Pria Ini Terlihat Memakai Tato Khot " Ka Fa Ra " Yang Identik Dengan Dajjal

Komentar

sumber gambar pembelaislam.com

Salah satu misteri sosok dajjal yang terbesar adalah tulisan Kaf-Fa-Ra pada dahinya.

Bagi kelompok yang mentakwilkan Dajjal adalah sebuah ideologi, sistem kekafrian atau rezim sekuler atau organisasi rahasia yahudi, maka keterangan mengenai tulisan kafir atau huruf kaf-fa-ra adalah makna kiasan bahwa sistem ideologi Dajjal adalah ideologi kafir yang anti agama. Sedangkan pernyataan bahwa tulisan tersebut berada di “dahi” adalah lambang dari “pemikiran” atau “ideologi atau paham”.

Namun mereka lupa keterangan dalam hadits lain yang menegaskan bahwa tulisan ini kaf-fa-ra itu benar-benar tulisan yang bisa dibaca oleh manusia yang bisa baca tulis maupun tidak bisa baca tulis.

Dari Anas RA, Rasulullah SAW bersabda: ” Dan di antara kedua matanya termaktub tulisan “kafir” (H.R. Bukhari, Kitabul Fitan, Bab Dzikrid Dajjal Jilid 13 hal 91).

Kemudian beliau SAW mengejanya, “Kaf-Fa-Ra- yang dapat dibaca oleh setiap muslim,” (H.R. Muslim Jilid 18: 59).

Dalam satu hadits dari jalur lain yaitu dari Hudzaifah Nabi SAW bersabda: “Dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik ia tahu tulis baca maupun tidak, ” (H.R. Muslim 18: 61).

Ibnu Hajar Asqolani ketika mensyarah hadits ini berkata : Tulisan “kafir “ ini (yang ada di antara kedua mata Dajjal) adalah hakiki, sesuai dengan lahirnya, Tulisan ini dapat diketahui oleh mukmin dengan pandangan matanya, meskipun dia tidak kenal tulis- menulis, dan tidak dapat diketahui oleh kafir sekalipun dia tahu baca tulis. sebagaimana halnya orang mukmin dapat mengetahui bukti-bukti kekuasaan Allah dengan pandangan matanya sedangkan orang kafir tidak mengetahuinya. Maka Allah menciptakan pengetahuan bagi orang mukmin tanpa mengalami proses belajar mengajar. sebab pada zaman itu memang terjadi hal-hal yang luar biasa. (Fathul-Bari Jilid 13 hal 100).

HOT Jeremy Teti: "Kita berpikir ke depan, suatu saat akan ada sewa rahim", Netizen Geram dan Beri Komentar Menohok 



Imam Nawawi berkata, “Pendapat yang dipegang oleh para muhaqiq ialah bahwa tulisan ini nampak secara lahir dan hakiki (sebenamya) sebagai suatu tanda dan alamat yang diciptakan oleh Allah di antara sejumlah alamat atau tanda-tanda yang menunjukkan dengan qath’i akan kekafiran, kebohongan, dan kebatilannya (Dajjal). Dan tanda-tanda ini dinampakkan oleh Allah kepada setiap orang muslim yang tahu tulis baca maupun yang tidak tahu tulis baca, dan disembunyikannya untuk orang yang dikehendaki-Nya akan celaka dan terfitnah. Dan hal ini tidak dapat dihalangi sama sekali, ” (Syarah Shahih Muslim oleh Imam Nawawi jilid 18 hal 60).

Apakah ini tren zaman now, rekayasa atau tanda identitas khusus??
Top