Hanya Satu Berbanding Sejuta Kelahiran Anak, "Mama Kenapa Aku Berbeda Darimu"

Komentar
Wanita Berkulit Hitam ini Lahirkan Bayi yang Berbeda


Sophia memiliki kulit berwarna hitam, sementara putrinya memiliki kulit berwarna putih dan sepasang mata berwarna biru.

Ini adalah kisah Sophia Blake (45 tahun) yang tinggal di kota Selly Oak, Birmingham, Inggris.

Wanita yang bekerja marketing excutive ini selalu mendapat pertanyaan: “Apakah Tiara benar-benar adalah anakmu?”

Pertanyaan itu muncul karena melihat penampilan Sophia dan putrinya, Tiara.

Sophia memiliki kulit berwarna hitam, sementara putrinya memiliki kulit berwarna putih dan sepasang mata berwarna biru.

Seperti ibu lainnya, saat Sophia melahirkan Tira, ia berharap putrinya itu lebih mirip dengan dirinya.

Ayah Tiara, Christopker Perkins (60 tahun) adalah seorang pensiunan sales manager yang berkulit putih.

Christoper dan Sophia mengira bahwa bayi mereka terlahir dengan memperlihatkan percampuran dari kedua orangtuanya.

Itu sebabnya mereka jadi kaget karena Tiara terlahir dengan berkulit putih dan memiliki mata berwarna biru.

Mereka mengira rambut dan kulit Tiara akan menjadi lebih gelap bila sudah tumbuh besar.

Kenyataannya, gadis cilik itu tumbuh menjadi seorang gadis cilik yang cantik dengan kulit tetap berwarna putih dan mata berwarna biru.

Dokter bilang, kemungkinan Tiara, yang sekarang berusia 4 tahun, menjadi berkulit putih seperti ayahnya adalah terjadi satu berbanding sejuta kelahiran anak.

Kenyataan bahwa ibu dan putrinya tidak mirip menyebabkan kesulitan karena orang-orang tidak percaya bahwa mereka adalah ibu dan anak kandung.

Apalagi putri pertama Sophia Blake dari perkawinan sebelumnya, yang bernama Donchae (17 tahun), berkulit hitam seperti dirinya.

“Aku tidak bisa berjalan di jalanan dengan Tiara tanpa seseorang berkomentar. Orang-orang tidak percaya kalau Tiara adalah putriku karena penampilannya yang benar-benar berbeda,” cerita Sophia Blake.

Ia menambahkan, ketika Tiara masih sangat kecil ia tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

Namun, semakin Tiara tumbuh besar, hal itu menjadi lebih bermasalah.

Sejak ia memiliki Tiara, ia tidak menyangka betapa kita sepenuhnya menyatakan diri kita menjadi putih atau hitam.

Dan masalahnya sekarang adalah Tiara memiliki sebuah keluarga berkulit hitam sementara ia berkulit putih.

Terkadang ia berkata, ‘Mengapa aku tidak terlihat seperti ibu?’, dan Sophia menjelaskan bahwa ia adalah percampuran dua ras tetapi itu membingungkan dirinya.

Sebelumnya, Sophia menduga akan melahirkan seorang bayi berkulit hitam dan berambut afro seperti dirinya.

“Kulit hitam biasanya dominan dan keluargaku yang berasal dari Jamaika, sangat berkulit hitam. Di saat terakhir aku menduga Tiara akan menjadi percampuran dari Christopher dan aku sendiri,” kata Sophia.

Karena itu ia kaget ketika melihat putrinya lahir dan berkata, “Dia benar putriku?” karena melihat kulitnya yang pucat dan bermata biru.

Dilansir dari situs MailOnline, Jumat (22/12), sejak itu ibu dan anak tersebut sering mendapat pertanyaan dan perhatian kemanapun mereka pergi.

“Aku pernah membaca tentang bayi berwarna putih dilahirkan dari ibu berkulit hitam, tetapi tetap memiliki rambut dan penampilan afro, sementara Tiara tidak. Ia punya rambut lurus alami,” lanjut Sophia.

Ia menambahkan, dirinya lelah menjelaskan Tiara adalah putrinya, namun doktet dan gurunya masih bingung saja.

Contohnya, ketika mereka mengunjungi dokter bedah dan dokter ingin memeriksa apakah dirinya adalah pekerja sosial atau pengasuh Tiara.

“Ketika aku katakan padanya bahwa aku adalah ibu Tiara, dia jadi malu dan meminta maaf, namun hal itu terjadi setiap saat,” cerita Sophia.

Apalagi ketika Tiara baru mulai sekolah. Ketika ia berlari keluar dari kelas dan berterikan ‘Ibu’ kepada Sophia, para ibu lainnya yang tidak mengenal mereka akan berpikir bahwa Tiara adalah anak adopsi.

Situasi itu akan lebih terungkap ketika Sophia pergi bersama ibunya, Donchae dan Tiara karena semuanya berkulit hitam, sementara Tiara berbeda sendiri.

Itu sebabnya, Sophia memutuskan untuk berbicara tentang meningkatkan kepedulian akan anak percampuran ras juga bisa sangat putih atau sangat hitam.

Dan Tiara terlahir dengan kepribadian sendiri.

“Kami berdua terbuka, mandiri, dan punya selera humor. Sekali orang sudah mengenal kami, mereka akan menyukai kami. Dan mungkin sebagai ibunya, aku menjadi bias tetapi aku pikir Tiara begitu cantik dan aku sangat bangga,” tutup Sophia Blake.
Top