Israel Khawatir, Karena Turki Memiliki Bukti Sertifikat Tanah di Al-Quds

Komentar
Jika Israel mengajukan untuk mengambil dokumen tersebut, berarti mereka mengakui bahwa mereka bukan pemilik tanah-tanah di Palestina.

Tulisan Arab | Foto : islamidia.com

Situs harian Turki, Yeni Safak, menyatakan bahwa negara ini menyimpan 171.360 dokumen kepemilikan tanah masa Ottoman di kantor-kantor catatan sipil al-Quds Yerusalem. 133.365 di antaranya merupakan milik swasta, sementara 37.671 adalah milik lembaga-lembaga.

Menurut Yeni Safak, keberadaan dokumen-dokumen dari masa pemerintahan Ottoman ini membuat Israel khawatir.

“Di antara berkas-berkas kepemilikan pribadi, terdapat 139 sertifikat milik Sultan Abdul Hamid II (raja terakhir Ottoman). 137 sertifikat telah dipindahkan ke perbendaharaan di masa lalu dan hanya dua dokumen yang disimpan di kawasan Erihav di Yerusalem. Dokumen itu adalah bukti kepemilikan tanah seluas 30 ribu meter persegi atas nama raja terakhir Ottoman,” tulis Yeni Safak.

Media Turki ini mengabarkan, dokumen-dokumen kepemilikan tanah warga Palestina telah dikirimkan ke PLO.

Baca Juga : Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ancam Negara-negara Yang Mendukung Palestina

Israel tidak mengajukan permintaan untuk mengambil dokumen-dokumen tersebut, karena jika mereka memintanya, berarti mereka mengakui bahwa mereka bukan pemilik tanah-tanah di Palestina.

Abdul Hamid II adalah khalifah ke-34 Ottoman dan merupakan sultan terakhir dinasti tersebut. Dia lahir pada 21 September 1842 dan naik takhta di tahun 1876.

Dia dilengserkan dari kursi kekhalifahan tahun 1909 dan berada dalam tahanan rumah hingga tahun 1918
Top