Dokter Syok Melihat Bayi Wanita ini yang Tak Mau berhenti Menyusu Sampai Meninggal Dunia. Ternyata ini Penyebabnya

Komentar


"Maafkan ibu nak, gara-gara ibu kamu jadi harus pergi..."

Kasihan sekali apa yang dialami oleh "PASUTRI" ini yang kehilangan anak pertamanya. Penyebab kematiannya yang tak disadari oleh ibunya akhirnya menyesal setelah tau dari penjelasan dokter. Mengharukan sekali. Anaknya juga alami penyakit aneh dan berbahaya. 

Begini kisah memilukan dari pasutri ini...

Mengutip articlez, awalnya Landon terlahir dengan berat 3.3 kilogram. Namun saat lahir, Landon harus menjalani perawatan medis intensif karena terlahir melalui proses sesar.

Meski begitu, kondisi Landon dinyatakan sempat dinyatakan sehat dan kedua orangtuanya sudah tak sabar untuk membawanya pulang. Jillian juga diberitahu dokter agar memberikan ASI eksklusif kepada Landon karena ASI dapat membantu progres perkembangan medis Landon.

Baca Juga : Seorang Ibu Harus Kehilangan Buah Hati Tercinta Karena Ia Menyusuinya

Jillian mengatakan :

”Kecuali anda mengalami masalah atau penyakit pada payudara atau alasan medis lainnya, menurutku bayi sebenarnya lebih baik diberi ASI, kecuali dengan persyaratan khusus dari dokter.”

Namun, setiap menyusui Landon, Jillian menyadari kalau Landon tak mau berhenti untuk disusui, bahkan sampai tak  mau berhenti 4 jam lamanya. Tak hanya itu, Landon bahkan kerap menangis, meski telah diberi ASI.

Jillian menambahkan :

”Saat kutanya pada perawat kenapa Landon selalu ingin disusui, aku diberitahu kalau Landon mungkin mengalami ’Cluster Feeding’.” (Kondisi yang terjadi  saat bayi merasa ingin selalu diberi ASI selama periode waktu tertentu.)

”Aku ingat pernah mempelajari soal ini di beberapa kelas kesehatan yang aku ikuti, dan karena aku baru pertama kali menjadi ibu, aku yakin dokter dan perawat akan membantuku, terlebih karena aku harus menjalani perawatan intensif karena operasi sesar dan juga Landon merupakan anak pertamaku,” ujar Jillian melanjutkan.

”Tapi aku salah. Aku sadar kalau akulah yang harus menjadi penyelamat bagi anakku.”

Padi hari ketiga setelah melahirkan landon, ibu dan anak ini akhirnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Namun Jillian dan suaminya menyadari kalau Landon kehilangan 9.7% dari berat badannya.



Ditambah lagi, Jillian tak diberikan petunjuk untuk pemberian suplemen menyusui dari tim medis, yang membuat kondisi Landon justru semakin parah.

Tanpa keduanya ketahui, 12 jam kemudian, Landon mengalami gagal jantung yang disebabkan oleh dehidrasi. Tragisnya, Landon meninggal dunia 15 hari setelah harus bertahan hidup menggunakan bantuan alat medis.

Baca Juga : Kisahnya Viral, Ikuti Saran Dokter Untuk Check Up di RS, Balita Jessica ini Malah Meninggal

Usai didiagnosa, Landon diketahui mengalami luka yang menyebar di otaknya akibat rendahnya tekanan darah dari dehidrasi dan gagal jantung.

Jillian pun juga tak tahu kalau bayinya kelaparan karena Jillian ternyata tak memproduksi cukup ASI. Melalui tulisan di dunia maya, Jillian menulis dengan pilu:

”Saat putraku harus bertahan hidup menggunakan bantuan alat medis, ada yang menyarankan kalau sebenarnya ASI itu baik, tapi harus diikuti dengan pemberian susu formula juga.”

”Dengan cara ini kau bisa tahu apakah bayimu cukup nutrisi atau tidak.... Andai aku bisa kembali ke masa lalu, putraku pasti bisa kuselamatkan.”

”Aku harap, dengan berbagi cerita ini, kami bisa menyadari kalau kami bisa membantu keluarga lain kehilangan anaknya dari kasus yang sebenarnya 100% bisa dicegah.” 

Semoga bagi kamu yang baru menikah dan ingin cepat mempunyai anak, jangan sampai saat kamu lahir nanti anakmu jadi seperti apa yang dialami oleh pasutri ini...
Top