Percaya Gak Percaya, Sekarang Dukun Bisa Kirim Santet Lewat Facebook

Komentar
Waspadalah, Jangan Sampai Anda Mengunggah Foto Sembarangan.

ilustrasi pengguna facebook dan orang terkena santet | Foto : islamidia.com

Santet adalah proses mencelakakan, merugikan, sampai bertindak jahat kepada seseorang atau target. Caranya adalah dengan ilmu hitam jarak jauh yang menggunakan banyak medium. Medium-medium tersebut 'dikirim' oleh para dukun atau 'orang pintar' yang disewa oleh penyantet.

Ilmu hitam ini sudah hadir di antara masyarakat sejak zaman Nabi. Meski begitu, seiring dengan perkembangan zaman, banyak yang mulai tidak percaya dengan ilmu-ilmu seperti ini.

Baca Juga : Pernah Bermimpi Menggendong Bayi? Bisa Jadi 7 Hal Baik ini yang Akan Anda Dapatkan

Paranormal atau masyarakat awam lebeih mengenal dukun, rupanya mengikuti perkembangan zaman. Mereka bisa melakukan hal-hal mistis dengan memanfaatkan media sosial di internet.

Mengutip islamidia.com, Hal tersebut diungkapkan Jazannul Azriq Aripin yang merupakan Humas Kementerian CyberSecurity Malaysia. Dia mengingatkan para pengguna Facebook agar tidak mengunggah foto secara sembarangan.

Pasalnya, ada ancaman kejahatan ilmu hitam yang beredar melalui media jejaring sosial tersebut. Aripin menjelaskan, dukun di Malaysia yang dikenal dengan sebutan "Bomoh", diduga dapat mengirim santet hanya dengan bermodal foto pengguna Facebook.

"Jangan heran jika bomoh semakin pintar. Alat sihir mereka sudah lebih modern. Mereka mungkin telah menginstal broadband nirkabel untuk meluncurkan sihir hitam mereka. Jadi, hindari meng-upload gambar pribadi untuk menghindari ancaman ilmu hitam," katanya.

Menurutnya, dahulu bomoh memang dikenal sebagai orang yang memiliki ilmu menyembuhkan seseorang. Namun, dalam beberapa dekade terakhir citranya berubah, karena ilmunya banyak disalahgunakan.

Baca Juga : Mengungkap HOAX Konspirasi Imunisasi dan Vaksinasi Setelah Kasus Difteri Mewabah

"Beberapa tahun yang lalu, seorang dukun bernama Dato Mahaguru Ibrahim Mat Zin menjadi berita utama ketika ia menggunakan peralatan seperti teropong bambu dalam upaya untuk membantu menemukan para penumpang dari penerbangan hilang MH370," terangnya.
Top