Anggota DPRD Sopeng Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas, Begini Kronologinya

Komentar

Tabrakan dijalan kabupaten Pangkep/kompas.com

Anggota DPRD tabrak pengendara motor hingga tewas mengenaskan dengan patah terbuka dan luka robek pada kakinya, ternyata begini kronologinya menurut para saksi..

Jalan di kabupaten Pangkep seketika mejadi mencekam ketika anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan menabrak seorang pengendara motor hingga tewas mengenaskan, ternyata begini kronoginya menurut para saksi...

 Jalan Poros Trans Sulawesi Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Jumat (8/12/2017) seketika mencekam.

Sebuah tabrakan maut tewaskan seorang korban.

Baca juga : Pria ini Beli Durian Seharga 15 Ribu, Saat Dibuka Isinya Bikin Nangis Lihatnya

Korban diketahui bernama Badaruddin, warga Kampung Tamarupa Barat, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep.

Badaruddin tewas setelah dihantam laju cepat mobil milik Nasfiding.

Nasfiding sendiri diketahui tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Politisi Gerindra itu langsung ditangkap polisi setelah kejadian maut itu.

Kasat Lantas Polres Pangkep AKP Sahabuddin mengatakan, kejadian bermula saat korban yang sedang mengendarai sepeda motor bernomor polisi DD 6745 EC menyeberang jalan dari arah timur ke arah barat.

Seperti dikutip dari Grid.ID "Tiba-tiba korban ditabrak mobil Pajero bernomor polisi DD 9 CF yang dikemudikan Nasfiding dari arah selatan ke utara," katanya melalui pesan WhatsApp,

Korban mengalami patah terbuka dan luka robek pada kakinya dan meninggal di Puskesmas Mandalle.

Menurut Sahabuddin, polisi langsung mengamankan pelaku beserta kendaraannya.

"Setelah kejadian, kami langsung mengamankan pengemudi kendaraan untuk dimintai keterangan, namun kami belum melakukan penahanan karena harus persetujuan gubernur," ungkapnya.

Sementara itu, ketua partai Gerindra Soppeng telah mendapatkan informasi terkait kecelakaan anggotanya.

"Ibu ketua gerindra Soppeng Nurul Safitri, sementara menuju ke Pangkep, menjenguk Nasfiding," ujar sekretaris Gerindra Soppeng Taufik Kahar, Sabtu (9/12/2017).

Baca juga  : Jangan Tidur Saat Rambut Basah, Lihat Wajah Wanita ini Mati Total Tak Bisa Digerakkan

Partai Gerindra Soppeng menilai, Nasfiding punya rasa tanggung jawab yang tinggi karena tidak melarikan diri usai menabrak di Kabupaten Pangkep.

"Nasfiding masih kooperatif. Apalagi kasus yang menimpa Nasfiding merupakan musibah," tambah Taufik seperti dikutip dari Grid.ID

Sekedar diketahui, Nasfiding menabrak warga Kampung Enrekeng Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga tewas. (*)
Top