Di Probolinggo Gegerkan Adanya Video Penganiayaan Remaja Putri yang Viral di Medsos

Komentar

foto kekerasan remaja putri via facebook alifi prasetyaningsih

Astaghfirllah, apakah itu anak bunda...Jangan sampai ya

Memang saat ini banyak kejadian penganiayaan terhadap remaja atau anak. Dan kebanyakan terjadi pada kaum wanita. Seperti baru-baru ini di Probolinggo terjadi aksi para remaja putri yang bikin geram lihatnya.

Bagaimana tidak, beberapa remaja putri ini menganiaya remaja lainnya yang seorang diri saja hingga seperti ini kondisinya.

Mengutip kumparan.com, warga Kota Probolinggo Jawa Timur, diresahkan dengan video perundungan oleh sekelompok remaja putri kepada seorang

gadis berbaju merah hingga pingsan dan tergeletak dipaving. Video berdurasi 29 detik itupun viral dan menjadi perbincangan di media sosial (medsos).

Video ini terlihat juga dibagikan oleh akun facebook @alifi prasetyaningsih. “Bullying @probolinggo, viralkan anak2 korak sok2an ini,” begitu caption yang tertulis dalam postingannya. Video ini sudah ditonton lebih dari 8,8 ribu warganet dan 118 kali dibagikan.

Dalam video itu, terlihat beberapa orang menampar dan menjambak gadis berbaju merah dan memakai rok berwarna cokelat dalam kondisi pingsan. Bahkan mereka mengungkapkan kata tidak senonoh.

Baca Juga : Video Seorang Gadis di Pinrang Dianiaya Tersebar Luas di Medsos

Sedangkan sekelompok remaja perempuan lain, ada yang menjambak rambut dan menampar wajah korban. Tak hanya dianiaya, korban juga diperlukan tidak senonoh dengan di bully kata-kata tidak senonoh.

video penganiayaan berdurasi 29 detik ini dilakukan di salah satu sudut gedung olah raga di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo. Banyak warga Kota Probolinggo yang sangat menyayangkan aksi itu.


“Miris sekali, apalagi sampai terjadi pada kalangan remaja dengan pelaku perempuan ini, tidak pantas lah intinya,” ujar Ahmad Sujatmoko, Senin (18/12/2017).

Sejauh ini, kasus perundungan ini masih dalam penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Probolinggo. Saat ini korban dilakukan visum di rumah sakit dr Mochammad Saleh Kota Probolinggo. “Korban masih pelajar.  Sebagian pelaku sudah kami amankan juga. Saat ini kita lakukan pemeriksaan intensif,” ujar Kanit PPA Polres Probolinggo Kota Iptu Retno Utami.
Top