Tak Pernah Disadari Terlalu Sering Konsumsi Makanan Ini Penyebab Anda Cepat Terserang Stroke



Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke dan makanan sehat untuk penderita stroke:

1. Makanan manis

Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah.

Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke.

2. Daging merah

Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging.

Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit.

Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

3. Keripik, kerupuk dan gorengan

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik.

4. Minuman soda

Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin. 

Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda.

5. Makanan kaleng dan cepat saji

Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan.

Jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, Seperti yang dikutip dari qncobatbatuempedu.com, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng.

Makanan Sehat Untuk Penderita Stroke


1) Ikan Makarel

Melindungi jantung dan pembuluh darah merupakan perawatan yang paling baik untuk penderita stroke.Ikan makarel memiliki kandungan omega-3 yang sangat penting untuk menjaga peradangan pembuluh darah atau peradangan pada arteri jantung, meningkatkan sistem aliran darah dan mengurangi resiko pembekuan darah.

2) Pepaya

Buah pepaya ini tidak memiliki kolesterol sehingga sangat baik untuk penderita stroke.Selain itu pepaya juga memiliki kalori yang cukup rendah yakni sekitar 38 kalori per 100 gram.

3) Ikan Salmon

Ikan salmon bagi penderita stroke sangat dibutuhkan sekali karena untuk mengendalikan kolesterol buruk dalam darah, karena jenis ikan yang satu ini memiliki kandungan Omega-3, DHA dan EPA.

Ketiga zat tersebut sangat penting untuk melindungi sistem pembuluh darah proses sintesis lemak menjadi kolesterol dan mencegah pembekuan darah jantung.Mengkonsumsi ikan salmon untuk penderita jantung sebaiknya tidak lebih dari 3 kali seminggu dengan total penyajian 3 ons per sajian.

4) Anggur

Anggur merupakan salah satu jenis buah yang banyak mengandung polifenol dari senyawa resveratol.Kandungan resveratol tersebut bisa menjadi salah satu sumber antioksidan yang sangat penting untuk melindungi jantung dan pembuluh darah serta stroke.

5) Roti Gandum

Roti gandum mungkin menjadi makanan yang tidak terkenal, namun pada dasarnya roti gandum memiliki rasa yang lezat seperti jenis roti dari bahan tepung.Roti gandum juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang sangat penting bagi penderita stroke.

Kandungan gizi terbaik dari roti gandum yakni serat, karbohidrat, protein, vitamin E, asam folat dan omega-3.Dimana kandungan omega 3 memiliki fungsi yang sangat penting untuk tubuh yakni untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

6) Kacang-Kacangan

Berbagai jenis kacang-kacangan sangat baik untuk penderita stroke, beberapa jenis kacang yang sangat baik yakni seperti kacang almond, kacang pecan dan kacang kenari.

Ketiga jenis kacang tersebut mengandung kalsium, magnesium, kalium dan vitamin E yang berfungsi untuk melindungi darah pada jantung dari timbunan plak.Selain itu, antioksidan pada kacang-kacangan tersebut bisa menjadi penangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan peradangan atau kanker pada penderita stroke.

7) Beras Merah

Beras merah menjadi sumber karbohidrat yang sangat baik untuk penderita stroke, kandungan selenium yang sangat tinggi pada beras merah bisa mencegah serangan stroke ulang.Selain itu, pada beras merah juga mengandung mangan, serat dan antioksidan.

8) Apel

Apel menjadi salah satu buah yang banyak mengandung pito nutrisi dan antioksidan.Apel tidak memiliki kandungan kalori yang berlebihan sehingga sangat aman dikonsumsi oleh penderita stroke, selain itu apel juga tidak mengandung lemak dan kolesterol.
Top