Ajak Anaknya Main Pesawat-pesawatan Ayah ini Tak Sadar Hal Berbahaya Akan Mengancam

Komentar

Foto via tribunstyle.com

Jangan mengangkat anak ke udara ini bahayanya

Memang kebiasaan mengangkat anak keudara atau bisa disebut bermain pesawat-pesawatan ini gemar dilakukan orang tua pada anaknya karena anak juga merasa senang, namun efek yang akan ditimbulkan ini bisa fatal untuk si bayi, yang ditunjukkan bayi ini sudah awal tanda ada efek fatal.

 Ajak bayinya main pesawat-pesawatan, pria ini alami hal mengerikan.

Setiap orang tua punya cara masing-masing saat mengasuh bayinya.

Mereka biasanya berusaha untuk membuat bayinya senang dan tak rewel.

Baca juga : Seakan Tak Mau Jauh dari ibunya, Potret Bayi Baru Lahir yang Peluk dan Cium Ibunya ini Bikin Haru

Berbagai cara pun dilakukan agar anaknya terhibur.

Satu cara yang biasa dilakukan orang tua adalah mengajak main buah hati pesawat-pesawatan.

Orang tua akan mengangkat anaknya tinggi-tinggi layaknya pesawat terbang.

Hal tersebut juga dilakukan oleh seorang ayah bernama Aidan Cameron, sebagaimana dikutip dari  tribunstyle.com

Cameron dan pasangannya, Lauren Eastham, baru saja dikarunia seorang anak.

Bayi laki-laki yang bernama Ronnie tersebut kini sudah berusia 13 minggu.

Sedang bermain bersama putranya, Cameron memutuskan untuk mengangkat Ronnie ke atas kepalanya.


Foto via tribunstyle.com

Lauren yang melihat keseruan ini pun memutuskan untuk merekamnya.

Dalam video tersebut, Cameron terlihat duduk di sofa sambil menggendon Ronnie.

Ia seperti sedang mengajak bicara putranya sebelum mengangkat Ronnie ke atas.

Cameron menggerakan tubuh Ronnie bak pesawat yang sedang terbang.

Ronnie terlihat menikmati momen bersama ayahnya tersebut.

Setelah menurunkan anaknya, pria berusia 35 tahun tersebut bertanya sambil menatap Ronnie.

"Lagi?"


Foto via tribunstyle.com

Akhirnya, Cameron mengangkat anaknya lagi ke udara.

Tapi, ayah Ronnie tak sadar ada hal mengerikan yang mengancamnya.

Baca juga : Bayi Anda Sering Kentut dan Juga Sering Gumoh? Ketahui Berarti Bayi Sedang Mengalami ini

Pada awalnya semuanya biasa saja.


Foto via tribunstyle.com

Namun, kali ini, saat Ronnie sampai di atas, hal mengerikan terjadi.

Ada cairan putih mengalir keluar dari mulut Ronnie.

Ronnie langsung menutup mulutnya, tapi ayahnya tak sempat menghindar.

Ternyata Ronnie muntah tepat di atas wajah ayahnya.

Kejadian ini membuat Lauren histeris sekaligus tertawa.

Cameron langsung mendudukkan Ronnie ke sofa dan ia kemudian berdiri.

Terlihat, muntahan Ronnie mengenai telinga kiri sang ayah.

Lauren sebenarnya sudah tahu bahwa hal ini akan terjadi, tapi ia sengaja tak mengingatkan Cameron.


Foto via tribunstyle.com

"Ronnie senang main pesawat-pesawatan.

Aku baru saja memberinya sebotol susu, tapi Aidan tak menyadarinya.

Dia bermain dengannya dan aku tahu pasti apa yang akan terjadi.

Aku rasa aku harus merekamnya di kamera," jelas Lauren pada Manchester Evening News.

Untung saja Cameron bergerak cepat karena muntahan tersebut mengalir ke mulutnya.

"Aku histeris, dia sangat malu, tapi lebih karena baju yang ia pakai saat itu dan dia tahu aku akan mengunggahnya ke Facebook."

Tak hanya Cameron, Lauren mengaku ia juga pernah mengalami kejadian serupa, dimuntahi anaknya.

Baca juga : Ibu ini Melahirkan Kurang dari 3 Menit, Ternyata ini 9 Rahasia yang Selalu Diterapkan

Namun jika dilakukan terus menerus bisa mengakibatkan hal yang berbahaya, dan memungkinan terjadi kematian



Sebagian dari kita tak jarang melihat orangtua mengguncang atau melempar anak ke udara hanya untuk membuat bayi tertawa.

Apabila kalian melihat orang lain berbuat begitu pada bayi mereka, cegahlah, karena itu sangatlah berbahaya bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak pada bayi smile

Mengapa guncangan pada bayi dapat menyebabkan kematian?



Menurut pakar kedokteran tadi, ini dikarenakan bayi yang masih sangatlah muda belum dapat menahan kepalanya sendiri karena otot lehernya yang lemah.

Mengakibatkan, jika bayi terguncang badannya, kepalanya bakal bergoyang ke depan serta belakang.

Selain itu kalian tahu gak sih kalau goyangan ini bisa menyebabkan kerusakan otak dan pendarahan didalam otak serta pada permukaan otak, sehingga bisa menyebabkan masalah serius pada otak sang bayi, serta bisa menyebabkan masalah yang berlangsung permanen, seperti :

1. Kerusakan otak
2. Cerebral palsy
3. Kebutaan
4. Epilepsi
5. Kesulitan berbicara
6. Kesulitan belajar
7. Kesulitan koordinasi
8. Serangan jantung
9. Keterbelakangan mental

Baca juga : Penyesalan ibu,"Bayiku sayang, maaf karena ibu terlalu mendengarkan omongan orang lain"

Risiko melempar bayi ke udara



1. Urat leher tegang

Dalam kepala bayi biasanya berkembang saraf pertumbuhan otak dan tulangnya pada usia 4 bulan. Setidaknya tunggu hingga ia berusia 2 atau 3 tahun jika ingin menggendong dan melepaskannya di udara.

Tetapi, tidak jarang juga kasus kematian balita akibat dilempar ke udara terjadi. Dengan melempar bayi tinggi ke udara sebelum lehernya kuat menerima ayunan ke atas dan ke bawah secara spontan, ini dapat mengakibatkan leher bayi tegang.

Leher bayi tegang disebabkan karena memang bayi belum bisa membawa kepalanya sendiri bersama tubuhnya.

2. Jatuh

Bayangkan, jika saat Anda melempar bayi ke udara terdapat jarak antara tangan dan posisi bayi yang menyebabkan tangkapan Anda meleset dan si bayi terjatuh.

Risiko bayi jatuh dari gendongan dapat menyebabkan gegar otak, tengkorak memar, dan cedera otak. Risiko kerusakan permanen dari jatuh atau cedera adalah kelumpuhan pada bagian tubuh dari bayi.

Ketika melempar ke atas walaupun terjadi hanya sebentar, ini dapat mengakibatkan kerusakan otak bayi.

Bahkan banyak bayi yang meninggal akibat kelalaian orangtua. Berikut merupakan risiko umum yang jarang disadari akibat bayi terjatuh saat sedang dilempar-tangkap.

  1. Bayi mengalami kebutaan
  2. Kemampuan mendengar bayi berkurang
  3. Perkembangan otak menjadi lambat, mengalami disleksia belajar dan perilaku
  4. Keterbelakangan mental
  5. Kejang-kejang
  6. Cerebral palsy atau kelumpuhan otak

Kesimpulannya
Seperti yang disinggung di atas, berat badan bayi dan kepalanya tidak merata, dan sangat tidak dianjurkan untuk melempar-lempar bayi ke atas.

Di sinilah letak masalah dengan melempar atau menggoyang-goyangkan bayi dengan keras. Perlakukan dan ajak main bayi Anda dengan sentuhan yang lembut.

Jika Anda ingin mendapatkan tawa dari bayi, Anda bisa melakukannya dengan bernyanyi, memberikan mainan yang aman, atau melakukan hal lain tanpa harus memiliki risiko fatal seperti di atas.

Permainan dan Aktivitas yang Harus Dihindari:
1. Melempar bayi ke udara
2. Lari-lari sambil membawa bayi di punggung atau di kepala
3. Kuda-kudaan (bayi naik ke punggung, naik ke kaki dan digoyang-goyang)
4. Memutar bayi.
5. Penggunaan ayunan listrik
Top