Sopan Santun Jadi Hal yang Mahal, ini 16 Cara Pintar Mendidik Anak Bersikap Sopan Santun

Komentar

Sopan santtun yang diterapkan anak

Sopan santun PENTING dimiliki anak

Sopan santun pada anak semakin hilang, sudah mulai berani dengan orangtua, dengan guru. sudah tidak ada sopan satunnya lagi. Sebagai orang tua anda juga pasti sudah merasakannya. Maka dari itu pastikan cara-cara ini anda ajarkan pada anak.

Tentu setiap orang tua ingin mempunyai anak yang sopan dan tahu tata krama, maka dari itu tugas sebagai orang tua adalah mengajarkan dan memberitahu meraka tentang hal ini.


Alasan kenapa sopan santun sangat mahal

Sopan santun merupakan sesuatu yang mahal. Pasalanya semakin lama sikap sopan santun terutama pada anak-anak semakin berkurang.

Baca juga : Anak Kedapatan Menonton Video Dewasa?, ini Langkah Utama yang Harus Dilakukan Orangtua

Pendidikan anak dalam keluarga adalah yang paling utama untuk mengajarkan sopan santun.

Bagaimana cara mengajarkan anak sikap sopan santun ? Ini dia 16 cara mendidik anak bersikap sopan santun.

1. Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak Harus Dimulai Sejak Dini

Saat anak Anda masih balita mulailah untuk menunjukkan bagaimana bersikap sopan santun agar tertanam kuat dibenaknya. Usia sekitar 2 atau 3 tahun anak harus dibiasakan melihat orang tuanya bersikap baik dan santun.

2. Pendidikan Yang Paling Efektif Adalah Dengan Contoh Dan Teladan Di Rumah Maka Berikan Contoh Yang Baik

Anda hanya bermimpi jika ingin melihat anak bersikap manis dan sopan santun jika Anda sendiri tidak bersikap demikian.

Pendidikan yang paling efektif adalah dengan contoh dan teladan di rumah. Sejak kecil ajarkan anak Anda dengan sikap sopan santun dengan contoh Anda sendiri.

Tanpa perlu berkata-kata pun anak akan melihat sendiri bagaimana seharusnya bersikap, apalagi jika masih balita, mungkin dengan kata-kata anak tidak terlalu faham.

Jadi, mulailah bersikap sopan santun dan menjadi orangtua yang memberikan teladan.

3. Terima Kasih, Tolong Dan Maaf, Ini Adalah Tiga Kata Kunci Dasar Dalam Bersikap Sopan Santun.

Biasakan di rumah jika meminta sesuatu pada anak Anda dengan menggunakan kata “tolong”. Jika melakukan salah, kecil apalagi besar, sengaja ataupun tidak, gunakanlah kata “maaf”. Jangan lupa gunakan kata “terima kasih” jika anak melakukan sesuatu untuk Anda.

Tidak sulit bukan, tapi itu akan sangat berpengaruh bagi anak Anda. Ajarkan juga kata-kata lain seperti permisi, ucapan salam dan lainnya, cara mendidik anak dengan membiasakan kata-kata dan bahasa seperti itu cukup efektif bagi anak.

Baca juga : MasyaAllah, ini 9 Ciri Istimewa Anak Pembawa Rezeki Untuk Orangtuanya

4. Melatih Sikap Sopan Santun Mereka Dengan Belajar Sambil Bermain Sandiwara

Jika Anak Anda masih kecil, ajaklah dia bermain peran. Anak biasanya akan suka bermain peran dengan teman sebayanya.

Libatkan diri Anda dan gunakan kesempatan ini untuk melatih sikap sopan santun mereka.

Misalnya latihan berperan sebagai tamu dan tuan rumah secara bergiliran dengan anak, ajaran cara menjadi tamu yang santun, ajarkan juga anak cara menjadi tuan rumah yang baik.

5. Terpenting Adalah Jangan Pernah Lelah Mengingatkan, Latihlah Dengan Konsisten

Namanya juga anak-anak, mereka masih sering lupa dan tak cukup diajarkan sekali untuk bersikap sopan santun.

Jangan marahi mereka, ingatkan dengan lembut, ajarkan anak dengan penuh cinta.

Dan yang terpenting adalah jangan pernah lelah mengingatkan mereka, jangan sekali-kali memaklumi karena nanti orang tua tidak konsisten di mata anak.

6. Ajarkan Santun Dan Kesopanan Lewat Cerita

Ada dua hal yang biasanya tidak ditolak oleh anak, yaitu cerita dan musik (lagu).

Pilihlah buku-buku cerita atau dongeng yang baik untuk dibacakan pada anak Anda. Mereka akan mengenal karakter yang santun dalam cerita tersebut dan akan meresap ke dalam hatinya.

7. Jangan Pernah Menjadikan Lelucon Atas Setiap Sikap Kurang Sopan Anak

Kenapa demikian? karena itu hanya akan membuat anak sulit untuk memahami arti sopan santun. Apalagi jika anak Anda masih kecil atau balita, setiap perbuatannya yang salah harus diingatkan dengan lembut, jangan dijadikan bahan tertawaan karena anak akan menganggap perbuatannya adalah hal lucu.

8. Berikan Perhatian Pada Buah Hati Anda Sesibuk Apapun Anda Di Rumah

Kadang Anak melakukan hal-hal atau sikap yang dinilai kurang santun karena untuk menarik perhatian Anda sebagai orang tua. Karena itu berikan perhatian pada buah hati Anda sesibuk apapun Anda di rumah.

Baca juga : 5 Rahasia Membentuk Anak Bahagia, Ala Skandinavia Negara dengan Pola Asuh Anak Terbaik

9. Jika Anak Bersikap Baik Dan Sopan, Berikan Pujian Namun Tidak Usah Terlalu Berlebihan

Tidak adil rasanya jika anak terus diingatkan tentang kesalahannya, sementara dia tidak mendapatkan sesuatu atas keberhasilannya. Jika anak bersikap baik dan sopan, berikan pujian namun tidak usah terlalu berlebihan, seperti ucapan “Wah pintar anak Mamah”. Atau jika perlu berilah anak imbalan berupa makanan atau minuman kesukaannya.

10. Sabar, Ajari Anak Anda Dengan Telaten Dan Jangan Marah-Marah

Mengajarkan sopan santun harus terus dilakukan dengan konsisten dan penuh kesabaran. Mungkin anak butuh waktu yang tidak sebentar, seminggu atau dua minggu tidak akan cukup. Ajari anak Anda dengan telaten dan jangan marah-marah jika anak masih mengulangi perbuatannya.

11. Kenalkan Dengan Nilai Moral Dalam Agama Sangat Penting Untuk Perkembangan Kepribadian Anak 

Bagaimanapun Agama merupakan pilar yang sangat penting bagi semua manusia. Kenalkan Anak Anda dengan Agama sejak dini, nilai-nilai moral dalam Agama sangat penting untuk perkembangan kepribadian anak saat ia besar nanti.

12. Berbicara Dengan Halus Dan Libatkan Mereka Dalam Percakapan Dengan Memberi Contoh Cara Berbicara Yang Sopan

Jangan terbiasa berteriak-teriak biarpun di rumah, anak-anak akan mengikuti kebiasaan ini.

Ingat, Berbicara dengan anak harus mendekat dan bukan seperti Tarzan berteriak, ini bukan hutan.

Misalnya di meja makan ajarkan mereka berbicara dengan suara perlahan, libatkan mereka dalam percakapan dengan memberi contoh cara berbicara yang sopan.

13. Ketika Bertemu Orang, Ajarkan Supaya Mereka Tersenyum, Menatap Mata Dan Memberi Salam

Ajarkan anak-anak untuk tidak menjadi pemalu. Bila ada teman atau kerabat orang tua mereka yang belum mereka kenal datang berkunjung ke rumah, ajarkan supaya mereka tersenyum, menatap mata dan memberi salam dengan menyebutkan nama mereka.

Anda dapat melatih anak-anak dengan mengadakan sandiwara kecil seolah-olah Anda menjadi tamu di rumah itu.

Beritahu anak-anak bahwa sikap sopan santun membantu kita menjalin hubungan dengan orang lain.

Baca juga : Tanpa Gengsi, Siswi SMA Dibonceng Ayahnya Naik Sepeda Reot Ke Sekolah ini Tuai Pujian Netizen

14.Tanamkan Pada Anak Untuk Selalu Memilih Kata-Kata Yang Pantas

Anak-anak gampang meniru kata-kata yang mereka dengar dari orang lain, teman di sekolah atau teve.

Tanamkan dalam diri mereka kebiasaan untuk selalu memilih kata-kata yang pantas dan menghindari kata-kata yang tidak pantas.

Selain memberikan penjelasan, mungkin Anda dapat memberi mereka peraturan, setiap kali mereka memakai kata kata tidak pantas, maka anak akan kena denda satu rupiah dari uang saku mereka.

15. Ajarkan Memanggil Nama

Cobalah membiasakan memanggil nama ketika berinteraksi dengan temannya. Namun tentu saja, dengan cara yang hangat. Anak-anak juga akan belajar sopan santun dengan bicara menyertakan namanya, misal, “Ayah, bolehkah Ade…” atau “Bu, apakah ibu ijinkan Ade..”. Kendati sesekali permintaan anak sedikit mendesak atau memaksa, orangtua pasti akan lebih terkesan dengan kata-kata yang sopan.

16. Lakukan Koreksi Secara Sopan Dan Lembut, Bukan Marah

Ketika anak membuat sebuah kebodohan atau kesalahan, jaga intonasi dan suara tetap terkontrol. Tetap upayakan kontak mata dan letakkan tangan di bahunya sembari menasihati. Gestur ini merefleksikan jika Anda mengoreksi anak karena kepeduliannya. Dan, bukan karena marah.

Kesopanan yang diperlihatkan pada anak akan menunjukkan betapa berharganya anak di mata orangtua. Dan, orangtua ingin anak belajar dari kesalahannya serta selalu mendengarkan nasihat orangtua. Kelak, anak juga akan menjadi orang dewasa yang dapat menghormati dan menghargai orang lain.

Jadi, pernahkah Anda perhatikan mengapa anak-anak bisa menjadi anak yang sopan? Alasannya, karena mereka dibesarkan di lingkungan yang memberikan mereka kesopanan.

Top