Lagi Hujan di Sertai Petir, Amankah Bermain Ponsel??

Komentar
Apakah anda sering bermain ponsel saat hujan di sertai petir?


Suasana langit saat petir menyambar (KOMPASAGUS SUSANTO)

Indonesia sudah memasuki puncak musim penghujan dengan intensitas tinggi di beberapa titik, bahkan di seluruh wilayah indonesia. dan dengan intensitas hujan tinggi, banyak bahaya yg mengancam kita.

Salah satunya adalah Petir, yang sangat erat kaitannya dengan musim penghujan. Menurut statistik, di Amerika Serikat petir membunuh sekitar 200 orang dan melukai sekitar 550 orang pertahun, sebagian besar dikarenakan sambaran petir pada musim penghujan.

Petir adalah fenomena alam yang sering timbul berbarengan dengan lahirnya awan pembentuk hujan disebut awan Cumulonimbus (Cb) . Pembentukan petir atau listrik udara diawali proses terjadinya lompatan listrik pada awan yang bermuatan  listrik positif (+) dan sebagian awan yang bermuatan negatif (-), antara awan dan udara, atau dapat juga terjadi karena berinteraksinya listrik udara antara bumi yang bermuatan (-) dan berinteraksi dengan awan yang bermuatan positif (+). Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Saat elektron menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Tempat yang beresiko tersambar petir adalah daerah perbukitan, lereng, daerah terpencil, dan daerah pedesaan.

Pertanyaan yang terjadi apakah bermain ponsel saat hujan berbahaya tersambar petir?

Di lansir dari KOMPAS.com, Seorang pria bernama Jordan tersambar petir saat cuaca mendung di pemakaman San Diego Hills, Karawang Barat, Rabu (13/4/2016).
Menurut kabar, Jordan tersambar petir saat berada di luar tenda. Saat itu, Jordan dikatakan menggunakan perangkat handsfree (aksesori audio ponsel) dan ponselnya dimasukkan ke saku celana kiri.

Sementara dilansir website MetroTV News dikemukakan bahwa petir menyambar tujuh warga Ledokombo, Jember, Jawa Timur dengan tujuh orang pingsan. Kejadian tersebut bermula saat seorang bernama Husni mengangangkat panggilan telepon genggam di saung bersama teman-temannya. Sesaat petir menyambar langsung meledakkan saung tempat berteduh mereka dan mengakibatkan luka parah yakni luka bakar di dada dan gangguan pendengaran.

Sedangkan Menurut jurnal yang dikeluarkan oleh lembaga cuaca Amerika Serikat, NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), telepon seluler aman dipakai meskipun saat hujan.
"Tidak ada penghubung langsung antara Anda dan petir," tulis NOAA dalam situsnya.

Yang disarankan untuk dihindari oleh NOAA adalah penggunaan telepon kabel, misalnya telepon rumah, pada saat hujan. Sebab, kabel bisa menjadi penghantar listrik.

Terlepas dari fakta yng terjadi di atas, hendaknya kita berhati-hati dalam menggunakan ponsel, walau bagaimanapun manusia tidak bisa melawan alam.




Top