Selfie di Pinggir Rel Kereta, Gadis ini Mati Seketika dengan Kepala Tersambit

Komentar

gambar gadis tewas gara-gara selfie. Facebook. Rikky Ramma Risandi.com

Niatnya narsis dan biar keren malah nyawa jadi korban....

"Kereta itu besi bukan bahan untuk berselfie"...

Memang anak jaman sekarang itu aneh kok, selfie aja di tempat yang berbahaya. Bukannya jadi keren malah nyawa melayang. Lalu yang disalahkan orangtuanya. Seperti yang menimpa gadis ini. 

Diambil dari akun Facebook Riiky Ramma Risandy dalam grup Info Warga Jember seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purworejo, Jawa Tengah terserempet kereta api ketika asyik berfoto selfie di sebuah jembatan. Korban yang mengalami luka parah pada bagian kepala langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga : Keasyikan Selfie Di Rel Kereta, Gadis Ini Diterjang Kereta Api

Korban bernama Ely Hayati (16), warga Dusun Karangsari, Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen. Saat asyik berfoto selfie bersama ketiga temannya pada Rabu (6/12/2017) petang di sebuah jembatan di Dusun Kalibelung, Desa Bagelen, Kecamatan Bagelen. Dia terserempet kereta api Begawan yang melaju dari arah timur ke barat.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Danramil Bagelen Kapten Maryono. Ketika pihaknya mendapatkan laporan dari warga terkait kejadian tersebut, ia pun langsung memerintahkan anggota untuk meluncur ke lokasi kejadian.



"Tadi kami dapat laporan dari warga kemudiam anggota kami langsung cek ke lokasi kejadian dan ternyata benar bahwa ada seorang pelajar atas nama Ely Hayati yang terserempet kereta api Bengawan," ungkapnya Rabu (6/12/2017).

Baca Juga : Parah, Kelakuan Kids jaman Now ini. Selfie Aja Sambil Bawa Celurit. Jangan Sampai Ditiru

Diduga korban tidak berhati-hati saat asyik berfoto selfie. Kereta api Bnegawan yang saat itu melaju dengan kencang dari arah timur ke barat langsung menyerempet korban hingga terpental.

"Iya, korban kurang hati-hati saat berfoto selfie sehingga terserempet kereta api yang melaju cepat dari timur ke barat," lanjutnya.

Korban mengalami luka parah di kepala, dan dilarikan ke Rumah Sakit dr Tjitro Wardjojo. Hingga kini korban masih mendapatkan perawatan intensif.

"Kejadian tersebut mengakibatkan korban mengalami luka berat di kepala. Petugas kami yang piket kemudian bersama medis puskesmas dan warga ke TKP, dilakukan cek medis oleh puskesmas dan korban dievakuasi ke RSUD Purworejo," pungkasnya. 
Top