pintu . Akan beresiko kehilangan nyawa di dalam mobil, karena karbon monoksidanya terkonsentrasi di suatu tempat, tidak ada ventilasi, sehingga kadarnya menjadi tinggi dan  sangat membahayakan.

Apakah karbon monoksida itu??

Karbon monoksida adalah gas yang terbentuk ketika terjadi pembakaran yang tidak selesai atau sempurna.

Sumber karbon monoksida tidak hanya berasal dari asap knalpot kendaraan bermotor saja, tetapi juga bisa dari kompor gas, water heater (pemanas air), genset/diesel (gas dari jenset), cerobong asap rumah, pembakaran kayu, asap tembakau/ rokok.

Gas Karbon monoksida tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak terasa. Sehingga orang tidak sadar telah menghirup gas beracun ini dalam waktu yang lama.

Bagaimana caranya, Gas karbon monoksida dalam jumlah berbahaya dapat membunuh kita??

Saat kita bernafas dengan menghirup karbon monoksida, maka karbon monoksida akan masuk ke paru-paru dan mengikat hemoglobin pada sel darah merah.

Hemoglobin adalah  protein di dalam sel darah merah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Permasalahannya adalah hemoglobin di dalam sel darah merah lebih mudah terikat  pada karbon monoksida dibanding oksigen.

Sehingga jika jumlah karbon monoksida meningkat, maka akan mengakibatkan jumlah oksigen yang terikat berkurang, dan akan terjadi kekurangan oksigen atau hipoksia.

Jika otak tidak lagi memperoleh oksigen yang cukup, karbon monoksida akan menyebabkan : Tidak sadarkan diri, koma, kerusakan otak permanen dan kematian.

Apa gejala-gejalanya seseorang mulai keracunan gas karbon monoksida??

Gejala-gejalanya mencakup sakit kepala, mengantuk, lesu, pusing, mual, bingung, penglihatan kabur, serta penurunan kesadaran /pingsan dan dalam kasus-kasus yang parah: denyut nadi menjadi lemah, koma, dan gagal fungsi pernapasan/ sesak nafas.

Pertolongan Apa yang seharusnya dilakukan, jika seseorang dicurigai keracunan gas karbon monoksida??

Jika Anda atau seseorang yang bersama dengan Anda terdapat tanda-tanda atau gejala dari keracunan karbon monoksida, seperti: sakit kepala, pusing, mual, sesak napas, kelemahan, kebingungan, sesak nafas, penurunan kesadaran, maka:


  • Segera bawa orang tersebut, MENJAUH dari Tempat yang dicurigai mengandung kadar gas karbon monoksida tinggi  ke tempat dengan udara segar dan Ventilasi terbuka.
  • Telepon ambulans atau pertolongan medis darurat.


Bagaimana Cara Mencegah Keracunan Gas Karbon Monoksida??

  • Sediakan alarm karbon monoksida yang akan memberi tahu secara otomatis jika kadar gas tersebut tinggi yang dipasang di setiap tempat dengan resiko tinggi terpapar gas karbon monoksida misalnya kamar yang terpasang peralatan gas, genset, water heater (pemanas air), perapian,  dan garasi mobil.


  • Selain itu bisa juga dengan selalu membuka akses sirkulasi udara pada ruangan-ruangan tersebut sehingga udara segar dapat masuk dan menggantikan gas karbon monoksida (CO).


  • Buka pintu garasi sebelum menyalakan mesin mobil Anda. Jangan pernah membiarkan mobil Anda menyala di garasi yang tertutup.


  • Periksakan mobil Anda ke bengkel; Apakah ada kebocoran/ masalah di pembuangan asap knalpol??, Misalnya apakah ada ruangan renggang/ BOLONG-BOLONG yang terdapat pada lapisan seng atau baja pada pipa di bawah AC yang memang banyak selang dan kabel.


  • Selain itu, periksa juga pada sambungan dekat gas dan kopling. Untuk memastikan tidak ada kebocoran asap knalpot yang bisa masuk ke dalam mobil melalui sela-sela yang bolong tadi.


  • Buka sedikit Jendela Mobil Anda, saat Anda ingin tidur di dalam mobil yang ber-AC dan dalam keadaan berhenti.

Menurut pakar otomotif, Didi Hardianto, tak benar bila penyebab seseorang mati di dalam mobil hidup karena keracunan gas dari AC yang juga menyala. Justru, kata dia, kematian itu karena kandungan gas karbon monoksida yang dikeluarkan dari asap kendaraan (asap knalpot) tersebut menyusup masuk pada sela-sela mobil.

Jadi asap knalpot yang masuk itulah yang menyebabkan kematian.

Asap yang masuk kemudian diputar dalam ruangan ber-AC yang sirkulasinya terbatas (karena jendelanya juga ditutup) tentu akan membuat orang yang menghirupnya lama-lama tidak tahan/ meninggal.

Hati-hati asap rokok juga mengandung karbon monoksida. Berhentilah meracuni diri sendiri, apalagi sesama.

Nah dari kasus diatas yang dilansir wajibbaca dari berbagai sumber, semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.
Top