Cerita Inspiratif Kakek 66 Tahun Sebagai Driver Uber yang Mahir Bahasa Mandarin dan Jepang

Komentar

Foto dari facebook Fathiana Aurel

Tetap semangat dan berjuang

Seorang driver ojek yang tak lagi muda usianya sekitar 66 tahun, namun semangatnya untuk bekerja patut dicontoh anak mudah jaman sekarang, apalagi ia mempunyai keahlian berbahasa Jepang dan Mandarin yang sangat luar biasa.

Sejak kehadiran fasilitas ojek online, sederet cerita menarik turut hadir mengiringi langkah para driver. Cerita menarik ini bisa berbau haru, lucu, hingga inspirasi.

Seperti halnya kisah Slamet Iman, seorang driver Uber yang mahir berbahasa Jepang dan Mandarin.

Baca juga : Tengah Malam Dapat Orderan Minta Dibelikan Air Mineral Botol, Driver Ojek Ini Cuma Bisa Ngelus Dada

Menjalani profesi sebagai driver ojek online di usia 66 tahun tentu bukan hal yang mudah bagi Slamet Iman.

Slamet tak punya pilihan lain selain menjalani profesi ini setelah usahanya menjadi guru les privat bahasa Jepang dan Mandarin tak membuahkan hasil.

Cerita haru Slamet ini pertama kali diunggah oleh penumpangnya bernama Fathiana Aurel Riezky di akun Facebooknya, Kamis (14/12).



"Kemarin malam ketika saya mau pulang ke rumah saya mendapatkan driver Uber yang terlihat dari fotonya sudah tua, jujur saya selalu tidak enak jika mendapatkan driver yang sudah tua karena tidak tega melihat mereka masih bekerja apalagi sebagai driver. 

Namun, pas saya lihat profilnya dia bisa Bahasa Jepang dan Chinese! Pas di perjalanan saya iseng berbicara dengan Bahasa Jepang dan dia sangat merespons dengan hebat sekali," tulis Fathiana.

Menurut penuturan Slamet, ia mahir bahasa Jepang karena pernah tinggal di Tokyo, Jepang selama 5 tahun.

Di sana, ia sempat menikah dengan orang Jepang, tapi kemudian bercerai lantaran istrinya tak mau dibawa ke Indonesia.

Sebagaimana dikutip dari kumparan.com, Minggu (17/12), Slamet menyebut sudah 3 bulan menjadi driver Uber. Saat ini, dia tak hanya bekerja di Uber, tapi juga di tempat lain.

Baca juga : Gak Ada Kapoknya, Usai Dikeluarkan dari Sekolah, Dedek Pelakor ini Malah Tulis Kata Menohok

Lantaran sibuk, Slamet masih belum menjelaskan secara detail mengenai pekerjaannya tersebut.

"Iya ini lagi sibuk karena saya bukan di Uber saja kerjanya," ucap Slamet kepada kumparan.
Sebelumnya, Slamet sudah berulang kali menyebarkan brosur untuk mengajar bahasa Jepang dan Mandarin. Sayangnya, belum ada yang orang yang memakai jasanya tersebut.

Untuk saat ini, Slamet tinggal di daerah Bogor. Meski sudah tergolong lanjut usia, kemahiran Slamet saat mengendara motor dinilai lihai oleh penumpangnya.
Top