Bocah 3 Tahun ini Terus Menangis Tak Bisa Buang Air Kecil, Saat Dicek Ternyata Sesuatu Terjadi Pada Kemaluannya

Komentar
Ternyata penyebabnya ini

Ibu dari anak ini berbagi pengalamannya, awal masuk sekolah anaknya sangat gembira, beberapa hari setelah itu ada yang aneh pada anakknya, sering menangis kesekolah pun minta diantar, sampai suatu kejadian semuanya terbongkar penyebab anaknya selalu menangis.



Sebagaimana mengutip dari pastiseru, anakku berusia 3 tahun dan baru masuk TK pada bulan September tahun ini.

Sebelumnya aku sedikit khawatir anakku akan menolak untuk sekolah seperti halnya anak-anak lain yang kulihat terus menangis sepanjang hari saat bersekolah.

Tapi tak disangka, ternyata anakku malah sangat senang pergi sekolah.

Baca juga : Hak Asuh Anak Diambil Suami, Mantan Istri Kaget Temukan Kedua Anaknya Diperlakukan Tidak Manusiawi

Tapi, baru-baru ini ia tiba-tiba berperilaku tidak seperti biasanya.

Ia sangat sulit dibangunkan pada pagi hari dan juga memintaku untuk menemaninya selama bersekolah.

Awalnya aku pikir dia merasa bosan, tidak seperti saat ia pertama kali pergi ke sekolah dulu.

Hingga 2 hari yang lalu, aku menemukan sesuatu yang sangat mengerikan!



Aku biasanya mengantar anakku ke sekolah pada pagi hari dan menjemputnya di sore hari.

Ia biasa makan siang dan tidur siang di sekolah.

Sore hari 2 hari yang lalu, aku menjemputnya seperti biasa, tapi ia tidak terlihat ceria seperti biasanya.

Saat ditanya pun ia sama sekali tidak mau menjawab.

Baca juga : Demam Selama Sebulan Dan Nyaris Tewas Bocah Ini Alami Kejadian Yang Harus Diwaspadai Ibu-ibu Muda

Setelah tiba di rumah, aku segera ke dapur untuk memasak.

Tak berapa lama, triba-tiba aku mendengar anakku itu menangis dan berkata ia ingin buang air kecil.

Aku segera membawanya ke toilet, tapi di toilet ia malah menangis lebih keras dan mengatakan bahwa ia tidak bisa buang air kecil sambil memegang selangkangannya.



Saat aku membuka celananya aku sangat terkejut! Alat vitalnya diikat dengan karet gelang dan kini sudah membengkak.

Aku segera membawa anakku ke rumah sakit.

Baca juga : "Jangan makan durian, nanas dan pepaya muda saat hamil, jika tak ingin keguguran"

Dokter mengatakan kondisi anakku sudah serius dan ada kemungkinan kesuburannya di masa depan akan terganggu karena peristiwa ini.



Kemarin aku dan suamiku pun pergi ke sekolah untuk bertanya pada gurunya.

Tapi, siapa sangka gurunya malah mengatakan ia tidak tahu dan tidak bertanggung jawab untuk peristiwa itu.

Mendengar itu aku sangat emosi dan menamparnya! Aku tidak percaya orang seperti itu bisa menjadi seorang guru!
Top