"AKU BUKAN SEDANG MEMBANTU ISTRIKU". Masih Adakah Lelaki Yang Seperti Ini Dirumah?

Komentar

Gambar diolah via facebook.com

Lelaki idaman...

Seorang suami identik dengan urusan kerja di luar rumah, dan bahkan kadang tidak pernah peduli dengan keadaan rumah. Sehingga para istrilah yang harus mengurusi semua kegiatan di dalam rumahtangganya. Namun tidak semua lelaki seperti itu?

Baru-baru ini seorang lelaki membagikan kisahnya di facebook tentang bagaimana kebiasaan sehari-harinya di rumah, paradikma lelaki tidak peduli dalam urusan rumahpun terbantahkan olehnya.

Tak ayal kisah pria tersebut menjadi bahan perbincangan para wanita pengguna media sosial facebook, berikut kisahnya.

AKU BUKAN SEDANG MEMBANTU ISTRIKU

Sebulan lalu temanku datang dari Cianjur ke rumah untuk silahturahim, kami duduk bersama dan mengobrol banyak tentang pengalaman kami kuliah di Saudi Arabia tepatnya di Kota Riyadh.

Di tengah pembicaraan, aku bilang :

Maaf ya bro...!!!

"Aku mau nyucuci piring, 

tunggu sebentar ya"

Dia menatap ku seolah aku barusan bilang bahwa aku akan membangun sebuah roket.

Lalu dia berkata padaku dengan rasa kagum tapi sedikit bingung :

"Aku senang kau membantu istrimu.

Kalo aku sih.... gak bantuin istriku, 

karena pas ku bantu, dia gak memujiku. 

Minggu lalu aku mengepel lantai dan 

dia gak ngucapin terima kasih."

Aku duduk lagi dan menjelaskan pada temanku ini, bahwa aku gak sedang "membantu" istriku.

Sebenarnya, istriku gak butuh bantuan, 

tapi dia butuh partner.

Aku adalah seorang partner di rumah dan kadang stigma di masyarakat yang membuatnya seolah suami dan istri memiliki peran yang berbeda soal pekerjaan rumah tangga.

Istri mengerjakan semua, dan suami tidak membantu. Atau kalaupun membantu, hanya sedikit saja. Tapi sebenarnya itu bukan sebuah "bantuan" untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Aku bukan sedang membantu istriku membersihkan rumah. Karena aku juga tinggal di rumah ini, maka aku perlu ikut membersihkannya juga.

Aku bukan sedang membantu istriku memasak. Tapi karena aku juga ingin makan, maka aku perlu ikut memasak.

Aku bukan sedang membantu istriku mencuci piring setelah makan. Tapi krn aku jugalah yg memakai piring-piring itu, maka aku ikut mencucinya.

Aku bukan sedang membantu istriku mengurus anak-anak nya. Tapi krn mereka adalah anak-anakku juga, maka sebgai ayahnya, aku wajib ikut mengasuh mereka.

Aku bukan sedang membantu istriku mencuci dan melipat baju. Tapi karena baju-baju itu jg milikku dan anak-anakku, maka aku ikut membereskannya juga.

Aku bukan sebuah Bantuan di rumah, tapi aku adalah Bagian dari rumah ini.

Dan soal pujian,

Gambar via facebook

Pria tersebut tidak pernah menganggap membantu istrinya, melainkan dia memposisikan diri sebagai patner dalam rumah tangga.

Tak ayal Banyak pengguna facebook berkomentar dengan nada kagum dan positif.

Gambar via facebook

Gambar via facebook

Lantas bagaimana dengan suami anda dirumah? Anda bisa share dan cerita kisah anda di kolom komentar wajibbaca.com
Top