Sakit parah, Bocah Ini Bukan Minta Sembuh Tapi Minta Dikubur, Alasannya Bikin Ibu Hancur..

Komentar
Sungguh miris kejadian yang dialami anak 4 tahun ini, karena sakit parah dia harus menghabiskan waktunya dirumah sakit, namun saat menderita kesakitan anak ini tak ingin sembuh justru mala ingin untuk segera dikubur, ternyata ini alasannya, alasannyapun bikin hati sang ibu hancur...



Sungguh sedih dan prihatin yang dirasakan ibu ini, karena memiliki anak yang sakit dak tak kunjung diberi kesembuhan, namun dibalik sakinya sang anak ini justru tidak ingin sembuh justru dia ingin segera dikubur, ternyata ini alasannya..

Di usia yang masih amat muda, bocah 4 tahun ini sudah menanggung beban yang bahkan orang dewasa pun tak sanggup.

Baca juga : Gratiskan Pengobatan, 9 Hal Hebat ini Juga Dilakukan Dokter Wong Cilik Asal Indramayu

Bocah asal Tiongkok ini sudah bersiap untuk meninggal meski ia belum pernah bersekolah.

Dilansir dari tribunnews.com , Du Sihan bukanlah seperti anak-anak kebanyakan.

Anak-anak seusianya biasanya bebas bermain-main. Namun bagi Sihan, ia menghabiskan hampir seluruh waktunya di rumah sakit.

Du Sihan menderita gangguan darah langka yang disebut talasemia. Gangguan darah tersebut membuat tubuhnya memproduksi hemoglobin yang abnormal.

Masa kecil Du Sihan telah hilang karena ia menjalani hari-harinya diliputi rasa sakit. Du Sihan tidak punya cukup energi untuk bermain seperti anak-anak lain.

Ia merasa selalu kelelahan sepanjang hari. Melihat anaknya menderita tentu saja membuat sakit hati orang tua Du Sihan.

Bahkan, Du Sihan memohon pada ibunya sendiri untuk dikubur karena ia sudah tidak bisa menahan rasa sakit yang ia terima.

Rasa sakit yang diderita Sihan membuatnya lebih memilih untuk mati daripada berjuang untuk sembuh.

Baca juga : Kasihan, Hanya Karena Drivernya Perempuan, Penumpang ini Cancel Order di Penjemputan

Kisah tentang bocah 4 tahun ini pun dengan cepat menyebar di internet.

Netizen bersatu menggalang dana untuk biaya pengobatan Sihan. Donasi sempat terkumpul sekitar Rp1,8 miliar.

Du Sihan pun dipersiapkan untuk menjalani operasi sumsum tulang belakang. Meski telah dioperasi, Du Sihan malah menderita infeksi bakteri dimana ia terus mengalami demam tinggi selama 20 hari dan infeksi empedu selama 40 hari. Du Sihan terus merasa kesakitan. Akhirnya operasi lanjutan dilakukan.

Nanum, kondisi kesehatan Du Sihan makin menurun. Di usia yang sangat muda, ia harus pergi meninggalkan dunia. Keinginannya untuk dikubur pun akhirnya terkabul.

Di tengah-tengah berduka, ibu Sihan berkata, "ini yang terbaik, sekarang rasa sakit yang dialami anakku sudah hilang, ia tidak perlu menderita lagi."

Kesedihan terus dirasakan sang ibu karena harus kehilangan putranya yang lucu diusia yang amat sangat muda, mungkin itu yang terbaik buat sang anak karena dengan itu dia tak lagi menderita dan permintaanyapun terkabul
Top